Praktisnya Belanja di BlibliMart untuk Kaum Urban Jakarta

20200130_120742

Selamat datang di Blibli Mart Offline Store Masuki era belanja mandiri yang memudahkan hidup Anda.

Di Bliblimart Anda bisa menemukan aneka produk yang dijual di Blibli.com dari makanan dan minuman, perawatan diri seperti kosmetik, obat-obatan, sampai produk ibu dan anak. Experience jual online tersebut kini bisa ditemukan di Blibli Mart Offline Store. Bliblimart berlokasi di Blibli Office, Gedung Sarana Jaya.

20200130_121748

Blibli Mart menghadirkan pengalaman berbelanja online to offline yang menyenangkan. Anda bisa menemui berbagai produk yang selama ini bisa ditemukan di Blibli.com, termasuk produk lokal Indonesia yang ditawarkan di Galeri Indonesia.

20200130_120917

Siang itu di tengah cuaca yang cukup terik saya memasuki Blibli Mart. Udara sejuk seketika menyambut. Di sisi kanan terdapat merchant Kopi Janji Jiwa sementara di sebelah kiri terdapat merchant makanan. Terlihat beberapa karyawan Blibli menikmati kopi sambil mengobrol.

20200130_120902

Saya kelilingi satu per satu rak dengan produk yang tertata rapi. Beragam kebutuhan rumah tangga ditawarkan dengan harga kompetitif. Kenyamanan berbelanja saya rasakan sebab tidak ada store crew yang mempromosikan produk. Hal yang terkadang mengganggu ketik saya berbelanja di supermarket lainnya.

Walaupun Bliblimart tidak terlampau besar, menurut saya produk yang dijual terbilang lengkap. Bahkan saya menemukan mainan anak dan suplemen kesehatan.

20200130_115250

Tidak sulit menemukan produk yang saya butuhkan. Beras dan minyak goreng. Dua item itu segera saya masukkan ke keranjang belanja.

Berbelanja di Bliblimart adalah pengalaman pertama saya. Seketika saya bingung. Saya tidak menemukan kasir. Setelah beberapa saat memutari Bliblimart, saya menemui store crew. Saya menanyakan perihal cara pembayaran.

Store crew dengan sabar menuntun saya melakukan transaksi. Tahap demi tahap dijelaskan. Saya berterima kasih untuk itu.

20200130_120649

Pertama, buka aplikasi Blibli.com. Kedua, Scan barcode produk. Tak lama keluar harga produk. Produk pun masuk ke Bag Bliblimart pada aplikasi Blibli.com.

Screenshot_20200130-115953_Bliblicom

Ketiga, setelah tertera harga produk yang harus dibayarkan lakukan checkout. Pilih pembayaran menggunakan Gopay. Pastikan saldo Gopay Anda mencukupi. Jika saldo Gopay Anda tidak mencukupi, Anda bisa membeli saldo tersebut di Bliblimart.

Screenshot_20200130-120140_Bliblicom

Karena saya mendapatkan voucher sejumlah Rp 50 ribu dari Blibli (dengan minimal pembelanjaan sebesar Rp 75 ribu), saya masukkan kode voucher saat melakukan pembayaran. Terima kasih Blibli.

Buka aplikasi Gojek. Nominal pembayaran tertera di aplikasi. Lakukan pembayaran. Tak sangka saya mendapatkan cashback sebesar Rp 4.335, senangnya.

Screenshot_20200130-120234_Gojek

Setelah pembayaran berhasil dilakukan, crew store mengarahkan saya ke bagian verifikasi. Di sana saya menunjukkan bukti transaksi yang berhasil dilakukan. Crew store selanjutnya melakukan scan di barcode yang tertera.

20200130_120433

Saat menanyakan kantong belanja, crew store menyampaikan bahwa Bliblimart menerapkan konsep go green. Dengan demikian tidak ada kantong plastik seperti di supermarket lainnya. Customer bisa membeli kantong belanja dari kain di Bliblimart.

20200130_121836

Saya teringat kantong belanja dari kain yang saya bawa dari rumah. Beras dan minyak segera saya masukkan ke dalamnya. Saya pun menenteng barang belanjaan ke rumah dengan riang.

Berbelanja di Bliblimart melatih saya untuk berbelanja secara mandiri. Tak hanya itu, ada unsur rekreasi yang saya rasakan. Memanjakan mata dengan menelusuri varian produk. Saya juga mengetahui produk-produk baru yang sedang beredar di pasaran.

Sungguh mudah dan cepat berbelanja di Bliblimart. Pengalaman berbelanja yang sangat mengasyikkan, terutama saya tidak perlu membawa banyak uang cash. Metode cashless yang sangat cocok untuk warga urban.

 

Berbagai Fitur Menarik

Blibli.com adalah online shopping mall yang menawarkan banyak varietas produk. Tercatat 15 produk, seperti handphone, tiket sampai Galeri Indonesia yang mengayomi UKM. Blibli.com mengusung business model B2B, B2C dan B2B2C (business to business to customer). Lebih dari 60% merchant yang terdaftar di Blibli adalah perusahaan.

Blibli juga punya Digital Product untuk membayar listrik sampai BJPS. Blibli Express Service (BES) adalah solusi pengiriman cepat dan terpercaya dengan lebih dari 1000 kurir di Jabodetabek, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar sampai Makassar. BES mampu mengirim produk frozen&fresh food sampai produk dengan pengiriman khusus.

Selain itu ada Fulfillment by Blibli, fasilitas yang disediakan untuk merchant partner secara gratis. Merchant dapat menitipkan produk di Blibli.com Warehouses dan Blibli.com akan mengurus operasional pengiriman pesanan. Fulfillment by Blibli mampu meningkatkan order hingga 3 kali lipat. Manfaat lainnya adalah operasional pengiriman diurus oleh pihak Blibli, tanpa biaya operasional dan biaya gudang.

Cash on Delivery (COD) juga ditawarkan Blibli.com di Jakarta, Tangerang sampai Medan. COD dinilai mampu meningkatkan trust customer terhadap toko dan menambah opsi pembayaran bagi customer.

Blibli Instore, fitur berjualan offline to online yang tersedia di Blibli.com. Customer berbelanja di toko offline tapi bisa melakukan transaksi dengan promo atau metode pembayaran yang Blibli sediakan. Untuk bergabung di Blibli Instore, merchant harus mempunyai average SKU di atas Rp 1 juta. Kebanyakam merchant gadget dan merchant skincare yang bergabung di fitur ini.

Click and Collect, customer dapat berbelanja secara online melalui aplikasi/web Blibli lalu mengambil produk di toko terkait (tanpa pengiriman).

Fitur QR Code, customer cukup pindai QR Code dengan smartphone. Tujuannya adalah meningkatkan awareness customer offline terhadap toko online di Blibli.com. Customer lebih mudah menemukan toko dan produk di Blibli.com, meningkatkan penjualan, dan memudahkan display produk dengan space toko yang terbatas. Dengan demikian merchant dapat bertumbuh bersama Blibli dari sisi traffic maupun sales.

Blibli Official Store, diklasifikasikan berdasar merchant atau brand. Keuntungannya adalah desain toko sendiri dan buat promo sendiri.

Layanan merchant care: 021-57977777 atau live chat: Merchant Tool Application pada Senin sampai Minggu pk 08.00-22.00. Perbedaan Blibli dengan marketplace lain adalah tidak ada interaksi antara merchant dan customer. Blibli menyediakan layanan untuk masing-masing merchant dan customer.

Praktisnya Belanja di BlibliMart untuk Kaum Urban Jakarta

Bubur Ase yang Semakin Langka di Tanah Asalnya

Ci Elis berusaha melestarikan Bubur Ase, masakan khas Betawi. (foto dokumentasi pribadi)
Ci Elis berusaha melestarikan Bubur Ase, masakan khas Betawi.

Menyantap Bubur Ase bukan sekadar mengisi perut atau memanjakan lidah, ada cerita di balik setiap sendokannya.

Selama ini saya gemar menikmati Bubur Cianjur. Bubur yang lembut berpadu dengan aneka topping nan menggiurkan, diantaranya suwiran ayam, potongan cakwe hingga remahan kerupuk. Tak lupa kecap dan sambal yang semakin menggugah selera. Bagaimana dengan Bubur Ase? Saya  belum pernah mendengar nama makanan itu, apalagi membayangkan rasanya.

Tanah Abang yang identik dengan kemacetan dan keramaian ternyata menyimpan kisah yang tak habis diulas. Betawi menjadi basis Tanah Abang. Budaya warga asli Jakarta tersebut hidup berdampingan dengan budaya Arab dan Tionghoa serta budaya kaum pendatang lainnya. Tanah Abang, destinasi belanja itu kini menawarkan pesona yang tak sabar untuk segera diulik.

Siang itu bersama sebuah komunitas, kami dengan tertib menyusuri gang demi gang. Bubur Ase Ci Elis menjadi tujuan kami. Deretan rumah yang tergolong padat menjadi pemandangan kami pagi itu. Senyum dan tatapan warga setempat seolah menyiratkan pertanyaan, ‘hendak ke mana rombongan yang terlihat mengular ini?’. Tibalah kami di kedai bertenda biru. Ditemani menantunya, Ci Elis melayani kami sambil sesekali berkisah.

Lies Mulyani yang akrab disapa Ci Elis berjualan Bubur Ase sejak tahun 2001. Usaha yang diawali keterpaksaan itu kini nyaman dijalani perempuan berusia 56 tahun tersebut. Kemampuan membuat Bubur Ase diperoleh Ci Elis dari nenek suaminya. “Saya melestarikan warisan mertua untuk menjaga tradisi Bubur Ase,” kata Ci Elis yang tinggal di Tanah Abang sejak tahun 1978.

Sebagian orang termasuk saya masih asing dengan Bubur Ase, bubur legendaris khas Betawi. Dinamakan Ase yang merupakan kepanjangan dari asinan semur.  Bubur Ase tidak seperti bubur yang biasa ditemui pada umumnya. Meskipun bahan dasarnya sama dengan bubur kebanyakan, kita tidak akan menemui suwiran ayam pada Bubur Ase. Kuahnya juga bukan kuah santan kuning, melainkan berwarna gelap. Pasalnya Bubur Ase menggunakan kuah semur daging sapi dan tahu.

Uniknya Bubur Ase menempatkan asinan sebagai pelengkap. Asinannya khas Betawi, terdiri dari tauge, lobak, dan sawi asin. Kuah Ase berisi tahu dan kentang. Taburan kacang kedelai dan kerupuk merah menambah rasa gurih. Kalian penggemar pedas bisa menuangkan sambal encer. Ci Elis yang asli Banten tapi lahir di Jakarta itu menyampaikan, Bubur Ase dinikmati dengan pendamping sate kikil sapi dan kikil kambing. “Asinan bikin sendiri, kalau beli tidak enak,” tutur Ci Elis, ibu dua anak dan nenek lima cucu.

Ci Elis mulai memasak Bubur Ase yang akan dijual esok pagi sejak sore hari. Ia menilai cara tersebut bisa membuat kuah meresap. Sementara itu bahan lainnya disiapkan jam 3 pagi, beberapa jam sebelum Ci Elis membuka kedainya. Ci Elis menandaskan, pembeda Bubur Ase dan bubur pada umumnya adalah kuah dengan daging sapi dan iga kambing dan topping asinan. Tanpa asinan, Bubur Ase tidak ada bedanya dengan bubur kebanyakan.

Penikmat Bubur Ase tidak hanya berasal dari warga di sekitar Tanah Abang, juga wilayah lainnya seperti Ciledug, Jombang, Pondok Gede, dan Bekasi. Mereka dahulu tinggal bersama orangtua dan menghabiskan masa kecil di Tanah Abang. Setelah menikah atau kondisi tertentu, mereka berpindah tempat tinggal. Orang-orang yang tidak lagi tinggal di Tanah Abang itu seolah pulang kampung. Mereka rela datang dari jauh ke kedai Ci Elis sekadar melahap Bubur Ase yang mengingatkan akan kampungnya. “Pelanggan yang sudah akrab sejak dulu dengan Bubur Ase naik kereta untuk sampai ke sini,” ujar Ci Elis yang ogah dipanggil mpok.

 

Pahlawan Kuliner

Ci Elis berjualan dari hari Selasa sampai Minggu. Hari Senin kedainya tutup. Sebaiknya kalian tiba sebelum jam 8 pagi.  Di atas jam itu Bubur Ase telah tandas terjual. Satu porsi Bubur Ase dijual dengan harga Rp 10 ribu. Sementara itu sate dijual dengan harga Rp 2 ribu per tusuk. “Bubur Ase memang seperti ini dari dulunya,” tutur Ci Elis yang berencana mewariskan usaha kepada menantunya.

Selain Ci Elis, ada pula penjual Bubur Ase di Kebon Kacang. Ci Elis dan penjual Bubur Ase lainnya layak disebut pahlawan kuliner. Mereka berusaha melestarikan masakan khas Betawi tersebut. Penjual Bubur Ase yang tak banyak membuat makanan tersebut jarang ditemui. Hal itu menyebabkan masyarakat kurang mengetahui kuliner khas Betawi tersebut. Agar tidak punah, Bubur Ase harus terus diupayakan keberadaannya. Berbeda dengan jaman sekarang, Bubur Ase mudah ditemui pada 1980-an. Dulunya bubur ini dijual keliling dengan cara dipanggul.

Menurut saya Bubur Ase itu kaya rasa. Bubur ini unik karena mengkombinasikan beberapa jenis makanan. Asinan yang segar dicampur dengan bubur yang lembek dengan banyak kuah. Selain itu Bubur Ase mengandung gizi yang lengkap, yakni karbohidrat, protein pada tahu dan daging, dan serat pada sayuran. Paket lengkap yang dibutuhkan tubuh apalagi Bubur Ase dikonsumsi di pagi hari yang bisa menunjang aktivitas sepanjang hari.

Dibandingkan bubur khas Cianjur yang biasa ditemui bahkan hingga ke pelosok kampung, Bubur Ase boleh dikatakan kurang populer bahkan nyaris punah. Diharapkan terjadi penurunan keahlian yang dilakukan dengan sadar oleh orang yang bisa kepada orang yang ingin bisa dan ingin tahu. Kalian juga ingin mencicipi Bubur Ase? Tak perlu khawatir tersesat sebab Bubur Ase Ci Elis telah tercatat di Google Map. Menikmati Bubur Ase adalah salah satu upaya kalian menyelamatkan kuliner lokal Betawi ini dari kemusnahan.

Sebagaimana halnya Ci Elis, sang pahlawan kuliner, Allianz kini menghadirkan fitur asuransi wakaf. Fitur tersebut termuat dalam polis Allisya Protection Plus. Nasabah bisa mempersiapkan nilai wakaf melalui kontribusi berkala. Tentunya cara tersebut mampu memberi sumbangsih untuk sosial dan ekonomi masyarakat terutama mereka yang membutuhkan. Nasabah tidak perlu khawatir sebab penyerahan nilai wakaf dilakukan oleh Lembaga Pengelola Wakaf yang terpercaya.

Bubur Ase yang Semakin Langka di Tanah Asalnya

Wujudkan Mimpi Membangun Kembali Bisnis bersama Blibli

Kue Kering Gula Palem Kenari Coconas Cookies
Kue Kering Gula Palem Kenari, salah satu Kreasiku kala itu

“Don’t be intimidated by what you don’t know. That can be your greatest strength and ensure that you do things differently from everyone else.” -Sara Blakely-

Memasak. Kata itu jauh dari penggambaran diri saya. Dibandingkan adik, kemampuan memasak saya terbilang kurang. Jika ia mampu menyajikan nasi goreng yang cocok di lidah kami sekeluarga, tidak dengan saya. Seingat saya kemampuan memasak  hanya sebatas mengolah mie instan. Bukan prestasi yang patut dibanggakan bukan?

Namun semua penilaian itu pudar setelah saya mengikuti sebuah seminar. Para pembicara memunculkan semangat untuk berwirausaha. Saya masih ingat dengan perkataan seorang pembicara,  jika ingin berwirausaha sebaiknya jangan meninggalkan pekerjaan utama. Lakukan perlahan. Ketika dirasa hasil dari berwirausaha secara materi lebih besar dari pekerjaan utama, itulah saat yang tepat untuk serius membangun bisnis.

Jiwa kewirausahaan harus terus ditumbuhkan. Saat ini jumlah wirausaha di Indonesia 1,65% dari 250 juta penduduk. Harapannya persentase tersebut bisa ditingkatkan menjadi 2%. Dilihat dari jumlah wirausaha, Indonesia  tertinggal bila  dibandingkan dengan Singapura sebesar 7%, Malaysia (5%), dan Thailand (4%).

Inspirasi yang diperoleh dari seminar tersebut  sempat mengendap dua tahun lamanya akibat kesibukan pekerjaan dan minat pada bidang lain. Hingga di tanggal bersejarah,  28 Juni 2012 lahirlah Coconas Cookies. Coconas merupakan penggabungan nama saya dengan Cocos Nucifera, nama latin kelapa. Harapannya usaha kue kering ini memberikan manfaat untuk banyak orang sebagaimana halnya kelapa yang berfaedah dari  akar, daun, batang, hingga buah.

Selama proses mengandung Coconas Cookies, begitu banyak pertimbangan dan pemikiran.  Dari tenaga kerja sampai pengaturan waktu. Namun saat pesanan kue itu datang, ketakutan yang selama ini menghantui ternyata bisa dihadapi. Nikmati saja prosesnya. Tetaplah tersenyum. Kesuksesan adalah hasil dari hal-hal terbaik yang kita lakukan setiap hari.

Saya teringat pesan salah satu pembicara terkait pelayanan kepada konsumen. Saya selalu mengantarkan pesanan kue kering kepada para pembeli. Melihat reaksi pertama mereka saat menerima kue kering yang saya buat sendiri dan menerima komentar setelah mereka merasakan kue tersebut memunculkan kesenangan tersendiri. Semua keletihan hilang digantikan dengan semangat untuk menghadirkan rasa yang mengundang selera di lidah para penikmat Coconas Cookies.

Kembali ke soal kemampuan memasak, saya percaya bahwa setiap orang dianugerahi kemampuan istimewa dalam dirinya masing-masing. Belum bisa saat ini bukan berarti tidak bisa selamanya. Tantanglah diri Anda! Bertepatan dengan momen hari raya, saya melihat prospek usaha kue kering akan membuahkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu berbekal resep yang saya peroleh dari internet, saya memberanikan diri untuk merealisasikan segudang ide.

Semuanya serba otodidak. Jatuh bangun, sukses gagal bukan barang baru. Semuanya melekat untuk menjadikan diri saya sebagai wirausaha yang sebenarnya. Saya ingin mengikuti jejak sukses wirausaha lainnya, terutama wirausaha wanita. Keputusan terpenting  dalam sebuah keluarga tak lepas dari tangan wanita. Kemajuan suatu bangsa pun tak terpisahkan dari campur tangan wanita. Para wanita Indonesia, bergeraklah. Mulailah melangkah dari sekarang. Langkah-langkah kecil yang Anda buat akan berarti besar untuk masa depan negara tercinta kita Indonesia.

Kue Kering Mete Coconas Cookies.jpg
Bersama Blibli saya yakin usaha yang sekian lama vakum bisa kembali berjaya.

Pada 2015 kesibukan bekerja membuat saya menutup sementara usaha kue kering Coconas Cookies. Rasanya sayang menutup selamanya usaha yang sudah dibangun dengan upaya yang sungguh besar. Hingga saya membaca sebuah artikel yang mengatakan, “first and foremost, must take responsibility for your own life. Take responsibility and ownership for your decision-making. Don’t blame anybody. Don’t blame the government”.

Agar usaha kue kering Coconas Cookies meraih kembali kejayaannya seperti saat dimulai, saya harus memasarkannya secara digital. Bersama Blibli saya merasakan semangat baru. Mungkin saya bisa berjualan di website Blibli. Rencana lainnya adalah merancang video step by step membuat kue kering. Segala upaya akan dikerahkan untuk mendukung usaha saya.

Tahun 2012 sampai 2014 lalu saya hanya memanfaatkan media blog, Facebook, dan Twitter untuk memasarkan produk. Sementara sosial media baru  bermunculan, seperti Instagram. Saya harus memanfaatkannya sebaik mungkin, seperti  upload foto terbaru kue kering Kreasiku serta informasi terkait lainnya. Bersama Blibli.com saya yakin, bisnis yang sekian lama vakum bisa kembali mendulang kesuksesan.

Wujudkan Mimpi Membangun Kembali Bisnis bersama Blibli

Impact Investment, Berinvestasi sambil Berbuat Kebaikan

P2P Lending
Peer-to-peer lending untuk ekonomi Indonesia yang lebih inklusif.

Investasi berdampak kebaikan perlu kamu pertimbangkan sebagai salah satu pilihan berinvestasi. Mari berkontribusi dalam gerakan membangun Indonesia yang lebih baik.

Jumlah penduduk prasejahtera di Indonesia sebanyak 28 juta dan 70% diantaranya adalah perempuan. Mereka hidup di wilayah suburban dan pelaku usaha mikro. Membantu mereka artinya mempercepat pengentasan kemiskinan. Sementara itu banyak orang di luar sana yang memiliki disposable income ingin menolong kelompok tersebut. Modal Antara hadir sebagai peer-to-peer (P2P) lending platform atau pinjaman online berbasis teknologi yang mendorong sektor informal lebih berdaya. It’s not just investment, it’s impact investment. Berikut lima alasan kamu harus berinvestasi di P2P lending:

  1. P2P lending menawarkan channel baru untuk orang-orang yang punya disposable income.

Disposable income adalah pendapatan yang siap dimanfaatkan untuk membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan dalam bentuk investasi. Reksadana, properti, atau emas adalah beberapa investasi yang umum dikenal. Seiring dengan perkembangan teknologi, P2P lending adalah pilihan baru untuk mereka yang ingin berinvestasi. Setiap investasi tentu memiliki risiko. Untuk itu perlu mempelajari masing-masing instrumen sebelum memutuskan berinvestasi. Contohnya saham yang memberikan  keuntungan besar dalam jangka panjang atau properti yang tidak likuid.

  1. Kamu meminjamkan uang ke sektor riil, yaitu pengusaha mikro.

Dahulu sektor riil dianggap berisiko. Para penerima pinjaman yang berkecimpung di usaha mikro dapat mencicil pinjaman mereka. Hal tersebut membuktikan bahwa berinvetasi di usaha mikro itu kini tidak lagi berisiko tinggi.

  1. Kamu memberi pinjaman kepada usaha mikro yang unbankable.

Unbankable artinya usaha mikro itu tidak punya akses ke conventional financial seperti bank. Salah satu penyebabnya adalah rumah penerima pinjaman yang terlalu jauh dan sulit dijangkau. Pemerintah menargetkan inklusi keuangan mencapai 75%. Fintech dipandang mampu membantu memperkuat industri keuangan atau memperkecil financial gap. Inklusi keuangan yang masih sangat rendah saat ini adalah peluang. Fintech adalah matchmaker yang mempertemukan pemberi dan penerima pinjaman.

Challenge kita dalam literasi keuangan adalah mengedukasi masyarakat. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membuktikan bahwa mereka yang unbankable itu bisa dipercaya dan memperoleh akses pinjaman. Individu atau dunia usaha harus memanfaatkan kesempatan ini ke depannya. Dengan demikian usaha mikro yang melakukan pinjaman melalui  fintech  bisa bertumbuh dan berkembang serta memiliki track record yang bagus untuk masuk ke perbankan.

  1. Memberikan pinjaman modal kepada ibu-ibu artinya kamu empower perempuan.

Mengapa fokusnya ke ibu-ibu? Multiplier effect saat empower perempuan lebih tinggi dibandingkan empower laki-laki. Terbukti perempuan tidak hanya memikirkan dirinya sendiri. Sesederhana saat ibu kamu berbelanja ke supermarket. Beliau akan membelikan snack untuk adik kamu atau membeli telur untuk sarapan keluarga. Empower perempuan artinya empower ayah dan anak-anak. Model Grameen Bank yang dikembangkan oleh peraih Nobel Muhammad Yunus di Bangladesh berbentuk  group lending.

  1. Pinjaman yang disalurkan memberikan dampak sosial.

Apa keuntungan untuk investor? Impact investing, bahwa investasi pembiayaan ini tidak hanya memberikan return yang jauh lebih baik dibanding conventional instrument, juga memberikan efek secara sosial. Ada banyak ibu yang akan terempower. Ada alternatif baru bagi  para investor di luar sana yang semula avid investing di reksadana atau properti, kini memiliki pilihan yang memberikan return bagus dan membantu menggerakkan ekonomi Indonesia di sektor riil. Bagaimana mengurangi gap orang kota yang semakin kaya dan orang desa yang hidupnya begitu-begitu saja. Duduk bersama warga, memberikan pemahaman bahwa peningkatan pendapatan bisa digunakan untuk menyekolahkan anak sehingga mereka lebih pintar. Dengan demikian gap bisa berkurang. Sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sungguh nyata, kita bisa sejahtera bersama. Hal tersebut sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menekankan inclusive economy, ekonomi yang tidak hanya berputar di kota, juga empower orang di luar kota.

The power of technology bisa menjadikan hal baik yang semula offline berubah ke online menjadi lebih cepat. Itulah transformasi fintech yang menginginkan lebih banyak orang terlayani dan usaha mereka semakin maju.

Mari bergabung dalam gerakan investasi kebaikan bersama Modal Antara untuk ekonomi Indonesia yang lebih inklusif.

Impact Investment, Berinvestasi sambil Berbuat Kebaikan

Atlet Indonesia, Mengukir Prestasi bagi Negeri

sumber FMB9ID_
Menteri Pemuda dan Olahraga  Imam Nahrawi bersama para atlet berprestasi Asian Games 2018. (sumber foto: twitter.com/FMB9ID_)

Lompatan luar biasa yang dicapai para atlet dalam Asian Games 2018 membuktikan Indonesia sebenarnya menyimpan potensi. Pencapaian gemilang para atlet merupakan buah dari komitmen yang kuat dari masyarakat untuk meningkatkan prestasi di bidang olah raga.

Pada 3 September 2018 Forum Merdeka Barat 9 menyelenggarakan diskusi dengan tema ‘Atlet Kita Prestasi Bangsa’. Diskusi tersebut menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga  Imam Nahrawi, atlet lari gawang Emilia Nova, atlet panjat tebing Aries Susanti, Puji Lestari dan Aspar Jaelolo serta pelatih panjat tebing Hendra Basir.

Emilia bersyukur atas pencapaiannya meraih medali perak dalam nomor lari gawang 100 meter putri Asian Games 2018. Untuk pertama kalinya atletik bisa menyumbangkan medali perak di nomor tersebut. Semua itu  berkat dukungan dari orangtua, pelatih, dan Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Emilia berada dalam pembinaan PB PASI sejak tahun 2010. Banyak pengorbanan yang telah dilakukannya, diantaranya meningalkan keluarga dan cedera.

Menurut Emilia, atletik adalah salah satu cabang olah raga yang sulit meraih medali di skala Asia. Ia memuji atlet Korea, peraih medali emas yang memiliki performa bagus. Sebelum mengikuti Asian Games, Emilia mengaku kakinya sempat sakit. Oleh karena itu ia  butuh pemanasan yang banyak saat berlatih. Kalau pemanasan kurang bagus, sakitnya terasa. Berbeda halnya ketika bertanding, apapun yang terjadi di lapangan harus dihadapi. Selain sebagai atlet, Emilia berkuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Selain itu ia memiliki usaha indekost. “Di PON 2016 saya dapat tiga emas. Bonusnya saya investasikan,” kata Emilia yang meraih medali perak pada SEA Games 2017.

Emilia bersyukur atas bonus PNS yang dijanjikan Imam. Kini ia lebih tenang dan termotivasi dalam berlatih. Dahulu ia sempat khawatir akan masa depannya karena belum memiliki pekerjaan tetap. “Semoga pembinaan pelatnas terus dilakukan dan try out yang banyak untuk persiapan olimpiade,” kata Emilia.

Pengorbanan juga dirasakan Puji yang harus berjauhan dengan suami yang berprofesi sebagai guru. Saat persiapan Asian Games 2018, lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ tersebut hanya bisa bertemu suami sebulan sekali. Itupun maksimal dua  hari saja. Puji merasa tertantang berlatih dengan atlet  muda yang bersemangat. Ia tidak mau kalah dan tetap fokus. Puji hanya  ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia. Terlebih Asian Games diselenggarakan pada bulan Agustus yang identik dengan hari kemerdekaan. “Alhamdullilah satu emas dan satu perak untuk Indonesia saya persembahkan pada Asian Games 2018,” tutur Puji yang lahir di Jakarta, 15 Juni 1990.

Puji merasa bertenaga ekstra saat bertanding dalam Asian Games. Pasalnya dukungan penonton Indonesia yang luar biasa sungguh membangkitkan. Hal itu di luar ekspektasinya. “Momen-momen itu yang saya ingat. Perjuangan yang tidak instan,” kata Puji yang meraih peringkat 3 kejuaraan dunia kategori speed climbing, International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup Chongqing, China 2018.

Puji memandang bonus PNS yang dijanjikan pemerintah membuat dirinya lebih fokus berlatih. Pasalnya dunia atlet itu tidak selamanya berada di atas, ada masanya. Tak hanya itu, bonus tersebut memotivasi para atlet untuk berprestasi. “Semoga support dan dukungan menpora tidak sampai di sini, bahkan lebih,” tutur Puji.

Aries mengenal panjat tebing saat duduk di kelas 2 SMP. Jauh sebelum itu ia telah mengetahui dunia atlet. Aries melihat, kompetisi panjat tebing  itu menantang dan seru. Ia berkomitmen  mempertahankan prestasinya saat ini. Baginya perjuangan itu bukan persoalan mendapatkan juara melainkan berusaha mempertahankannya.

Aries yang dijuluki spiderwoman Indonesia telah menggeluti panjat tebing selama 11 tahun. Proses itulah yang mengantarkannya  sampai ke Asian Games. Aries selalu menikmati proses berlatih. Pemecahan rekor menurutnya membutuhkan latihan bertahun-tahun. Aries merasa di pelatnas dirinya ditempa oleh pelatih agar bisa menghasilkan yang terbaik untuk Indonesia. “Bonus PNS untuk atlet berprestasi memotivasi kami terus berjuang untuk negeri,” kata Aries yang meraih medali perak Kejuaraan Dunia di Tai’an, China 2018.

Aries sempat menyerah, ingin melanjutkan kuliah di Universitas Muhammadiyah Semarang. Pasalnya pada PON 2016 ia tidak meraih medali. “Hingga saya menemukan partner yang menyemangati saya mengejar  pelatnas. Alhamdullilah, saya terus berlatih dan bersungguh-sungguh sampai bertemu pelatih yang menjadikan saya seperti ini. Bantuan untuk pelatnas sangat membantu para atlet untuk berprestasi ke depannya,” ujar Aries yang merupakan juara dunia kategori speed climbing, IFSC World Cup Chongqing, China 2018.

 

Dukungan Pemerintah

Aspar menilai baik pelatih yang bisa mengembangkan potensi para atlet. Atlet berprestasi dilihat dari kacamata pelatih. Aspar merasakan adanya perbedaan dalam pembinaan atlet pada pemerintahan sekarang dan sebelumnya. Hal itu terlihat pada dukungan alat yang diberikan pemerintah untuk bertanding di tingkat internasional. Selain itu adanya latihan jangka panjang yang lebih terarah. “Pelatnas menuju Olimpiade 2020 sebaiknya tidak kejar tayang,” tutur Aspar yang meraih medali perak dan perunggu pada Asian Games 2018.

Selain sebagai atlet, Aspar bekerja sebagai PNS di Kemenpora dengan jabatan fungsional pelatih. Ia memandang profesi tersebut membuat dirinya lebih tenang. “Bonus PNS memotivasi atlet muda akan masa depan atlet yang lebih baik,” kata Aspar yang lahir di Wani, 24 Januari 1988.

Hendra memaparkan, keberhasilan cabang olah raga panjat tebing yang menyumbangkan tiga emas, dua perak, dan satu perunggu tidak datang begitu saja. Artinya ada sistem yang berjalan dengan baik. Sistem tersebut tidak mungkin berjalan tanpa dukungan dari pemerintah. Sebelumnya para atlet harus menunggu beberapa bulan untuk mendapatkan peralatan atau sepatu panjat. Itupun hanya satu atau dua sepatu. Hendra mengusulkan setiap atlet harus mendapat tujuh sepatu. Pasalnya sepatu yang kurang layak tidak bisa digunakan saat bertanding dengan kontur papan yang memiliki presisi. Dukungan lainnya adalah try out menuju kejuaraan dunia dan training camp selama satu bulan di Rusia. “Dukungan pemerintah sangat berpengaruh besar pada prestasi atlet. Terima kasih kepada pemerintah,” kata Hendra yang merupakan pelatih para juara dunia speed world record.

Ditanya mengenai bonus untuk para atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu, Imam menjelaskan, bonus tersebut 100% berasal dari APBN dan tidak dipotong pajak. Ia menduga pihak swasta memberikan bonus langsung ke masing-masing atlet atau pelatih. Mengapa bonus itu cepat diberikan? Sebab Kemenpora bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan perbankan. Setelah menonton pertandingan, Imam harus menandatangi sertifikat sampai mencocokkan nama agar tidak terjadi kesalahan di buku tabungan masing-masing atlet. Setelah serah terima bonus dengan presiden, Imam kembali mencocokkan janji presiden dengan nomimal yang tertera di buku tabungan. “Atlet yang tidak menang tetap diberikan insentif. Semula Rp 10 juta lalu dinaikkan menjadi Rp 20 juta per atlet. Saya merangkul dan menepuk punggung mereka yang belum berprestasi. Saya bisikkan, masih ada hari esok dimana kamu bisa mengukir sejarah, jangan berkecil hati,” ujar Imam.

Pemerintah akan memaksimalkan anggaran untuk pembibitan, pertandingan, dan peningkatan mutu pelatih. Diharapkan rencana tersebut berjalan efektif guna menghadapi pertandingan di level internasional. “Tahun 2017 ada 300 atlet yang kami angkat menjadi PNS karena berprestasi di SEA Games. Atlet Para Games yang meraih medali juga akan diangkat menjadi PNS,” ujar Imam.

Di mata Imam, Asian Games telah meyatukan perbedaan dan menumbuhkan kehangatan sebagai bangsa yang berbeda-beda. Asian Games telah menggerakkan hati orangtua, keluarga, guru, dan anak untuk menjadikan olah raga sebagai pilihan ke depan dan sesuatu yang dicita-citakan. Asian Games telah meninggikan harkat dan martabat bangsa. Asian Games menjadikan Indonesia percaya diri menjadi tuan rumah multievent dan single event karena memiliki venue dan volunteer terbaik di dunia, panitia pelaksana, serta wartawan yang telah memfigurkan idola-idola baru. “Kita tentu lebih optimis menyongsong masa depan. Selamat berjuang untuk semuanya. Terima kasih telah mensupport kita,” ujar Imam.

Atlet Indonesia, Mengukir Prestasi bagi Negeri

Pengasuhan Anak Berbasis Karakter guna Menangkal Narkoba dan Pornografi

Happy Family
Sumber foto: http://www.istockphoto.com

Anak-anak menjadi sasaran dari berbagai hal yang akan merusak masa depan mereka seperti narkoba dan pornografi. Orangtua wajib mendidik, membesarkan, dan melindungi mereka. Selain itu dibutuhkan peran dari berbagai sektor, mulai dari lingkungan, sekolah, pemerintah seperti kader PKK, hingga LSM.

Jagalah milik kita dan keluarga dari azab api neraka. Maknanya sangat besar, orangtua harus meluangkan waktu untuk memperhatikan anak. Bila perlu orangtua harus tahu anak bergaul dengan siapa atau ke mana dia bermain. Sebab anak yang bermasalah akan panjang akibatnya. Orangtua harus capai, capai yang membuahkan hasil. Dulu apa yang dikatakan orangtua dituruti anak. Sekarang saat anak dilarang, ia akan mempertanyakan penyebabnya. Oleh karena itu orangtua dituntut belajar untuk mengikuti pengetahuan anak. Belajar tidak ada batas waktunya. Belajar bersama dalam rangka membangun karakter anak agar mereka menjadi pengganti orangtua. Saat ini kita memasuki era digital dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Data menyebutkan anak yang mengalami pelecehan seksual dan penyalahgunaan narkoba semakin bertambah. Ini berbahaya. Apa yang bisa dilakukan?

Tugas orangtua adalah membesarkan anak menjadi individu dengan mental, moral, dan spiritual yang kuat. Guna menghadapi periode ini, orangtua harus melakukan pengasuhan yang tepat bahkan sejak anak dalam kandungan. Untuk membentuk anak menjadi baik, prosesnya perlu dimulai dari pernikahannya yang baik sebagai dasar pembentukan karakter keluarga. Proses pembekalan terutama dalam menghadapi godaan di lingkungan. Untuk itu  kita harus melakukan pengasuhan di periode yang paling kritis, yaitu usia 2 tahun. Usia itu adalah masa otak anak dengan milyaran sel yang berkembang sangat pesat. Anak yang tumbuh dalam kasih sayang orangtua akan berbeda tumbuh kembangnya.

Bagaimana anak menangkal pengaruh narkoba? Sudahkah orangtua mengasuh anak dengan baik di lima tahun pertama kehidupannya? Kalau lima tahun pertama kehidupan anak beres, tentu akan beres ke depannya. Ada 80 juta anak di Indonesia. Jika diasuh dengan baik akan menjadi potensi. Jika tidak, akan menjadi beban untuk orangtua, masyarakat, pemerintah, dan negara. Sebenarnya peluang anak terpapar bahaya pornografi itu saat remaja. Karena saat itu mereka bersosialisasi, memiliki rasa ingin tahu, dan berada pada masa pubertas. Bagaimana membatasi akses anak pada narkoba dan pornografi?

Memprihatinkan ketika anak menjadi korban, ia akan menjadi pelaku.Apa upaya preventif  yang bisa dilakukan untuk mencegah hal ini terjadi? Ketika seorang anak terkena adiksi, kerja otak yang diserang. Maka anak tidak bisa mengontrol diri. Sejak kecil otak anak harus bersih, tidak diperlihatkan pada sesuatu yang buruk atau polutan. Penelitian menunjukkan anak yang  mencoba narkoba diawali dengan rokok dan minuman keras. Caranya adalah pengasuhan anak berbasis karakter, bagaimana menanamkan akhlak mulia kepada anak sejak dini. Dimulai dari diri ibu. Kalau ibu belum berakhlak mulia, rintangannya akan banyak sekali. Oleh karena itu coba jadikan akhlak mulia sebagai bagian dari kehidupan, mulai dari cara berpikir, emosi, bertingkah laku, hingga beramal. Kalau itu dijadikan bagian dari keyakinan dan kepercayaan, semua akan beres. Itu menjadi parental belief dari ibu untuk menjadikan anak berakhlak mulia dan cerdas.

 

Kontrol dan Kepercayaan Diri

Kunci pengasuhan berbasis karakter adalah kasih sayang, lembut kepada anak, hingga  tidak membentak apalagi menghina atau merendahkan. Gunakan bahasa dengan kasih sayang sehingga anak memiliki hati yang lembut. Anak yang dihina sejak kecil menjadikan harga dirinya down. Itu yang menjadi penyebab anak lebih percaya teman dibanding ibunya. Berikan perhatian saat anak menangis. Ceritakan kisah nabi atau pahlawan kepada anak guna membentuk karakter. Sering memeluk dan mencium anak. Saat itu dilakukan akan ada hormon yang bekerja dan membuat endorfin anak meningkat. Akibatnya anak mempunyai keinginan untuk selalu berbuat baik. Bentuk kelekatan emosi dengan anak sejak bayi guna  menghalangi anak melakukan hal yang tidak baik. Biasakan ucapkan kata-kata yang baik. Bentuk kepercayaan diri anak. Penelitian menunjukkan kontrol diri dan kepercayaan diri adalah faktor yang mampu memblokir keburukan yang mungkin datang saat anak berada di luar rumah. Anak yang percaya diri ketika diajak temannya akan menolak. Sebaliknya anak yang tidak punya kontrol diri akan mudah terbawa arus, mudah dipengaruhi. Rangkul, peluk, cium anak. Dengan demikian saat anak punya masalah, ia akan datang kepada ibunya.

Ayah menjadi role model untuk anak laki-laki. Kalau kontrol ayah kurang terhadap anak laki-laki, ia berisiko melakukan perilaku yang buruk. Keberadaan ayah bagi anak perempuan bertujuan memunculkan kontrol diri ketika berhadapan dengan situasi apapun. Saat ini narkoba telah menyebar ke seluruh provinsi, kabupaten, bahkan pulau-pulau kecil. Bukan hanya produk, juga perilakunya. Baru-baru ini tersiar berita anak seorang artis ditangkap karena terbukti menggunakan narkoba. Remaja biasanya lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman ketimbang orangtua. Orangtua cenderung melepaskan remaja dengan tujuan mempersiapkannya menuju dewasa. Remaja yang berteman dengan orang yang kurang tepat akan menerima pengaruh buruk.

Narkoba dan pornografi itu adiktif, membuat seseorang mau lagi dan lagi. Anak biasanya tidak sadar menjadi korban pornografi. Mungkin mereka tidak tahu atau takut mengadu ke orangtua. Ciri utamanya anak yang terkena pengaruh pornografi adalah kejanggalan pada dirinya dan prestasi akademik yang menurun. Anak yang mengalami masalah dicirikan dengan perubahan perilaku yang signifikan, misalnya diam atau mengurung diri di kamar. Anak-anak yang boring karena terlalu banyak pelajaran atau kesepian, tidak ada tempat berbagi, hingga anak yang mendapat perilaku kurang menyenangkan dari teman atau guru menjadi sasaran pornografi. Perlu dicari tahu penyebab anak lari ke pornografi. Oleh karena itu bermain dan belajar harus diseimbangkan. Pornografi itu pelarian yang menyenangkan. Berawal dengan penasaran. Ketika anak kecanduan pornografi, ia menganggap biasa saja atau mati rasa. Untuk itu harus seimbang antara disiplin dan kasih sayang. Jangan memaksakan minat dan bakat yang menurut orangtua baik untuk anak. Teknologi informasi harus dipahami dengan arif. Orangtua, guru, dosen, dan pembimbing harus belajar. Perlindungan anak harus dimulai dari keluarga, misalnya mengajak anak mendiskusikan sesuatu yang muncul di TV. Itu kesempatan menyelidiki anak. #sahabatkeluarga

Pengasuhan Anak Berbasis Karakter guna Menangkal Narkoba dan Pornografi

Perjuangan Koperasi Menjawab Tantangan Jaman

cooperatives 2
Sumber foto: https://www.timeanddate.com

Dalam pasal 33 UUD 1945 disebutkan amanat perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Dengan demikian produksi, distribusi, dan konsumsi harus mengacu kepada ekonomi berbasis kerakyatan yaitu ekonomi kekeluargaan. Akan tetapi di tengah perjalanan waktu dengan adanya globalisasi dan liberalisasi menjadikan koperasi saat ini mengalami kegamangan. Bagaimana  koperasi tetap eksis dan menjadi jati diri bangsa?

 

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram memaparkan, reformasi di bidang koperasi mencakup tiga aspek yakni, rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan. Semua aspek tersebut  untuk menghadapi perubahan baik di tingkat  regional maupun internasional. Perubahan yang sangat signifikan di tingkat nasional adalah kecenderungan bunga kredit single digit, ditandai dengan suku bunga KUR yang ke depan turun menjadi 7%. Tentunya koperasi yang mengandalkan bunga tinggi harus bisa mengantisipasi. “Koperasi harus qualified baik dalam segi modal maupun pelayanan,” kata Agus.

Rehabilitasi dilakukan dengan  mendata anggota koperasi dan menata kembali kelembagaan. Reorientasi dengan  melakukan  input teknologi informasi yang semula koperasi tradisional menjadi koperasi modern. Sementara  pengembangan dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga asing untuk memperoleh bunga yang rendah serta melakukan investasi dan modal penyertaan. Koperasi jangan terlena oleh situasi di zona nyaman, harus melakukan perubahan. Koperasi yang tidak melakukan pengembangan perlahan akan tergerus dan terhempas. Terlebih  tantangan ke depan semakin besar. Hal ini perlu  menjadi introspeksi bersama.

Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso menjelaskan, koperasi belum  berjalan sesuai dengan harapan padahal koperasi adalah soko guru bangsa. Koperasi adalah lembaga ekonomi yang sangat cocok di Indonesia. Jika koperasi yang memiliki  watak kemasyarakatan dikembangkan, perekonomian kita akan tercapai. Pada  2016 anggaran koperasi  hanya Rp 1,2 triliun, tidak mencapai 1% dari  total APBN. Untuk itu keberpihakan negara  diperlukan. Kita harus berani mengubah UU No. 39 Tahun 2008. Pemerintah  menempatkan Kementerian Koperasi dan UKM  pada level 3, bukan level 1. Artinya belum menjadi skala prioritas. “Bagaimana koperasi kita akan besar, makmur kalau kita tahu kekuatan ekonomi kita ada di koperasi. Bandingkan dengan Malaysia dan Singapura,” kata Bowo.

Seharusnya pemerintah  melakukan pembinaan dan pendampingan, selain mengucurkan dana. Diharapkan pemerintah memberikan anggaran Rp 3-5 triliun  untuk koperasi. Kalau pemerintah ingin koperasi bisa bersaing dengan MEA,  pemerintah harus berpihak dengan anggaran. Di sisi lain Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari menyampaikan, untuk mencapai hal tersebut tidak ada magic formula. Karena itu kita harus berproses mencari keseimbangan. Kita harus waspada, perjuangan ke depan berat dan kita harus menanggulangi keadaan. “Menurut saya yang harus kita lakukan adalah  menyerang, maju, menyerbu,” tutur Choirul.

Kondisi yang kita hadapi sekarang adalah  pelemahan ekonomi global. Di lain sisi, ada hal baru yang bisa direngkuh, yakni memperkuat pasar domestik. Indonesia membutuhkan upaya serius untuk berbenah diri, dalam segi korupsi, efisiensi birokrasi pemerintahan, pajak, sampai dengan public utility. Bagaimana caranya koperasi mampu menghadapi kompetisi di ASEAN? Mari kita mengkoperasikan koperasi. Apa artinya? Choirul yang berpuluh tahun menangani koperasi mengungkapkan, semakin banyak koperasi yang mengabaikan identitasnya sebagai koperasi, sebagai organisasi yang menekankan aspek pendidikan, sebagai lembaga yang menjunjung tinggi rapat anggota tahunan. Lebih serius adalah  sebagai usaha yang bersedia melakukan kerja sama antarkoperasi. Padahal kerja sama itu dibentuk untuk memperbesar skala usaha dan mengurangi risiko. “Ini yang jarang dilakukan. Koperasi lebih senang bekerja sendiri,” kata Choirul.

 

Perubahan

Dalam pandangan Choirul, koperasi memiliki ciri kelembagaan yang berbeda dengan lembaga usaha lainnya. Pertama, koperasi harus memiliki legalitas yang memadai untuk bisa melakukan kebijakan hukum maupun kerja sama usaha. Kedua, koperasi harus memiliki kompetensi. Terlalu banyak koperasi yang serba usaha. Ketiga, koperasi harus member based organization, benar-benar menjadikan anggota sebagai pemilik sekaligus pelanggan. Di sisi lain Agung mengemukakan, ketika bicara MEA kita harus bicara kemampuan koperasi itu sendiri. Terlebih kita memasuki era perubahan. Kalau koperasi tidak mau berubah,  tidak mungkin  mengikuti dinamisasi persaingan yang akan terjadi.

Mengapa harus berubah? Sekarang eranya sudah mengalami pergeseran yang luar biasa. Dulu ketika  mau berbisnis, harus ada financial capital. Sekarang  yang diandalkan adalah intelectual capital. Mengapa koperasi harus melakukan perubahan? Karena jamannya sudah berbeda, tantangannya sudah berbeda. Dulu hanya menggunakan monostrategic, sekarang harus multistrategic. Mengapa koperasi harus menangkap semua peluang itu? Pertama, koperasi sebagai gerakan ekonomi,  indikator  menghimpun kekuatan, kemampuan sosial, ekonomi, dan budaya komunitas. Kedua, koperasi harus melakukan konsolidasi sosial dan ekonomi. Sebab koperasi adalah kumpulan orang. “Persoalan yang kita hadapi bersama adalah intrik internal. Harus dilakukan konsolidasi sosial sehingga nyawa untuk bersatu itu diilhami oleh nilai-nilai dan jati diri koperasi,” ujar Agung.

Membangun revitalisasi bisnis koperasi membutuhkan hal-hal seperti,  koperasi harus berbisnis, konsolidasi bisnis baik internal maupun antarkoperasi, dan  modelisasi bisnis. Revitalisasi membutuhkan semangat perubahan di koperasinya, bukan di pemerintah atau legalitas. Kalau tidak mau berubah koperasi akan tertinggal di landasan dan  mati. Kalau mau berubah, koperasi harus berupaya secara optimal dalam  penerapan manajemen profesional. Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia Agung Sudjatmiko, dan Executive Director&CEO IPMI International Business School Jimmy Gani menjelaskan, koperasi  adalah organisasi bisnis sehingga tidak terlepas dari hal-hal yang sifatnya  profitability, human resource, marketing, dan operation excellence. Jimmy mencontohkan Aalsmeer Flower Auction, koperasi bunga terbesar di dunia. Dalam sehari jutaan bunga  dikirim dari seluruh dunia. Operasionalnya menggunakan teknologi informasi dan bunga itu dijual ke penjuru dunia.

Ada tiga hal yang mendasari kompetisi ke depan, globalisasi, urbanisasi,  dan digitalisasi. Bagaimana kita bersikap untuk koperasi? Keberlanjutan atau kesinambungan dari usaha termasuk koperasi ini sangat penting. Perlu model bisnis yang kuat di dalamya. Kalau kita sudah punya model bisnis yang kuat dan tim profesional yang baik, sebetulnya masalah pendanaan sangat memungkinkan. Kini ada  angel investor, private equity, hingga venture capitalist. Jika koperasi  punya modal bisnis yang kuat, tim yang nanti dikembangkan, pembeli yang banyak, dan bisnis yang memadai tak ada masalah. “Ada perubahan dalam  bisnis, yang dilihat adalah networknya. Seberapa besar potensinya,” kata Jimmy.

 

Perjuangan Koperasi Menjawab Tantangan Jaman