Menabung untuk Masa Depan

Menabung sebagai sebuah kebiasaan dan dilakukan secara rutin merupakan langkah menuju keuangan yang sehat. Cukup dengan mengalokasikan 10% dari penghasilan Anda setiap bulannya. Kegiatan menabung sebaiknya tidak dilakukan setelah menunggu ada sisa  penghasilan. Ingat, tabungan adalah hal pertama yang harus disisihkan. Sebagai contoh, seorang pemilik toko mengambil 10% dari keuntungan per harinya atau freelancer mengambil 10% dari penghasilan per project yang dikerjakan.

Pengeluaran setiap orang per bulannya dapat dibagi ke dalam empat pos, yaitu investasi atau tabungan (10%-30%), cicilan utang seperti utang rumah atau utang mobil (maksimal 30%), pengeluaran rutin seperti membayar tagihan listrik atau uang sekolah anak, serta lifestyle. Biasakan membayar tagihan di awal bulan, setelah itu belanjakan untuk keperluan harian. Jangan lakukan secara terbalik. Disiplin pada anggaran yang ditetapkan. Jangan coba-coba melanggarnya. Memasak di rumah bisa menjadi solusi jitu jika Anda ingin memiliki tabungan dalam jumlah banyak. Banyak keluarga di Indonesia yang memiliki keuangan tidak sehat karena memandang sebelah mata arti sebuah tabungan. Mereka cenderung membeli apapun karena suka, bukan karena butuh seperti orang jaman dulu. Padahal apapun pekerjaan dan penghasilan seseorang, tetap butuh perencanaan keuangan yang kokoh sebagaimana yang termuat dalam Cermati.com. Jika sekadar menginginkan barang, ada baiknya berpikir ulang dan fokus pada target awal yang ingin dicapai. Jika perusahaan membagikan bonus atau THR, alokasikan segera bonus tersebut sebagai dana tabungan atau dana cadangan. Dengan demikian tak perlu waktu lama untuk mewujudkan target yang ingin dicapai.

Masyarakat perkotaan tidak terlepas dari lifestyle, pilihan yang tidak wajib dilakukan. Namun kecenderungannya dalam kehidupan masyarakat Indonesia, lifestyle menjadi keharusan. Misalnya, tidak perlu jadi member fitness club hanya untuk berolahraga, cukup jogging di sekitar rumah. Permasalahannya sebagian besar orang menempatkan lifestyle dalam skala prioritas, bukan di investasi atau tabungan. Lifestyle berkaitan erat dengan peer pressure atau tekanan dari lingkungan sekitar. Orang tidak sadar bahwa ia berada dalam gaya hidup yang tidak mampu dipenuhi. Misalnya, belanja menggunakan kartu kredit padahal sebenarnya utang kartu kredit sudah banyak. Sebaiknya orang itu jujur kepada diri sendiri dan menerima kenyataan. Sejatinya kartu kredit itu memudahkan sebab tidak perlu menenteng uang cash ke manapun. Asalkan kartu kredit digunakan secara bijak seperti yang ditulis dalam Cermati.com. Prinsipnya, berani ambil kartu kredit, berani bayar. Maka untuk menghindari utang kartu kredit yang menumpuk, lunasilah tagihan 100%, bukan minimum payment.

Jangan Tunda Menabung

Kondisi keuangan yang sehat membuat seseorang bisa melakukan aktivitas yang disenangi tanpa mengganggu alokasi biaya untuk masa depan. Sebagai contoh, seseorang yang hobi belanja. Ia bisa menggunakan jasa konsultan finansial menyusun perencanaan keuangan, sehingga ketika ia menerima gaji segera dibagi ke dalam pos-pos. Dengan cara tersebut, klien itu masih bisa memuaskan hobi belanjanya tanpa mengabaikan tanggung jawab melunasi cicilan apartemen, cicilan mobil, biaya hidup sehari-hari, dan menabung. Investasi atau tabungan bisa dilakukan dalam bentuk reksadana dan emas. Informasi mengenal produk keuangan tersebut tersaji secara rinci di Cermati.com.

Sebelum mengambil reksadana, ketahuilah tujuan finansial Anda. Reksadana pasar uang untuk tujuan finansial 5 tahun, reksadana pendapatan tetap (5-10 tahun), reksadana campuran (10 tahun), dan reksadana saham (15 tahun). Reksadana adalah alat investasi yang paling mudah untuk pemula, bisa dimulai dari Rp 100 ribu/bulan. Produk keuangan tersebut bisa dibeli di manajer investasi atau bank yang menjual reksadana. Sebelum menggunakan produk reksadana ada baiknya mempelajari produk tersebut.

Biasakan diri menabung secara rutin dan memiliki tujuan yang jelas. Hal itu dilakukan untuk hidup yang lebih baik di masa depan. Jangan memiliki tabungan untuk dana pendidikan anak sementara istri saja belum punya. Tetapkan tujuan Anda sehingga semakin termotivasi menabung, contoh untuk liburan atau membeli HP keluaran terbaru. Jangan menunda, mulailah memiliki tabungan dari sekarang!

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Blog Emak Gaoel dan Cermati

Tabungan Cermati.com Blog Competition
Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Blog Emak Gaoel dan Cermati
Advertisements
Menabung untuk Masa Depan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s