Film My Generation: Kids Zaman Now Versus Orangtua Zaman Old

foto My Generation
Saksikan film My Generation yang tayang pada 9 November mendatang. (Sumber foto: Instagram @mygenerationfilm)

“sudah tinggalkan, tinggalkan saja
semua persoalan waktu kita sejenak
tuk membebaskan pikiran
dan biarkan, biarkan terbang tinggi
sampai melayang jauh menembus awan.”

Lagu yang dipopulerkan Iwa K itu sepertinya mewakili perasaan empat sekawan, yakni Orly, Suki, Zeke, dan Konji. Di fase remaja masing-masing dari mereka dihadapkan pada lika-liku kehidupan yang mendewasakan. Orly harus menerima fakta ibunya, seorang single parent yang menjalin hubungan dengan pria yang usianya tidak berbeda jauh dengan anaknya. Suki yang cenderung pemberontak harus berhadapan dengan orangtuanya yang penuntut. Zeke harus menanggung kepedihan dianggap sebagai penyebab kematian adiknya. Konji selalu dibayang-bayangi perbandingan kehidupan masa kanak-kanak orangtua dan dirinya.

Latar belakang itu yang menyatukan mereka. Puncaknya video yang empat sekawan itu buat viral. Video yang berisi protes terhadap sekolah dan orangtua membuat mereka dihukum oleh kepala sekolah tidak boleh liburan ke luar kota. Bukan remaja namanya jika tidak kreatif. Mereka mengisi liburan dengan melakukan hal-hal konyol selayaknya remaja, seperti naik ke atap mall hingga dikejar satpam atau merusak mobil pria yang memutuskan jalinan percintaan dengan Suki. Sayangnya kebersamaan itu dinilai orangtua sebagai hal yang merusak. Seperti orangtua Konji yang menilai Zeke telah merusak masa muda anaknya. Atau Suki yang memandang tiga temannya lebih mengerti dirinya dibandingkan orangtuanya sendiri.

Saat menonton premiere film My Generation pada 2 November 2017 lalu saya melihat adanya perbedaan cara pandang antara orangtua dan anak atau generasi masa kini dan generasi masa lampau. Generasi masa kini melihat kebebasan berekspresi sebagai sarana menjawab pertanyaan sulit dipecahkan, seperti yang dialami Orly dengan eksperimen menghilangkan keperawanan. Ia menilai seorang perempuan berhak menentukan waktu terbaik untuk melepas keperawanannya. Atau Suki, remaja perempuan yang memilih musik rock sebagai wadah meluapkan kemarahannya terhadap orangtua yang tidak menyetujui pilihannya itu. Ia lelah dituntut menjadi anak baik-baik versi orangtuanya.

Selain itu saya melihat anak muda yang berani menyuarakan kegelisahannya terhadap fakta yang mereka hadapi. Perihal setumpuk tugas dari guru yang dinilai sangat memberatkan. Ketika semua tugas itu dikirimkan via email, orangtua memandang anak menghabiskan banyak waktu hanya di depan laptop tanpa kejelasan. Anak juga harus mempersembahkan nilai bagus kepada orangtua. Nilai 80 misalnya yang menurut anak dikejar dengan usaha maksimal nyatanya di mata orangtua masih kurang. Hingga empat sekawan itu menilai sekolah itu menjemukan. Sekolah ditiadakan saja!

Beberapa adegan yang ditampilkan di film My Generation sekilas membawa saya kepada kenangan masa remaja yang berwarna. Terkadang harus patuh di hadapan orangtua, terkadang berdebat dengan orangtua yang berujung pada pertengkaran. Terkadang berbuat kenakalan khas remaja bersama teman-teman seperti membolos atau mencontek saat tes. Pengalaman dengan kesan baik dan buruk itulah yang membentuk pribadi saya saat ini.

Demikian halnya dengan kisah Orly, Suki, Zeke, dan Konji. Di akhir film setiap tokoh itu berdamai dengan orangtua dan dirinya sendiri. My Generation menunjukkan bahwa tidak ada salahnya orangtua meminta maaf di depan anak. Orly dan sang ibu saling berpelukan sambil berderai air mata melepas semua kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Suki dan orangtua saling meminta maaf. Zeke dan orangtua menata hidup dari awal, membiarkan masa lalu pergi sambil mengharapkan masa depan yang lebih baik. Orangtua Konji tak lagi menilai generasinya yang paling baik, menerima generasi sekarang apa adanya. Bagi mereka, setiap generasi memiliki nuansa berbeda.

 

Saling Belajar

Upi, sang sutradara cukup berani menampilkan empat pemain utama  yang terbilang baru di kancah perfilman Indonesia. Upi ingin pemain dengan usia yang tak terbilang jauh dengan remaja masa kini. Ia kurang nyaman bila menghadirkan pemain yang sudah terkenal tapi usia yang dipaksakan mendekati remaja. Workshop dan reading selama empat bulan dari Senin sampai Sabtu pukul 09.00-18.00 serta sesi latihan gitar dan skateboard berbuah akting yang mampu menyejajarkan mereka dengan pemain senior. Karina Suwandi, Ira Wibowo, Aida Nurmala, dan Surya Saputra, beberapa nama pemain senior di film My Generation.

Usai pemutaran film empat pemain utama ditanya apakah ada perbedaan antara karakter yang mereka perankan dengan diri mereka yang sebenarnya. Zeke mengaku dirinya kalem, bukan pribadi pemberontak seperti di film. Orly menilai karakternya hampir mirip yaitu gemar membaca, menyukai sejarah, dan kritis. Konji mengaku sama dengan karakter yang dimainkannya yaitu pendiam. Sementara Suki menilai karakter yang diperankannya dipenuhi problematika, berbeda dengan dirinya yang tenang.

Anda tertarik menonton film My Generation? Ajak buah hati yang telah beranjak remaja. Dampingi mereka memahami setiap adegan di film yang akan tayang pada 9 November mendatang. Mari kosongkan gelas, siap menerima wawasan baru. Orangtua dan anak bisa saling belajar dari film tersebut. Orangtua harus memahami anak, demikian sebaliknya. Masing-masing generasi menghadapi tantangan kehidupan yang berbeda. Tidak ada generasi yang buruk, tidak ada generasi yang lebih baik. Semua saling melengkapi, menjadikan Indonesia seperti sekarang ini.

 

Advertisements
Film My Generation: Kids Zaman Now Versus Orangtua Zaman Old

Lima Alasan Kamu Harus Berbelanja di Blibli Histeria 11.11

4 (2)
Untung berlipat bersama Blibli Histeria 11.11. (Sumber foto: www.blibli.com)

Pagi ini terasa berbeda. Ada pesan yang masuk di smartphone saya. Blibli Histeria 11.11, demikian isinya. Didorong rasa penasaran saya segera membuka website Blibli. Benar saja, ada banyak penawaran menarik yang membuat saya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Meriahkan aktivitas belanja Anda bersama diskon harbolnas dari Blibli.com.

1
Pesan pembawa keberuntungan. (Sumber foto: www.blibli.com)

Berbelanja di Blibli.com bukan hal baru untuk saya. Pakaian hingga kebutuhan rumah tangga adalah item yang pernah saya beli di e-commerce ini. Hemat waktu, hemat tenaga, pembayaran yang praktis, dan gratis ongkos kirim menjadi alasan saya menjatuhkan pilihan berbelanja di Blibli.com. Blibli Histeria 11.11 yang berlangsung pada 6-10 November 2017  merupakan salah satu cara Blibli.com bersaing dengan e-commerce lain yang juga sedang gencar menawarkan promo. Promo tersebut juga diadakan menjelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada Desember mendatang. Berikut lima alasan kamu harus berpartisipasi dalam Blibli Histeria 11.11 terutama jika kamu ingin mendapatkan barang yang diincar dengan harga yang sangat terjangkau:

  1. Penawaran yang menarik setiap harinya.

Hari Senin diskon produk ibu dan anak serta mainan dan video games. Selasa diskon produk kuliner, home living, dan Galeri Indonesia. Rabu diskon produk kesehatan dan kecantikan dan produk wanita. Kamis diskon produk olahraga dan aktivitas luar ruang, peralatan elektronik, komputer laptop, kamera, handphone dan tablet, serta fashion pria. Jumat diskon tiket dan voucher serta otomotif. Sebagai ilustrasi, t-shirt anak diskon 50% dari Rp 139 ribu menjadi Rp 69.500. Catat!

3 (2)
Penawaran produk variatif dengan harga super setiap harinya. (Sumber foto: www.blibli.com)
  1. Promo serba 11 ribu

Promo ini berlaku di jam-jam tertentu, misalnya diaper bag seharga Rp 999 ribu yang didiskon 99% menjadi Rp 11 ribu saja pada pukul 17.00-18.00. Mungkin nominal Rp 11 ribu bernilai kecil di mata Anda dan bisa habis dalam sekejap. Bayangkan jika uang tersebut dibelanjakan produk yang berguna dan berjangka panjang. Syarat mengikuti promo serba 11 ribu adalah satu user ID hanya berhak membeli satu produk sebanyak satu unit per hari serta promo berlaku untuk metode pembayaran kartu kredit, internet banking dan Klikpay. Pembelian promo serba 11 ribu gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia.

2 (2)
Flash deals. (Sumber foto: www.blibli.com)
  1. Beragam diskon spesial.

Sebagai contoh, mekanisme diskon yang diberikan sebagai berikut diskon 11% untuk pemegang kartu BCA Sakuku (maksimum diskon Rp 100 ribu dengan minimum transaksi Rp 250 ribu). Tersedia 200 voucher. Atau diskon 11% untuk pemegang kartu Bank Mandiri (maksimum diskon Rp 175 ribu dengan minimum transaksi Rp 1,5 juta). Tersedia 55 voucher dengan metode pembayaran cicilan 0%. Atau diskon Rp 110 ribu untuk pemegang kartu Bank Mega (maksimum diskon Rp 110 ribu dengan minimum transaksi Rp 1,25 juta). Tersedia 150 voucher dengan metode pembayaran full payment. Coba Anda perhatikan, masing-masing bank menetapkan kuota yang berbeda-beda. Dengan kata lain, siapa cepat dia dapat. Satu user ID dan satu nomor credit atau debit card hanya dapat menggunakan masing-masing kode voucher dengan jumlah maksimum satu kali per transaksi. Promo tidak dapat digabung dengan promo atau voucher lainnya.

5 (2)
Diskon spesial dengan kuota terbatas. (Sumber foto: www.blibli.com)
  1. Cashback 100%

Cashback berlaku untuk semua produk termasuk pesawat, kereta api, dan hotel. Namun tidak berlaku untuk pembelian produk logam mulia, susu anak < 1 tahun, Blibli Gift Card, dan produk serba 11 ribu.

  1. Gratis Liburan

Menangkan liburan gratis untuk dua pemenang setiap harinya. Gratis liburan ke Bali, Belitung, dan Sumba masing-masing selama 3 hari 2 malam. Selain itu grand prize liburan ke Jepang selama 7 hari 6 malam. Hadiah berupa tiket perjalanan pergi pulang dan penginapan. Periode perjalanan pada Januari-Maret 2018. Syarat dan ketentuan promo gratis liburan, sebagai berikut periode berlangsung pada 24 Oktober-11 November 2017, minimum transaksi Rp 100 ribu, dan pemenang akan diumumkan setiap harinya pada 7-12 November 2017 di website Blibli. Kapan lagi bisa belanja dengan harga semurah mungkin, dapat jalan-jalan gratis pula.

Lima Alasan Kamu Harus Berbelanja di Blibli Histeria 11.11

Tokyo Bowl, Persembahan Terbaik HokBen

Hokben8
Chicken Karaage didampingi puding taro yang menggoda untuk segera disantap.

Selalu memberikan yang terbaik untuk para customer, demikian motto HokBen dalam menjalankan usahanya. Pada September lalu HokBen meluncurkan menu terbarunya, yaitu HokBen Tokyo Bowl.

Pada 7 Oktober 2017 berlangsung Kumpul Bareng Blogger di HokBen Blok M Plaza. Dipandu Communication Dept. Head Marcomm Division PT Eka Bogainti Irma Wulansari, para blogger diajak mengenal HokBen Tokyo Bowl. Menghadirkan lima menu, yakni Chicken Karaage, Chicken Katsu Tare, Chicken Steak, Tori Soboro, dan Gyu Soboro. Chicken karage terdiri dari nasi, ayam popcorn yang diberi saus mayonaise, serta ditaburi seaweed (rumput laut) dan daun bawang. Chicken Katsu Tare terdiri dari nasi, chicken steak yang diberi  saus tare, serta ditaburi seaweed dan daun bawang. “Saus tare itu saus khas HokBen yang biasa dipakai untuk teriyaki,” kata Irma.

Hokben1
Chicken Karaage
Hokben2
Chicken Katsu Tare

Chicken Steak terdiri dari nasi, chicken steak, serta ditaburi seaweed dan daun bawang. Bisa dipilih chicken steak biasa atau hot. Tori Soboro terdiri dari nasi, daging ayam cincang, serta ditaburi seaweed dan daun bawang. Gyu Soboro sama dengan Tori Soboro, perbedaannya menggunakan daging sapi cincang. Mengapa tidak ada menu ikan? Karena orang Indonesia lebih menyukai dan menerima menu daging ayam dan daging sapi. “Daging ayam fillet hanya di Chicken Katsu Tare dan Chicken Steak. Semua menu menggunakan dada ayam. Selain itu kami menggunakan produk lokal,” ujar Irma.

Hokben3
Gyu Soboro
Hokben4
Chicken Steak

Rentang harga lima menu itu Rp 27 ribu sampai Rp 37 ribu. Tori Soboro ditawarkan dengan harga Rp 27 ribu, Chicken Karaage dan Chicken Steak (Rp 37 ribu), Gyu Soboro (Rp 31 ribu), dan Chicken Katsu Tare (Rp 31 ribu). Chicken Karaage  yang saya rasakan cukup garing berpadu dengan nasi yang lembut dan seaweed yang gurih. Santapan ditutup dengan  puding taro yang menyegarkan. Sebenarnya ada sup tofu yang tak tampak di foto. Tofunya  sangat lembut dan rasa supnya pas, tidak terlampau asin. “Jangan kaget di counter tertentu harganya berbeda, seperti di bandara,” tutur Irma.

Hokben5
Tori Soboro

HokBen pertama kali hadir di Jakarta pada 18 April 1985 di bawah naungan PT Eka Bogainti. Artinya sudah 32 tahun HokBen beroperasi. Gerai pertamanya di Kebon Kacang. Selanjutnya pada 1990 Hokben membuka gerai pertamanya di Bandung. Saat ini terdapat 24 gerai di kota tersebut termasuk di 23 Paskal, mall yang sedang happening. Pada 2005 HokBen membuka gerainya pertamanya di Surabaya. Saat ini ada 10 gerai HokBen yang tersebar di Surabaya dan Malang. Pada 2007 Hokben meluncurkan call centre dan HokBen Delivery (1-500-505) yang siap mengantarkan pesanan customer dengan minimum order Rp 50 ribu. Pada 2008 Hokben meluncurkan www.hokben.co.id dengan fasilitas pesan online. Selain itu Hokben memperkenalkan Kidzu Bento untuk anak-anak.

Irma menyampaikan, pada 2008 HokBen memperoleh sertifikat halal yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia. Mengapa setelah beroperasi sekian lama HokBen baru mendapatkan sertifikat halal? Karena vendor-vendor HokBen juga harus halal, seperti vendor ayam, daging, hingga  kue untuk ulang tahun anak. Mereka harus memiliki sertifikat halal supaya bisa masuk ke HokBen. Dilanjutkan pada 2010 HokBen membuka beberapa gerai baru di Jawa Tengah (Yogyakarta, Semarang, dan Solo) dan Bali. Tahun 2012 HokBen meluncurkan Hocafe yang saat ini berjumlah 150, tersebar di Jawa dan Bali. “Di Jakarta hanya ada di Pasar Festival, Alam Sutera, dan Karawaci,” tutur Irma.

Pada 2013 terjadi perubahan konsep, dari Hoka Hoka Bento menjadi HokBen. Logonya juga berubah. Dulu anak-anak full badan dan berwarna merah dan biru, sekarang hanya terlihat muka dan bulat. Menurut Irma, penyebutan nama tersebut berasal dari customer loyal. ‘Yuk, kita ke Hoka-Hoka Bento’ itu terlalu panjang. Mereka menyingkatnya menjadi ‘Yuk ke HokBen’. Nama tersebut berlaku pula di media sosial, yaitu @hokben (Twitter) dan @hokben_id (Instagram).

 

Promo

Saat ini HokBen menawarkan promo pergi ke Tokyo gratis. Ada 10 tiket Jakarta-Tokyo PP untuk 5 pemenang. Caranya? Beli Tokyo Bowl varian apa saja. Upload foto atau video ekspresi menikmati Tokyo Bowl beserta struk pembeliannya. Mention siapapun yang ingin kamu ajak pergi bersama ke Tokyo. Jangan lupa sertakan hastag #HokBen dan #HokBenTokyoBowl. Selain itu HokBen menawarkan special offer Pay 2 Get 3 Tokyo Bowl, dine in only. Periode promo hingga 5 November.

Hokben6
Communication Dept. Head Marcomm Division PT Eka Bogainti Irma Wulansari memberikan pemaparan.
Hokben7
Community pattern yang diaplikasikan pada sumpit.

Jika diperhatikan di kaca, dinding, atau papercup terdapat community pattern HokBen. Ini bukan sembarang lukisan atau bentuk. Community pattern itu memiliki arti respect hingga friendship. HokBen menjamin semua makanan yang disediakan baik dikonsumsi oleh orangtua dan anak. HokBen menyambut dan berterimakasih kepada setiap customer yang datang. Bahwa semua orang yang datang bukan hanya keluarga, orangtua dan anak, juga teman-teman seperti teman sekolah atau teman bermain.

Pada 11 Oktober lalu HokBen meraih penghargaan internasional di World Branding Awards yang diselenggarakan di Inggris. HokBen terpilih sebagai Brand of The Year 2017-2018 untuk kategori Quick Service  Restaurants Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pemacu HokBen untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada para customer.

Tokyo Bowl, Persembahan Terbaik HokBen

Raih Kesuksesan Anda bersama K-Link

K-Link 27 Sept 1
Suasana gathering blogger member K-Link. (Sumber foto: Dede Ariyanto)

Merupakan sebuah tanggung jawab menjernihkan persepsi masyarakat perihal MLM yang lebih sering terdengar negatif ketimbang positif. MLM merupakan networking business, bukan money gome.

Demikian penjelasan Presiden Direktur K-Link Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh dalam Gathering Blogger Member K-Link pada 27 September 2017. Dato Radzi memandang sistem di MLM itu sudah benar tapi kadang member terlalu bersemangat, antusias menarik orang bergabung. Akhirnya lahir janji-janji manis. Akibatnya masyarakat melihat hal itu sebagai perkara  yang negatif. Mengapa MLM digemari masyarakat saat ini? Karena adanya pembagian bonus kepada member yang bergabung dengan K-Link. Ada perusahaan lain yang  terlalu fokus pada keuntungan sehingga produk yang dipasarkan tidak dibutuhkan masyarakat. “K-Link memberi alokasi bonus yang pasti dengan mencapai target dan  mengikuti peraturan yang ditetapkan syariah,” kata Dato Radzi.

Dalam pandangan Dato Radzi MLM merupakan salah satu solusi terbaik mengisi ruang kekosongan. Sebab sulit rasanya membebankan pemerintah untuk menciptakan lapangan  pekerjaan. Namun MLM harus dilakukan dengan cara yang benar. Untuk itu K-Link bergabung dengan syariah. Tujuannya menghindari keraguan dan janji yang berlebihan. Dato Radzi menerapkan kepada para leader saat awal bergabung di K-Link perihal membangun karier. Beliau menetapkan visi yaitu menjelang tahun 2020 menghasilkan minimal 100 orang yang berpenghasilan Rp 50 juta per bulan. “Sekarang sudah tercapai 55%, mudah-mudahan dalam 2,5 tahun kita mencapai target,” tutur Dato Radzi.

Fokus K-Link pada 2017 adalah ladies, syariah, dan online. Ladies terkait dengan program K-Link menjadikan ladies sebagai usahawan yang sukses. Penerapannya adalah  membuka Rumah Cantik di Bandung dan memperbanyak produk kecantikan. Tujuannya membantu mereka untuk hidup tanpa menyesatkan orang lain. Syariah terkait dengan bisnis yang berunsurkan hukum syariah. Online terkait dengan digital marketing.

IT Manager K-Link Indonesia Nandang Hermansyah menyampaikan permasalahannya adalah larangan MLM menjual produk di marketplace. Dengan kata lain penjualan harus dilakukan secara langsung. Mengapa produk MLM mahal? Produk MLM itu premium. Pabrik yang memproduksi membuat kontrak eksklusif dengan K-Link. Formulasinya hanya untuk K-Link dan tidak bisa diubah tanpa sepengetahuan K-Link. Dengan demikian  klorofil tidak bisa dijual oleh perusahaan lain.

K-Link 27 Sept 2
Presiden Direktur K-Link Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh  memberikan pemaparan. (Sumber foto: Dede Ariyanto)

K-Link Indonesia telah berusia 15 tahun. K-Link Tower yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto memiliki value tinggi untuk memberi keyakinan kepada masyarakat Indonesia bahwa K-Link serius membangun bisnisnya di Indonesia. Gedung tersebut sekaligus menunjukkan bahwa K-Link adalah MLM murni.  Perusahaan yang bertahan adalah perusahaan yang bermain di pasar global. Apa bedanya money game dan MLM? Money game adalah perusahaan yang memberikan bonusnya dari uang pendaftaran. Berbeda dengan MLM yang memberikan bonus kepada distributor melalui penjualan produk. Bayangkan misalnya satu kota yang dihuni 1.000 orang, ketika mereka semua menjadi member perusahaan akan ditutup atau kabur. Pasalnya tidak ada lagi uang untuk membayar bonus member. Hal tersebut adalah bukti money game tidak berumur panjang.

Bandingkan dengan MLM, hasil dari penjualan produk itu masuk ke dalam suatu rumus yang dinamakan marketing plan. Semua member yang bergabung bisa mempelajari rumus itu. Dengan demikian mereka bisa membuat strategi dan memperkirakan pendapatan yang diperoleh dengan mengejar target tertentu. Pendapatan itu unlimited. Produk kesehatan K-Link teruji dan terbilang mahal. Mengapa? Karena K-Link punya kriteria yang tinggi terkait kualitas produk. Produk yang dikeluarkan berfungsi menunjang kesehatan masyarakat pada umumnya. Produk K-Link terbuat dari herbal, mampu menyerap lebih baik dan tidak meninggalkan residu di dalam tubuh. K-Link juga meningkatkan kualitas member melalui serangkaian pelatihan. “Contohnya pelatihan leadership untuk menghasilkan jiwa kepemimpinan dalam diri member hingga pelatihan sales,” kata Nandang.

K-Link adalah salah satu company di Indonesia yang menciptakan lapangan kerja untuk ribuan bahkan jutaan orang. K-Link membuka lapangan pekerjaan yang tak terbatas, berbeda dengan perusahaan konvensional. Lapangan pekerjaan yang dimaksud tidak memerlukan pendidikan atau title khusus. Semua orang bisa bergabung, belajar dan maju bersama. Semua punya kesempatan yang sama. Seorang distributor atau member bisa memiliki bisnis sendiri.  Nandang melihat ada tiga tipe di K-Link Indonesia, yaitu distributor, pengguna produk, dan menjalankan bisnis. Peluang bisnis ini bisa ditawarkan kepada masyarakat.

Saat ini K-Link memiliki channel www.k-link.co.id, merupakan website corporate yang berisi informasi mengenai K-Link; k-link viral marketing yang bisa dimanfaatkan distributor untuk membangun jaringan dan melakukan penjualan; www.k-net.co.id, merupakan e-commerce K-Link; dan www.k-linkindo.com/member untuk melihat jaringan K-Link di seluruh dunia. “Bulan depan mudah-mudahan mobile appsnya sudah siap,” tutur Nandang.

Tertarik mengenali K-Link baik produk maupun sistem bisnisnya? Mari melangkah bersama menuju kesuksesan dimulai dengan klik link ini.

Raih Kesuksesan Anda bersama K-Link

Menjadi Perempuan Seutuhnya bersama Multivitamin Terbaik

K-Vit C
Perempuan masa kini dituntut multitasking, mampu menjalankan beragam peran baik di keluarga maupun di masyarakat. (foto dokumentasi pribadi)

Multitasking is a part of my everyday life. Quote yang disampaikan penyanyi asal Amerika Serikat, Monica Denise Brown tersebut sangat cocok menggambarkan kehidupan perempuan.

Perkembangan jaman menuntut setiap perempuan, tak terkecuali perempuan Indonesia menjadi aktif dan dinamis. Meniti karier di berbagai bidang. Usai menjalani pekerjaan di kantor, setumpuk tugas rumah tangga menanti diselesaikan. Menuntut keahlian tersendiri, multitasking. Betapa tidak, dari awal hingga akhir hari sulit bagi perempuan menemukan waktu untuk beristirahat. Padahal kesehatan itu sangat penting bagi perempuan yang sibuk dan padat kegiatan. Tidak memandang apakah perempuan itu sudah menikah atau belum, multitasking sangat dibutuhkan. Seperti saya yang masih tinggal dengan orangtua, selesai  bekerja saya menyelesaikan tugas rumah tangga, seperti menyapu, mencuci piring, atau memasak.

Kaum perempuan tak perlu khawatir, sebab bahan yang berasal dari alam dapat menunjang kesehatan kalian. Contoh sederhananya, saya  selalu minum air perasan jeruk lemon setiap pagi sebelum beraktivitas. Tujuannya menjaga daya tahan tubuh tetap prima sesibuk apapun. Jeruk lemon sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, terbukti mampu meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Beberapa manfaat mengonsumsi air perasan jeruk lemon pada pagi hari, diantaranya detoksifikasi tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, merawat gigi, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan kulit.

Berkaca pada apa yang saya alami, ketika pekerjaan maupun tugas di rumah sulit dikendalikan, stress pun muncul. Pelarian saya adalah ngemil. Saya tahu dampaknya tidak baik untuk tubuh.  Namun saya merasakan kenikmatan tersendiri saat ngemil. Seolah beban sedikit terangkat. Seketika saya merasakan kebahagiaan. Akibatnya bisa ditebak, berat badan saya melambung. Dalam dua minggu ini berat badan saya sudah naik dua kilogram. Hingga seorang teman memperkenalkan mutivitamin yang bagus kepada saya, yaitu K-Vit C plus Teavigo.

K-Vit C plus Teavigo terdiri dari kombinasi dua super antioksidan, yaitu vitamin C dan teavigo. Vitamin C bagus untuk daya tahan tubuh dan kulit serta mencegah anemia. Teavigo adalah salah satu ekstrak teh hijau yang paling murni (world’s purest green tea extract) dengan kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) sebanyak 94%, di atas kandungan teh hijau yang beredar di pasaran. Bahkan  matcha yang biasa ditemukan di restoran Jepang hanya mengandung EGCG sebesar  50%. Sekadar informasi, kandungan EGCG pada teh itu bervariasi, 5%, 10%, 30%, hingga 50%.

Selama ini kita mendengar teh hijau bagus untuk jantung, membakar lemak, pencernaan, hingga kulit. Semakin besar EGCG, tentu semakin tinggi kehebatan ekstrak teh hijau. Saya cukup antusias ketika mengetahui di level MLM, K-Link merupakan perusahaan pionir yang menjual produk vitamin C plus teavigo.

 

Investasi

Apa kehebatan K-Vit C plus Teavigo? Pertama, kita butuh vitamin C karena tubuh tidak bisa memproduksinya. Padahal fungsi vitamin C banyak sekali. Vitamin C bisa didapat dari sayur dan buah. Namun kandungan vitamin C pada sayur atau buah yang salah diolah atau terlalu lama disimpan akan rusak. Pasalnya sifat vitamin C tidak stabil. Oleh karena itu banyak perusahaan yang memproduksi suplemen vitamin C yang lebih terkontrol dan stabil. Kedua, teavigo memperkuat kinerja dari vitamin C. Ketiga, K-Vit C plus Teavigo mudah dikonsumsi terutama oleh orang yang sulit menelan, cukup dilarutkan di dalam satu gelas air. Keempat, K-Vit C plus Teavigo menghadirkan rasa segar, tidak terlalu asam dan tidak terlalu manis. Satu hal yang saya suka dari K-Vit C plus Teavigo adalah kemasannya yang praktis, mudah dibawa ke manapun. Kini saya tidak perlu menyisihkan waktu untuk membersihkan, mengiris, dan memeras jeruk lemon.

Manfaat K-Vit C plus Teavigo, antara lain menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengurangi risiko kanker, memperlambat proses penuaan, menjaga kesehatan sel saraf, dan menjaga daya tahan tubuh. K-Vit C plus Teavigo adalah multivitamin untuk orang dewasa, lansia, termasuk anak-anak (dimulai dari usia 2 tahun). Ibu saya yang telah memasuki fase 60 tahun mengaku tidak mencecap rasa asam setelah mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo sebagaimana yang dialami saat mengonsumsi suplemen vitamin C dari merk lain. K-Vit C plus Teavigo bagus dikonsumsi lansia untuk mencegah penyakit degeneratif karena kandungan antioksidannya cukup tinggi dan mampu mencegah kerusakan radikal bebas. Setiap hari saya mengonsumsi   1 tablet K-Vit C plus Teavigo 1-2 kali sehari.

promo ongkir
Promo gratis ongkir. (foto dokumentasi K-Link)

K-Vit C plus Teavigo ditawarkan dengan harga Rp 72 ribu (distributor) dan Rp 84 ribu (konsumen). Tertarik mendapatkan diskon 20% dari setiap produk yang dibeli, dengan kata lain membeli dengan harga distributor? Cukup daftarkan diri sebagai member di link ini. Tube K-Vit C plus Teavigo berisi 10 tablet. Jika dirata-rata harganya Rp 7.200 per tablet. Investasi untuk kesehatan dengan biaya yang lebih murah dari semangkuk bakso. Kalian yang memiliki gangguan fungsi ginjal, sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo. Dosis dibuat serendah mungkin, misalnya satu tablet dibagi dua atau tiga.

Berikut tips menjadi perempuan seutuhnya:

1.      Bahagia apapun kondisi yang dihadapi saat ini.

2.      Menjadi diri sendiri.

3.      Luangkan waktu untuk me time di tengah kesibukan, misalnya dengan bepergian seorang diri ke tempat baru.

4.      Update informasi terkini dengan banyak membaca.

5.      Merawat diri, salah satu dengan mengonsumsi K-Vit C plus Teavigo.

6.      Menekuni olahraga yang diminati, misalnya jalan kaki atau berlari.

7.      Bersosialisasi baik dengan siapapun, entah  lintas profesi atau lintas hobi.

 

 

Menjadi Perempuan Seutuhnya bersama Multivitamin Terbaik

Pengembangan Pariwisata melalui Koperasi

Care, share, dan fair menjadi falsafah dalam koperasi. Pariwisata sebagai penggerak kehidupan masyarakat menjadi penting melalui koperasi.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta memaparkan kisah sebuah kota di Jepang yang sukses mengembangkan pariwisata. Dampak lanjutannya adalah  kemajuan UKM  dari hulu ke hilir yang menciptakan kesejahteraan masyarakat.  Konsep itu kemudian dikembangkan di Indonesia dengan pengelolaan wisata melalui koperasi. “Kementerian Koperasi mencoba mensupport pengelolaan wisata agar dapat dinikmati oleh masyarakat setempat di masa mendatang, bukan investor,” kata Wayan.

Wayan mencontohkan  pariwisata Bali yang tidak dinikmati oleh orang Bali itu sendiri. Awalnya Kuta dibangun dengan konsep homestay. Namun demi pendapatan asli yang tinggi, datanglah investor yang membangun hotel. Pemiliknya adalah orang asing sementara orang Bali  menjadi kuli. Oleh karena itu di Bali ada  destinasi wisata yang dikelola oleh koperasi. Salah satunya di Batur untuk penyeberangan ke Trunyan yang difasilitasi tahun 2005. Dulu ada lima bantuan kapal untuk penyeberangan yang kini menjadi  15. Selain itu bantuan satu kapal untuk  penyeberangan ke  Gili Trawangan pada  2012 yang sekarang menjadi lima kapal. “Artinya perkembangan bisnis pariwisata yang dikelola koperasi itu luar biasa. Masyarakat  yang menikmati,” tutur Wayan.

Esensinya  koperasi itu dari, oleh dan untuk anggota. Bagaimana  mengembangkan destinasi wisata dengan  capacity building yang dimiliki masyarakat. Sebab pariwisata itu menjual jasa. Kalau masyarakat  tidak ramah, jangan pernah berharap wisatawan akan datang seindah apapun destinasi itu. Dahulu di Bali hampir setiap wisatawan dihampiri masyarakat yang menjual souvenir. Mereka mengeluh karena hal itu mengganggu. Setelah itu masyarakat dididik untuk  menghargai tamu. Dengan cara demikian  wisatawan semakin nyaman datang ke Bali. Jika masyarakat dilibatkan dalam pariwisata,  penyerapan tenaga kerja dan devisa meningkat.

Asisten Deputi Tata Kelola dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setya Harini menjelaskan Kementerian Pariwisata memproyeksikan pada 2020 sektor pariwisata menjadi  penyumbang devisi tertinggi mengalahkan gas, batu bara, dan kelapa sawit. Posisi saat ini masih di rangking empat.  Target lainnya adalah tahun 2019 wisatawan mancanegara sejumlah 20 juta dan wisatawan nusantara 275 juta. Untuk itu diperlukan kerja keras. Indeks daya saing pariwisata Indonesia pada 2015 berada di posisi 50 dari 141 negara. Tahun sebelumnya  di posisi 70, artinya ada kenaikan yang cukup signifikan. “Diprediksi pada tahun ini indeks daya saing pariwisata di angka 30,” kata Oneng.

Untuk itu  pemerintah telah menetapkan strategi, yakni   pengembangan pariwisata melalui empat pilar, yaitu pengembangan destinasi, pengembangan pemasaran, pengembangan industri pariwisata, dan pengembangan kelembagaan. Fokusnya adalah sumber daya manusia (SDM). Dari  empat pilar tersebut  pemerintah telah melakukan beberapa hal, diantaranya  anggaran pemasaran sebesar  Rp 3 triliun yang semula  Rp 300 miliar. Maka  promosi  gencar dilakukan. Di sisi lain meningkatkan destinasi dalam komponen perwilayahan, aksesibilitas, atraksi, pemberdayaan masyarakat, dan investasi.

Masyarakat tidak kalah penting dalam pengembangan pariwisata selain  pemerintah pusat, pemerintah daerah,  pemerintah kabupaten/kota, akademisi, pelaku industri,  dan media. Bagaimana masyarakat bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk keberlangsungan pembangunan pariwisata serta bagaimana masyarakat bisa menciptakan kondisi yang kondusif di dalam destinasi pariwisata agar pembangunan pariwisata bisa berjalan dengan baik. Tentunya bagaimana masyarakat bisa mendapat manfaat ekonomi dari kegiatan kepariwisataan. Kalau mereka belum  menikmati hasil dari kegiatan kepariwisataan, keamanan terganggu.  “Ini sebenarnya mata uang yang tidak bisa dipisahkan,” tutur Oneng.

Bagaimana masyarakat bisa menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, dan keramahan. Kalau hal tersebut berjalan, aktivitas kepariwisataan di sebuah destinasi akan berkembang lebih baik. Kementerian Pariwisata  menggerakkan masyarakat untuk menjaga destinasinya agar kondusif. Selain itu melakukan beberapa program peningkatan kapasitas usaha masyarakat dengan membimbing mereka memasuki industri sebab  potensinya sangat banyak. Rantai pariwisata seperti transportasi, akomodasi, makanan dan minuman, hingga atraksi memiliki  potensi usaha. Bagaimana masyarakat mengakses hal itu untuk pengembangan  usaha. “Bagaimana pelaku usaha  mengakses permodalan? Tentunya melalui pelatihan dan bimbingan teknis,” kata Oneng.

Tahun 2009 Kementerian Pariwisata mengembangkan desa wisata dengan konsep community based tourism. Bagaimana masyarakat menggali potensi  di lingkungan mereka untuk dijadikan  atraksi yang bisa dijual dan  dikelola oleh masyarakat. Kementerian Pariwisata menetapkan standar untuk kenyamanan wisatawan, yakni satu rumah maksimal lima kamar yang disewakan. Lebih dari  itu wisatawan dan masyarakat  tidak dapat berinteraksi dengan baik. Setelah dilakukan evaluasi, mereka yang berhasil    adalah bottom up sebab masyarakat betul-betul mengelola. Pengembangan desa wisata  dari top down tidak akan berjalan.  “Banyak sekali masyarakat yang mengembangkan desa wisata yang betul-betul dari masyarakat, dikelola masyarakat, dan masyarakat sebagai pemilik desa wisata tersebut,” ujar Oneng.

Kementerian Pariwisata  bekerja sama dengan Kementerian Koperasi  mengarahkan kelompok sadar wisata sebanyak 1.440 di seluruh Indonesia yang diarahkan untuk membentuk koperasi.  Para pedagang di destinasi wisata sudah mulai diarahkan untuk membentuk koperasi sehingga lebih mudah  mengakses modal. Desa wisata yang dibina oleh Kementerian Pariwisata dari tahun 2009 sampai 2014 melalui dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat telah membentuk 1.400 desa wisata. Namun setelah dievaluasi yang berkembang kurang dari 10 persen.

Integrasi

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didin Djunaedi memaparkan, GIPI dibentuk berdasarkan Undang-Undang Pariwisata Nomor 10 Tahun 1999. Selain itu Didin mengelola Gabungan Usaha Wisata Bahari yang telah ditekuni selama 20 tahun. Terdapat  13 jenis usaha pariwisata dengan 56 sektor usaha pariwisata yang bisa dikembangkan. Untuk membangun pariwisata harus  menempatkannya  sebagai prioritas pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Namun  masing-masing kementerian jalan sendiri-sendiri. “Pariwisata perlu dirigen atau  panglima,” tutur Didin.

Terkait wisata bahari, 70 persen wilayah Indonesia adalah laut. Problem yang harus dijawab  adalah infrastruktur terutama aksesibilitas di pulau-pulau. Untuk itu harus melibatkan akademisi, pengusaha, pemerintah, komunitas, dan pers. Bagaimana kerjasama antardepartemen serta  antara pemerintah dan akademisi. Bagaimana pebisnis membina masyarakat serta  mengusahakan permodalan dan pemasaran. Salah satunya melalui  koperasi. Koperasi dan pariwisata harus terintegrasi. Sebab pariwisata  adalah usaha yang sustainable.

Ketua Koperasi Pariwisata (Kopari)  Gemilang Borobudur Suherman menjelaskan koperasi yang dipimpinnya cukup sukses mengelola destinasi pariwisata berbasis masyarakat. Kopari berdiri pada 12 Juni 1996. Kini dikelola oleh lima pengurus dan 110 karyawan. Kopari memiliki 1.335 anggota dengan 3000an anggota merupakan pedagang. Unit usaha Kopari diantaranya simpan pinjam, cetak foto untuk wisatawan, laundry untuk melayani hotel dan masyarakat sekitar, rumah makan, konveksi, hingga taman kupu-kupu. Kegiatan usaha Kopari antara lain fotografer sebanyak 76, guide (47), perajin (72), pedagang souvenir (571), dan penginapan (74). Tahun 2012 Kopari memperoleh bantuan tenda berjualan dari Kementerian Koperasi untuk 70 pedagang.  Saat ini Kopari tengah mengembangkan Rumah Catra Borobudur dengan bansos Rp 400 juta dari Kementerian Koperasi.

Melalui koperasi Suherman mengaku mendapat perkuatan dari Kementerian Koperasi serta Dinas Koperasi provinsi dan kabupaten untuk kelembagaan,  SDM, dan modal. Terkait pariwisata ada tiga hal yang dilaksanakan selama ini, yakni daya tarik, promosi, dan pelayanan (termasuk infrastruktur) yang   tidak bisa dipisahkan. Candi Borobudur dikunjungi 3,5 juta wisatawan dalam satu tahun yang terdiri dari 3,2 juta wisatawan domestik  dan 300 ribu wisatawan asing. Hampir semua wisatawan bertanya, apa yang kamu punya selain Borobudur, apa yang dapat saya lihat. Artinya mereka haus atraksi atau pertunjukan selain Borobudur. Itu bisa dikembangkan, salah satunya desa wisata. “Maka guide  menjual paket wisata untuk orang asing untuk menjawab pertanyaan selain Borobudur apalagi yang bisa dilihat karena mereka masih punya waktu 1-2 jam setelah dari Candi Borobudur,” ujar Suherman.

Melalui koperasi, para anggota menjadi lebih kuat misalnya membeli mesin cetak  foto seharga Rp 800 juta. Kalau tidak berkoperasi,  tidak punya kemampuan untuk itu. Selain itu anggota diberi kesempatan mengikuti pelatihan termasuk dikirim ke Jepang selama dua minggu. Ada juga  perkuatan modal dari BUMN sebesar Rp 5 miliar yang disalurkan kepada anggota,  koperasi sebagai penjamin. Salah satu keuntungan berkoperasi adalah koperasi hadir sebagai penjamin untuk anggota-anggotanya.

Suherman menyampaikan konsep Kopari adalah membuat anggota menjadi lebih mudah dan ringan dalam  mencari nafkah.  Contohnya Kopari  membantu permodalan. Ketika anggota mengajukan pinjaman lebih dari Rp 10 juta Kopari mencarikan ke bank. Sementara anggota tidak punya akses karena tidak memiliki  KTP. Di sini Kopari  mengambil peran, melindungi dan melayani. Kalau anggota butuh surat keterangan usaha dari kepala desa, Kopari akan membantu. Contoh lain dari perlindungan yang dilakukan Kopari adalah mengangkat  pengamen menjadi kelompok entertain. “Intinya harus ada kemauan untuk ikhlas membantu mereka, total,” tutur Suherman.

Menurut Oneng,  pelaku usaha pariwisata bisa dibawa ke Kopari untuk mendengarkan success story mereka. Mungkin dahulu ada sejarah yang buruk terkait pengelola koperasi yang membuat pelaku usaha belum berminat membentuk koperasi. Image ini harus dihapus dan dibenahi bersama. Bagaimana sosialisasinya agar meyakinkan pelaku usaha untuk menjadi anggota koperasi. Sementara Wayan berpandangan kunci utama membangun koperasi adalah pemahaman masyarakat. Koperasi adalah milik kita bersama,  bukan milik pengurus. Ketika koperasi untung, untuk kepentingan bersama. Jika koperasi buntung, semua  harus menanggung. Maka penyuluhan itu penting sekali. Di daerah dikenal dengan  penyuluh koperasi lapangan yang ditugaskan memberi pemahaman mengenai  koperasi. Mari menjadi Jogja Menjadi Indonesia bersama koperasi pariwisata!

Pengembangan Pariwisata melalui Koperasi

Gelombang yang Menumbuhkan Optimisme

foto8
Sepatu karya Dreamdelion Yogyakarta  (sumber Instagram: @dreamdelion)

Masa depanmu sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang.

Anak muda yang tak kalah membanggakan dalam menjadi Jogja menjadi Indonesia adalah Alia Noor Anoviar, pendiri Dreamdelion. Komunitas yang fokus pada pemberdayaan masyarakat tersebut didirikan pada 2012. Dreamdelion berasal dari  dua suku kata, dream dan delion. Dream itu mimpi, delion diambil dari bunga dandelion yang terbang saat ditiup. Filosofi Dreamdelion adalah  menyebarkan mimpi.

Alia membentuk Dreamdelion   setelah mendapatkan kesempatan pertukaran mahasiswa ke Thailand selama empat bulan. Di sana Alia mempelajari  social business yang digerakkan kaum muda  ternyata bisa membantu masyarakat. Sekembalinya ke Indonesia  Alia bercita-cita social business tersebut  diterapkan di Indonesia. Awalnya Dreamdelion tidak langsung mengarah ke  perekonomian masyarakat, melainkan pengembangan  komunitas. Bermula dengan  sanggar yang dibina Alia bersama teman-temannya. Terasa kebermanfaatan sanggar untuk anak-anak. Mereka lebih semangat belajar dan singgah di perpustakaan.

Setelah itu Dreamdelion mengadakan  kegiatan dengan merujuk kepada  fenomena di wilayah itu, misalnya gizi buruk. Semuanya dilakukan secara bertahap. Tentunya itu semua tidak lepas dari evaluasi. Dari sanggar Alia mencoba  mengembangkannya menjadi sebuah entitas bisnis untuk mendukung kegiatan sosialnya hingga dinamakan Dreamdelion. Alia  melibatkan masyarakat sebagai pembuat produk, tidak hanya mengambil dari pihak ketiga. Alia berharap generasi muda menelurkan karya yang tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, juga  masyarakat. Gunakan social media untuk  mengembangkan karya tersebut.

foto3
Energi positif yang dikelola menjadi gerakan positif

Marketing and Branding Manager Yayasan Dreamdelion Indonesia Evaulia Nindya Kirana memaparkan, Dreamdelion beroperasi di Jakarta dan Yogyakarta serta tengah mengembangkan Ngawi. Di Yogyakarta, Dreamdelion menyasar Moyudan. Di sana mereka  mengembangkan perajin tenun stagen. “Seiring dengan hadirnya korset modern, stagen tidak digunakan lagi,” tutur Eva yang lahir di Kediri, 3 Oktober 1994.

Ada tiga program Dreamdelion, yakni kreatif, sehat, dan cerdas.  Dreamdelion Sehat  memberikan penyuluhan seperti pola hidup sehat dan pengembangan  tanaman organik. Dreamdelion mengajak siapapun  berkontribusi, misalnya menjadi trainer atau volunteer. Trainer bertugas  mengajarkan masyarakat menanam tanaman vertikultur atau tanaman pewarna alam hingga pembibitan lele.

Dreamdelion Cerdas memberikan pengajaran di sanggar belajar dua minggu sekali. Dreamdelion sering berkolaborasi dengan komunitas lain untuk melakukan kegiatan pembelajaran di sana. Fokusnya adalah  pendidikan karakter misalnya berperilaku jujur hingga mengasah kreativitas. Sementara itu Dreamdelion Kreatif  mengajarkan kaum ibu mengenai capacity building untuk mengembangkan sebuah produk. Bagaimana mengembangkan masyarakat dengan pendekatan bisnis. Di  Manggarai pengembangan bisnis dilakukan dengan  membuat produk-produk recycle. “Transform social problem to social business opportunity,” tutur Eva yang menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.

Eva mengisahkan, perajin stagen di  Moyudan menenun untuk mendapatkan penghasilan di samping pekerjaan utama mereka sebagai petani. Penghasilannya  Rp 18 ribu per 10 meter padahal mereka menenun dengan alat tenun bukan mesin. Bagaimana stagen dikembangkan  menjadi produk? Dreamdelion lalu bekerja sama dengan salah satu social business di Yogyakarta untuk mengembangkan stagen menjadi bermotif. Produk turunannya antara lain, tas, kaos, hingga sepatu. Dreamdelion fokus pada pendampingan masyarakat, bukan berbisnis. Tujuannya membuat masyarakat lebih mandiri.

Saat ini masyarakat tengah mengembangkan koperasi dan  desa wisata. Beberapa waktu lalu Eva diamanahkan oleh Dreamdelion untuk menjadi project officer Pasar Tenun Rakyat. Kegiatan yang diadakan dalam acara itu adalah tur desa, workshop tenun, workshop pewarnaan alam, latihan tari tradisional, sampai konservasi lahan. Dreamdelion tidak hanya menyasar isu sosial dan budaya, juga alam.

Eva mengenang Dreamdelion pernah ditolak  masyarakat  karena dianggap masih mahasiswa. Namun mereka gigih ingin  membantu masyarakat. Hingga Dreamdelion memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Dreamdelion mengadakan pelatihan pembuatan produk. Selanjutnya produk diserap dengan kontrol dari Dreamdelion. Proses pendekatan yang biasanya dilakukan Dreamdelion membutuhkan waktu 3-6 bulan.

Eva bersyukur dengan keberadaan volunteer di Dreamdelion yang kini berjumlah  2.000 orang. Ia menilai volunteer menjadikan Dreamdelion  semakin berkembang karena power word of mouthnya besar. Walaupun di awal kegiatan masih sulit mendapatkan volunteer karena  mereka mengira kegiatan ini  tidak jelas. Eva percaya siapapun bisa melakukan sesuatu yang positif. Menularkan energi  positif untuk sesuatu yang positif juga. “Hambatan lainnya adalah funding karena kami tidak bisa menjalankan program tanpa funding,” tutur Eva.

Eva memberi saran agar kita mudah diterima masyarakat. Pertama, jangan memaksakan sesuatu ke mereka. pendekatannya ekstra sabar. Kedua,  bawa diri sedekat mungkin dengan masyarakat. Ketika kita sudah mulai dekat dengan masyarakat, persoalan akan terlihat. Ketiga, persoalan sebaiknya diselesaikan dengan berinteraksi ketimbang program. Keempat, mendekatkan diri secara personal dengan  orang yang paling berpengaruh di wilayah itu,  misalnya kepala desa atau kepala dusun.

Eva yang baru saja kembali dari Flores setelah melakukan kegiatan community service selama 1,5 bulan menyampaikan, interaksi dengan masyarakat menyadarkannya bahwa sebenarnya pembangunan di Indonesia belum merata. Kadang kita masih ragu apa yang bisa dilakukan, apakah yang dilakukan ini merupakan hal yang besar. Bagi Eva, perubahan juga bisa terjadi meskipun  hanya dalam lingkup kecil. Kita masih punya energi yang banyak. Gunakan energi itu untuk melakukan sesuatu yang positif.

Gelombang yang Menumbuhkan Optimisme