Bersatu dalam Keberagaman

foto5
Beragam budaya berpadu dalam flasmob traditional dance

Indonesia memiliki aneka budaya yang mempesona. Sejatinya potensi tersebut menjadi kekuatan untuk menjadikan Indonesia lebih baik.

Sepanjang Agustus 2016 ini Synthesis Development menggelar beragam acara dengan tajuk Indonesia is Me, salah satunya adalah pementasan dan aktivitas seni budaya flashmob traditional dance di Mall @Bassura pada 13 Agustus 2016. Dilanjutkan  pertunjukan murid Kursus Vokal Karunia Bersama Lucky (KBL) cabang Cibubur. Indonesia is Me adalah inisiatif Synthesis Development untuk mendukung program yang berhubungan dengan Indonesia dalam bidang budaya, seni, pendidikan, kesehatan, sejarah, hingga kuliner.

foto6
Flashmob traditional dance semakin meriah dengan aksi penari di sisi kiri panggung
foto2
Pertunjukan flashmob traditional dance di panggung utama. Video dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=CBnAnUTkRPM
foto1
Penampilan flashmob traditional dance di sisi kiri panggung. Video dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=6jgiFQkXI3w

Dalam flashmob traditional dance ini dipertontonkan enam macam tarian, antara lain tari Yamko Rambe Yamko dan tari Tortor. Sesekali terdengar lengkingan suara yang sempat ditampilkan para penari. Jika teknik yang digunakan salah, suara serak yang terdengar. Untuk itu ada teknik tersendiri yang dipakai untuk mengunci beberapa otot saat melengkingkan suara. Lengkingan suara tersebut biasa dibawakan  penyanyi Mariah Carey saat beraksi.

Tak hanya di panggung, di sisi kiri panggung terlihat penari lain yang seakan tak mau kalah. Penampilan mereka diganjar dengan tepuk tangan meriah dari penonton. Anak-anak kecil menghambur ke panggung untuk berfoto bersama para penari. Melihat aksi mereka seakan menjadi saksi perpaduan budaya Indonesia yang sungguh beragam. Bahwa perbedaan hendaknya bukan memecah-belah melainkan menjadi alat untuk mencapai persatuan.

Pertunjukan tersebut menjadi spesial dengan hadirnya trio Karin (20 tahun), Fahri (22) pada keyboard, dan Rifki (22) pada biola. Dalam keterbatasan (tunanetra) mereka menampilkan lagu “Mengenangmu” dari Kerispatih dan sebuah lagu ciptaan Karin. Menurut Rifki, awalnya sulit menyatukan suara. Berjalannya waktu membuat mereka semakin kompak. “Mengisi kemerdekaan dengan daya juang yang dimiliki generasi muda,” kata Rifki yang belajar biola sejak tahun 2005.

Anggota lainnya, Fahri belajar memainkan keyboard sejak kelas 5 SD. Karin sempat tampil bersama penyanyi Afgan di salah satu stasiun TV pada akhir 2015 lalu. Makna kemerdekaan menurut Karin adalah perjuangan untuk menggapai yang lebih baik. Menciptakan lagu salah satunya dilakukan Karin dalam keterbatasan guna meraih mimpi. Karin, Fahri, dan Rifki menunjukkan siapapun bisa berkarya sekalipun di tengah keterbatasan.

Murid lainnya yang tampil adalah Lewi yang berusia 5 tahun. Bermodalkan kepercayaan diri ia membawakan lagu “Because of You” dan “All by Myself” disaksikan orangtua dan adiknya. Kimiko yang lebih tua satu tahun dari Lewi tak mau kalah. Ia membawakan lagu berjudul Untuk Tuhan yang dipopulerkan Naura. Lagu tersebut mengisahkan cinta orangtua yang tak terbatas. Ada juga kakak beradik yang tampil di kesempatan yang berbeda, Maria (16) yang membawakan lagu “Hero” dan Arnold (10) yang membawakan lagu “It’s Magic”. Tak ketinggalan mahasiswa Akademi Keperawatan Christy yang membawakan “Hello” dari Adele.

foto3
Keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berkarya. Video dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=JoNJ4o4A3Ro&spfreload=10
foto7
Usia tak merintangi Lewi mempertunjukkan kebolehannya. Video dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=1KVMqgCSdc8

KBL didirikan oleh Lucky Tampilang, pelatih vokal Agnes Monica. Metode pengajaran yang digunakan KBL adalah muscle coordination yang melibatkan otot alis, otot pipi, dan lain-lain. Muscle coordination adalah pendekatan fisiologis anatomis yang membuat penyanyi memahami koordinasi otot yang berhubungan dengan produksi suara sehingga belajar menyanyi menjadi lebih mudah dan menyenangkan. KBL merupakan kursus vokal pertama di Asia yang mampu membuat penyanyi memiliki vocal ability dan range up to 5 octave. KBL tidak mengenal klasifikasi suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bass. Pasalnya KBL sudah membuktikan bahwa muridnya  mampu bernyanyi di seluruh register vokal.

Pengajaran vokal selama ini selalu merujuk kepada metode yang bersifat imitatif (meniru suara pelatih)  dan sugestif (penyanyi membayangkan penempatan suara). Melalui pendekatan fisiologis anatomis penyanyi mengetahui otot  yang harus digerakkan untuk  memproduksi suara dengan benar.

KBL telah menghasilkan murid-murid berprestasi, diantaranya Noni “Di Atas Rata-Rata” bersama Erwin Gutawa dan Gita Gutawa, finalis “The Voice Indonesia”  Indosiar Monika Yulianti, Zaneta Naomi yang tampil bersama David Foster&Friends pada 28 Oktober 2011 di Jakarta Convention Center dengan menyisihkan ribuan peserta lainnya, juara 1 “Aku Princess” RCTI Ellyn Clarissa, dan semifinalis “Indonesia’s Got Talent” Indosiar Victoria Felice.

Metode yang digunakan sangat aman dan dipastikan murid tidak akan salah dalam teknik vokal. Sesuai dengan motto KBL, everyone can sing, bernyanyi akan sangat mudah apabila  tahu caranya. KBL terbuka untuk semua usia, bahkan ada murid yang berusia  78 tahun.

KBL memperkenankan orang tua atau pendamping mengikuti proses belajar agar mereka turut memantau perkembangan. Evaluasi  murid dilakukan setiap enam bulan. Para murid akan difasilitasi untuk tampil dalam acara off air maupun on air.

foto4
Pintu masuk kantor marketing Bassura City yang bertuliskan Indonesia Is Me

Synthesis Development adalah perusahaan pengembang di Indonesia yang memiliki beragam proyek di bidang properti, ritel, apartemen, perumahan, superblok, kantor, dan hotel. Synthesis Development terus menciptakan karya terbaik dalam pengembangan properti di Indonesia dan terus berusaha menciptakan ruang yang nyaman dan menyenangkan. Proyek terbaru Synthesis Development, diantaranya Bassura City,Pusaka Prajawangsa, Synthesis Residence Kemang, dan Synthesis Square.

Synthesis Residence Kemang, apartemen di Jalan Ampera ini terdiri dari tiga tower, yakni Nakula, Sadewa, dan Arjuna. Tower Sadewa sudah terjual 90%, Nakula terjual 40%, sementara Arjuna belum dipasarkan. Nuansa batik kawung menjadi daya tarik tersendiri di Kemang yang mayoritas dihuni para ekspatriat.

 

Advertisements
Bersatu dalam Keberagaman

2 thoughts on “Bersatu dalam Keberagaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s