Dynamic Youth Lounge, Ruang Kerja Impian

DYL1
Presiden Direktur K-Link Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh saat konferensi pers.

Sebagai perusahaan MLM yang telah beroperasi selama 15 tahun di Indonesia, K-Link tak henti melakukan inovasi. Mengikuti perkembangan jaman demi memenangkan kompetisi bisnis.

Pada 24 Januari 2018 lalu Presiden Direktur K-Link Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh meresmikan Dynamic Youth Lounge (DYL). Berlokasi di lantai 7 K-Link Tower, DYL merupakan coworking space atau ruang kerja bersama berkonsep modern minimalis. DYL yang mampu menampung 25-30 orang terletak di samping Leaders Club Lounge dan Platinum Leaders Club. Dalam sambutannya Dato Radzi menyampaikan coworking space saat ini menjadi trend di kalangan anak muda. Untuk itu DYL dibangun untuk mengakomodasi mereka. Pasalnya anak muda senang bekerja dalam keadaan santai dan tanpa tekanan. Diharapkan DYL bisa menyegarkan pikiran anak muda. “DYL adalah alat untuk anak muda mengaktifkan diri dalam bidang bisnis,” kata Dato Radzi.

DYL6
Dynamic Youth Lounge yang dibuat semenarik mungkin agar pengunjung betah dan bekerja dengan tenang.  

Jika dalam empat bulan DYL dimanfaatkan dengan baik oleh anak muda, tentu program ini  akan diteruskan. Tidak menutup kemungkinan jika sambutannya bagus, DYL dibuka juga di lokasi stockist. Dato Radzi mengimbau member K-Link produktif menggunakan DYL guna  memajukan program Ladies, Syariah, dan Online. Alangkah ruginya kalau kesempatan ini tidak diambil. Kita lihat bersama pada April nanti K-Link akan menjadi MLM yang teraktif dan terbaik di Indonesia. Untuk itu K-Link mempekerjakan profesional. Selain itu  bantuan datang dari  banyak pihak, salah satunya blogger untuk ekspose digital.

DYL2
Ruang kerja yang meningkatkan kenyamanan para mitra K-Link.

Selain sebagai tempat yang representatif untuk mengajak prospek mengenal K-Link baik dari segi bisnis maupun produk dan follow up jaringan, DYL juga bisa digunakan sebagai tempat tutorial make up oleh Ladies Beauty Club. Tersedia fasilitas print serta snack dan minuman. Penelitian membuktikan ruang kerja yang nyaman mampu menunjang dan meningkatkan produktivitas kerja. Semoga kehadiran DYL mampu mengembangkan bisnis serta meningkatkan omset para member dan leader K-Link. Terdapat kurang lebih 400 ribu member aktif K-Link. Tentunya uang yang diperoleh digunakan untuk melakukan kebaikan, entah itu kepada keluarga, teman, agama, maupun bangsa dan negara. Semoga DYL mampu melancarkan dan memudahkan para member dan leader K-Link mendapatkan rezeki yang halal menuju kesuksesan usaha. Semoga DYL dipenuhi keberkahan dan ide brilian dalam menjalankan bisnis.

DYL3
Ruang kerja yang mengakomodasi jiwa dinamis dan kreatif.

Gagasan pendirian DYL, sebagaimana disampaikan Dato Radzi, muncul pada bulan Ramadhan Juni lalu. Intinya membuat perubahan. Jika tidak, perusahaan semakin mundur termasuk produknya. Kalau K-Link ingin maju 20 atau 30 tahun yang akan datang, perlu  menggalakkan anak-anak muda aktif berbisnis. Saat ini generasi Y di K-Link kurang dari  20%. Ciri generasi Y adalah selalu bertanya sebelum melakukan sesuatu. Selain itu anak muda menyukai pekerjaan dengan waktu yang fleksibel dan income yang menarik. DYL merupakan  salah satu cara menggaet member anak muda. “Mereka bisa bawa teman sambil menjamu. Inshaallah anak-anak muda ini terpancing semangat dan emosinya. DYL membuat member K-Link nyaman, bangga, dan yakin terhadap bisnis ini,” ujar Dato Radzi.

 

Solusi

Dato Radzi menegaskan K-Link adalah solusi, bukan semata untuk anak muda, juga pemerintah guna menurunkan tingkat kemiskinan. Salah satu hal yang penting dalam bisnis MLM adalah meyakinkan calon prospek bahwa bisnis ini bisa menjadi solusi untuk berbagai permasalahan yang dihadapi. Selain itu bisnis MLM dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. K-Link memberikan reward berupa fasilitas Wi-Fi dan minuman di DYL, diantaranya kepada manager, saphire manager, ruby manager, dan emerald manager. Sementara itu pengunjung yang ingin menikmati fasilitas DYL cukup membayar Rp 50 ribu. DYL beroperasi pada Senin sampai Jumat pukul 09.00-18.00. Salah satu kegiatan yang diadakan di DYL adalah training marketing. Pada 2020 target K-Link adalah 70% total omset berasal dari online dan 30% total omset berasal dari penjualan langsung. Untuk mencapai tujuan tersebut dibuat tahapan, seperti pada tahun ini targetnya 30% total omset berasal dari online. Sementara itu pada 2019 targetnya 60% total omset berasal dari online. “Bukan berarti omset offline turun, melainkan  online sebagai market baru. Sekarang sulit menarik orang lama aktif di online. Oleh karena itu kita aktifkan orang baru,” ujar Dato Radzi.

DYL4
Ruang tutorial make up.

K-Link memilih jalur pemasaran direct selling karena pangsa pasar untuk industri ini sangat menggairahkan. Saat ini tersedia www.k-net.co.id yang tengah disempurnakan oleh konsultan ahli dari Indonesia dan Malaysia. Mereka membangun sistem dan program guna mengaktifkan anak muda. Dato Radzi menjelaskan, terdapat tiga kategori produk di k-net, yakni food suplement, fashion, dan ladies. Beliau paham anak muda menyukai produk yang fashionable dan trendy. Sayangnya banyak produk K-Link yang belum diluncurkan di pasaran karena harus memiliki sertifikat dari BPOM sesuai dengan perundangan di Indonesia. Prosesnya memakan waktu delapan bulan sampai satu tahun. Seharusnya pada Januari K-Link sudah launch produk kosmetik. “Kita harus sabar,” tutur Dato Radzi.

DYL5
Ruang kerja dengan fitur kekinian.

DYL merupakan pendukung visi besar Dato Radzi mencetak lebih dari 100 platinum leaders club atau mitra K-Link yang memiliki penghasilan di atas Rp 50 juta per bulan pada 2020 mendatang. Target tahun ini omset online K-Link mencapai Rp 50 miliar. Di akhir konferensi pers, Dato Radzi mengutip quote, ‘di mana ada kemauan, di situ ada jalan’. Menurut beliau, aktivitasnya selama ini didasarkan pada pengalaman hidup. Ketika jatuh, kita sering kehilangan motivasi dan kepercayaan. Untuk itu kita harus bangkit kembali. Sebagai orang yang beragama kita harus memiliki keimanan. Saat kita merasa tidak bisa maka kita tidak bisa. Saat kita merasa bisa, Tuhan akan memberikan jalan. “Saat melakukan sesuatu saya sering memakai pepatah orang Melayu, ‘genggam bara api, jangan sampai jadi arang’. Maksudnya, jangan mudah menyerah apapun tantangan dan badai yang datang, teruskan,” ujar Dato Radzi.

Advertisements
Dynamic Youth Lounge, Ruang Kerja Impian

Bersama Membangun Indonesia melalui Startup

MyRepublic1
(kiri-kanan) Co-Founder Modalku Reynold Wijaya, Co-Founder Lemonilo Ronald Wijaya,  Founder Sukawu Teddy Tjandra, dan Co-Founder Rekruta Yanuar Wibisono.

Mereka rela melepaskan karir mapan di luar negeri, kembali ke Indonesia. Memasuki dunia startup yang menawarkan  pengalaman luar biasa.  Bersama membangun negeri dengan kreasi digital. Memajukan  Indonesia selangkah demi selangkah.

Co-Founder Modalku Reynold Wijaya, menyampaikan Modalku adalah pionir layanan peer-to-peer (platform pinjaman  langsung) berbasis teknologi finansial di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Didirikan pada Januari 2016. Misi Modalku adalah mendukung pertumbuhan bisnis UKM. Saat ini Modalku telah membantu lebih dari 200 UKM mendapatkan lebih dari Rp 170 miliar pinjaman usaha. “UKM ini tidak punya akses untuk berkembang, mereka dihadapkan dengan tengkulak,” kata Reynold, pemegang gelar MBA dari  Harvard Business School.

Reynold menuturkan 70% startup gagal. Maka sebelum membangun startup, berpikirlah matang-matang. Startup harus berani gagal. Siapkan mental! Reynold berpesan, sebelum membangun startup carilah co-founder yang memiliki latar belakang dan value yang berbeda  dengan kita, seperti etnik. Dengan demikian startup bisa masuk ke komunitas yang berbeda-beda dan berelasi dengan bermacam-macam orang.

MyRepublic4
Sukawu, penghubung peserta didik dengan penyedia kursus dan pendidikan non formal.

Founder Sukawu Teddy Tjandra, memaparkan Sukawu adalah  startup EdTech  yang dibentuk untuk memberikan ‘one-stop solution’ bagi orang-orang dari segala usia dalam mengeksplorasi bakat dan minat untuk mewujudkan potensi maksimal mereka. Format Sukawu adalah online portal dan marketplace yang menghubungkan peserta didik dengan penyedia kursus dan pendidikan non formal seperti art, music, hingga public speaking. Tujuannya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Passion saya, create something better solution karena dari dulu suka problem solving,” kata Teddy.

Teddy menilai Indonesia memiliki kekurangan, yaitu sumber daya manusia. Padahal education is important. Karena itu Teddy mendirikan startup Sukawu pada September 2015. Sukawu terdiri dari dua kata, yakni  Suka dan Wujudkan Impianmu. Orangtua cenderung  melihat nilai akademik sebagai kunci kesuksesan dalam hidup. Sukawu  membantu orang muda untuk eksplorasi bakat sejak dini. Selain itu membuka wawasan  orangtua bahwa ada bidang lain yang bisa ditempuh dan dijalani melalui serangkaian seminar.  “Kita hidup  untuk memberdayakan manusia. Seperti orangtua yang memberdayakan anak agar  menjalani hidup sesuai keinginan, passion, dan skillnya,” ujar Teddy.

Permasalahan yang ditemui Teddy adalah selama ini orang harus menghubungi satu per satu lembaga kursus untuk mengetahui program yang ditawarkan. Jelas ini tidak memudahkan. Karena itu Teddy  membuat online marketplace mengenai  kursus dan training dari lembaga yang sudah ada dan terverifikasi. Saat ini  100 lembaga bergabung dalam Sukawu. Mereka dibantu dalam  branding di social media.

Teddy juga membangun  Sukawu Academy yang mengadakan workshop dan seminar. Sukawu bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai partner. Apa skill yang diperlukan sejak awal dan bagaimana mereka bisa mengoptimalkannya untuk menjalani karier nantinya. Sukawu juga mendatangi sekolah-sekolah dan homeschooling community.

Dalam mengoperasikan startup, menurut Teddy selain passion, dibutuhkan  persistence. Memang tidak mudah. Banyak hal yang bisa membuat pelaku startup menyerah. Jika Anda tahu tujuan yang ingin dicapai, semua itu akan bisa terlewati. Kita bisa membuat perubahan revolusioner  untuk masyarakat Indonesia yang menciptakan dampak sosial. “Sudah banyak di luar sana  entrepreneur yang tidak hanya fokus ke profit juga membuat suatu perubahan, misalnya umemployment rate,” ujar Teddy, lulusan University of Oxford.

Belajar dari Kegagalan

Co-Founder Rekruta Yanuar Wibisono, mendeskripsikan Rekruta adalah platform rekruitmen untuk mencari dan mengelola kandidat tenaga kerja.  Teknologi machine learning  Rekruta dapat menurunkan cost per hire dan waktu dalam mencari karyawan. Yanuar bercerita tentang dirinya yang  lahir dan besar di Malang. Selanjutnya ia berkuliah di jurusan Computer Science University of Illinois.

Lulus kuliah Yanuar sempat bekerja sebagai Software Engineer di Quora. Ia mengaku  nyaman dengan  company culture Quora. Yanuar bahagia menjalani pekerjaannya. Hingga ia melihat banyaknya kesempatan yang  bisa dikembangkan di Indonesia. Yanuar  bertekad kembali ke Indonesia, melepas pekerjaannya. Ia membangun  Rekruta pada Desember 2015. Rekruta terdiri dari dua kata, recruitment dan talenta. Fokus Rekruta sekarang adalah mendapatkan tech talent, product manager, hingga sales people. “Startup itu seperti rollercoaster, naik turun. Saya tidak pernah menyesal  pulang ke Indonesia, keluar dari pekerjaan  di Amerika,” ujar Yanuar.

Yanuar menemukan problem yang besar di Indonesia, orang yang sudah bekerja beberapa tahun memiliki gaji besar sementara mereka yang baru lulus gajinya kecil. Jenjangnya besar sekali. Rekruta membantu mereka mendapatkan dream job. Semua itu kembali ke passion, apakah yang dikerjakan berasal dari hati. Dari startup yang didirikannya, Yanuar mempelajari  ternyata 99% bisnis itu bisa berjalan tanpa modal awal, hanya tenaga kerja dan networking. “Saya lihat di Indonesia terutama di Jakarta sulitnya rekruitmen,” kata Yanuar yang mengaku belajar banyak dari kegagalan.

MyRepublic3
 Lemonilo, gaya hidup sehat bagi masyarakat Indonesia.

Co-Founder Lemonilo Ronald Wijaya, menjelaskan Lemonilo  adalah pasar kesehatan pertama dan terbesar di Indonesia yang menghubungkan penggemar gaya hidup sehat dengan penyedia produk kesehatan dan  alami. Misi Lemonilo ialah  menyediakan gaya hidup sehat bagi masyarakat Indonesia. Dalam pandangan Ronald, masalah  terbesar di Indonesia adalah keuangan, kesehatan, dan transportasi.

Ronald menilai, sekarang sudah bukan jamannya lagi orang mengonsumsi makanan tidak sehat.  Minum kopi saja bisa mengeluarkan sampai Rp 50 ribu. Artinya warga Jakarta  sudah punya kemampuan untuk spending. Ternyata mereka ingin konsumsi makanan sehat. Karena itu konsumen Lemonilo didominasi karyawan dan middle class. “Produk dari vendor yang bergabung bersama kami   tidak ready stock. Pesan hari ini, besok diantar. Karena makanan ini  fresh,  tidak mengandung  pengawet,” ujar Ronald.

Berdasarkan pengalamannya membangun startup, Ronald berpesan  jangan mendirikan startup yang tidak ada permintaannya.  Tes pasar dulu. Seperti yang dilakukan Ronald. Sebelum meluncurkan Lemonilo, ia menawarkan produk kesehatan secara offline. Saat ada respon yang baik, segera realisasikan ide. “Semua bisnis harus profitable. Profit is important,” kata Ronald, lulusan University of Michigan.

MyRepublic2
(kiri ke kanan) CEO Cody’s App Academy Wisnu Sanjaya, Founder Clevio Aranggi Soemardjan, Co-Founder Coding Indonesia Kurie Suditomo, dan moderator Wicaksono Hidayat.

Digital Ekonomi

Banyak sekali startup di Indonesia yang mencoba peduli dan memberi perhatian besar pada dunia anak. Untuk itu kita semua harus bergerak ke sana. Dengan demikian anak-anak Indonesia memperoleh  hidup yang berkualitas. Generasi muda diyakini memiliki kreativitas yang luar biasa dengan ide yang inovatif. Generasi penerus bangsa mempunyai kesempatan menggali pengalaman dari mereka yang sudah berpengalaman untuk dikembangkan menjadi usaha di kemudian hari. Saling berbagi kekuatan ekonomi pribadi  untuk Indonesia tercinta. Saat ini adalah waktu paling tepat untuk menjadi entrepreneur karena pemerintah dan seluruh stakeholder sadar akan hal itu. Menuju visi digital ekonomi 2020.

Para pendiri startup yang fokus pada anak-anak berkomitmen membangun negeri dengan kreasi digital.  Founder Clevio Aranggi Soemardjan menyampaikan, startup bisa dimulai dari visi. Sebagaimana visi Clevio, yakni  clever (bijak memanfaatkan teknologi digital), leverage (bagaimana pengaruh  teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari), human centric (membuat manusia lebih berdaya), dan better good (bermanfaat untuk semua). Kurikulum Clevio berlandaskan  character building yang manusiawi dalam mengembangkan  bakat anak. Dengan demikian anak belajar logika,  psikososial, kerja sama, hingga  entrepreneurship.

Clevio didirikan pada 2013. Peserta kursus programming game tersebut tersebar dari anak, ibu, hingga lansia. Awalnya Aranggi mendirikan Clevio  untuk kebutuhan anaknya yang ekstra introvert. Bahkan saat duduk di kelas 3 SD, anaknya tersebut diterapi karena  stress dengan ketidakmampuan sosialnya. Padahal anak itu mampu membuat game. Aranggi dan istri selanjutnya mencari lembaga yang mengajarkan game. Namun tidak ada. Kemudian Aranggi beserta istri yang berlatar pendidikan psikologi anak membentuk Clevio. Selain IT, sisi sosial difasilitasi. “Sebenarnya saat orangtua bermain game bersama anak, itu bisa menjadi sarana untuk memotivasi anak. Kita bisa terlibat dalam dunia digital, dunia mereka,” ujar Aranggi.

Tahun lalu Clevio diajak oleh sebuah perusahaan di Amerika untuk bergabung dalam gerakan Hour of Code. Tujuannya adalah memperkenalkan coding atau programming ke 200 juta anak di seluruh dunia secara gratis. Visi tersebut diwujudkan dalam bentuk pengajaran coding yang disampaikan orang  dewasa kepada  anak-anak. Tahun ini gerakannya adalah anak-anak mengajar anak-anak. “Ayo generasi Indonesia, majukan generasimu. Berantas buta coding, jadilah duta coding di sekolahmu,” ujar Aranggi.

Apa itu coding? Ilmu memprogram komputer, menyusun logika komputer agar bekerja sesuai perintah kita. Misi  duta coding  adalah membimbing teman-teman di sekolah,  rumah, atau dimanapun untuk belajar coding dengan mudah dan menyenangkan. Sebab coding adalah  bahasa pemrograman digital, bahasa masa depan. Aranggi mengimbau orangtua dan sekolah untuk memberdayakan dan memajukan generasi penerus. Dengan demikian mereka mampu  menguasai masa depan.

Kompetisi karier di masa mendatang itu bukan antara si kaya dan si miskin. Banyak pekerjaan yang dulu tidak ada sekarang ada. Orangtua harus mendidik anak agar mampu bertahan 10 bahkan 20 tahun lagi. Kita tidak tahu dunia masa depan itu akan  seperti apa. Untuk itu pada 13-15 Desember 2016 diadakan Hour of Code di Atamerica. Kegiatan tersebut berfokus pada anak perempuan, ibu rumah tangga, dan penyandang disabilitas. “Semoga lebih banyak perempuan terlibat di dunia  IT agar tidak lagi menjadi dominasi laki-laki,” kata Aranggi, lulusan University of Memphis.

Aranggi berpesan, jika kalian  suka dengan penderitaan jadilah entrepreneur. Aranggi sendiri bekerja di perusahaan selama 15 tahun. Ia belajar IT di dunia kerja. Sebelum usia 40 tahun, Aranggi bertekad  memulai  startup. Menurutnya, penderitaan memulai startup jauh lebih nyaman dibandingkan bekerja di perusahaan. “Kalau motivasi kamu membangun startup itu  uang, forget it,” tutur Aranggi.

Berbagi Mimpi

Co-Founder Coding Indonesia Kurie Suditomo menjelaskan, Coding Indonesia adalah lembaga kursus coding untuk anak-anak, remaja, dan dewasa yang berdiri pada  2013. Coding Indonesia  berangkat dari ide Presiden Obama yang meluncurkan code.org. Saat itu Amerika menghadapi fenomena  tenaga kerja di Silicon Valley didominasi orang Chinese dan India. Bahkan etos kerja mereka jauh melebihi orang Amerika. Akibatnya orang Amerika tertinggal. Kurie memandang, di Indonesia coding menjadi suatu hal yang sangat menarik untuk dimasuki. Pasalnya anak-anak Indonesia butuh pengetahuan  komputer. Sesungguhnya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi  yang dipelajari murid SD berhenti di Microsoft Office. “Itu sudah temuan 20 tahun yang lalu. Mengajarkan komputer ke anak-anak itu sama sekali tidak diberikan,” ujar Kurie.

Mengapa anak-anak? Anak-anak itu  cepat sekali beradaptasi. Secara visual mereka lebih mudah  menangkap. Untuk itu tutor di Coding Indonesia berusia muda. Sebab mereka jauh lebih cepat beradaptasi dalam pembelajaran coding dibandingkan generasi sebelumnya. Coding menjadi kendaraan anak-anak menuju masa depan. Kurie menilai, lebih baik kita mengajarkan anak-anak cara membuat game. Menantang mereka perlahan-lahan. “Secara tidak sengaja bermain adalah belajar. Berikan ilmu kepada anak-anak menurut masanya, bukan masa kita,” kata Kurie yang memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik.

Kurie memulai startup bersama partnernya yang merupakan professional programmer. Saat itu baru  20 anak yang mengikuti kursus. Kini murid di Coding Indonesia terus bertambah. Bahkan  Sabtu merupakan hari yang paling ramai. Pasalnya Senin sampai Jumat anak harus bersekolah. Selain bekerja sama dengan sekolah-sekolah swasta melalui sistem bagi hasil, Coding Indonesia mengirim tutor untuk mengajar pro bono di Rumah Yatim.

Coding Indonesia juga bermitra dengan Indosat untuk mengajarkan  coding di daerah. Kurie ingin berbagi mimpi, bahwa coding itu harus menjadi mainstream. Selama ini subjek yang menjadi mainstream diantaranya bahasa Inggris dan matematika. Padahal coding  bisa membantu anak memahami matematika dengan cara  visual. Selain itu coding  membuat anak beradaptasi dengan komputer.

Kurie mengisahkan, ia dan timnya membawa komputer dari Jakarta. Mereka mengajarkan coding kepada anak-anak yang tinggal di desa yang berjarak 6 km dari Kuningan. Ada anak yang  belum pernah pegang mouse, ada yang belum pernah pegang  komputer. Ada pula ibu yang malu-malu bertanya apakah boleh bergabung belajar coding. Itu kenyataan yang tengah kita hadapi. Kita  bicara tentang 60 juta anak Indonesia yang harus dibantu. Coding itu seperti  calistung dalam bahasa komputer. Melalui coding kita bisa memberikan harapan. “Sehingga suatu saat mereka bisa bermimpi, saya ingin belajar, saya ingin menjadi orang yang lebih dari  sekarang,” ujar Kurie.

Tantangan terberat dalam membangun startup, dalam pandangan Kurie adalah  educate market.  Coding  masih sering menghadapi beragam pertanyaan. Pertanyaan itu tidak hanya datang dari kalangan yang kurang terpapar, juga kalangan berpendidikan. Kurie berharap pemerintah tergerak memasukkan coding ke dalam kurikulum. Semoga cita-cita itu bisa tercapai. Coding itu bukan alternatif, harus menjadi pilihan. Kalau  ingin menjadi yang terdepan di abad ini, kita harus menguasai coding.

Mengubah Mindset

CEO Cody’s App Academy Wisnu Sanjaya menyampaikan, Cody’s App Academy adalah lembaga kursus yang mengajarkan  programming dan membuat game kepada anak-anak. Kurikulum disusun berdasarkan  pengalaman Wisnu. Bahkan Wisnu berani memaparkan visinya tersebut kepada sekolah-sekolah. Selama ini bermain game dianggap  buang-buang waktu. Wisnu ingin mengubah mindset masyarakat dan orangtua mengenai game. Melalui game kita bisa mengajak anak-anak untuk produktif dan kreatif. Wisnu sendiri mengawali karirnya sebagai gamer. Permasalahannya orangtua  menganggap hal itu negatif. “Padahal dari nintendo saya belajar bahasa. Saya belajar menggambar lewat game,” ujar Wisnu.

Bagaimana Wisnu menjaga asa sebagai gamer? Saat  SD, ia  tidak tahu lembaga untuk belajar game. Bermodalkan buku gambar dan pensil, Wisnu mengembangkan keahliannya. Selanjutnya ia kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual walaupun tidak berhubungan dengan game. Lulus kuliah Wisnu bekerja di sebuah studio game terbesar dan tertua di Indonesia. Berdasarkan pengalamannya tersebut Wisnu berpikir mengapa tidak ia  membuat startup.

Wisnu melihat sebuah masalah, di era digital ini orangtua sibuk dengan media sosial sementara anak sibuk dengan game. Namun  orangtua tidak tahu anak akan diarahkan ke mana. Kemudian  anak didaftarkan mengikuti kursus komputer. Ternyata belum juga menarik untuk anak. Cody’s App Academy ingin memberitahu orangtua dan masyarakat bahwa ada solusi untuk anak-anak yang sudah terpapar  game. Lebih baik  memberikan kesempatan kepada anak  untuk bermain. Itu adalah hak mereka. Namun mereka punya kewajiban untuk berkembang dan belajar. Menurut Wisnu, tidak banyak orangtua yang menemukan bakat anak sejak kecil. Orangtua bertanggung jawab agar anak  tetap produktif.  “Main game tidak masalah asal jangan berlebihan.  Di game itu ada codingnya, bagus untuk anak,” ujar Wisnu.

Digitalpreneur

Semua orang  bisa menjadi digitalpreneur. Apalagi warga Jakarta sudah akrab dengan dunia digital melalui pemanfaatan  aplikasi Gojek atau Grab. Data menunjukkan produk yang paling banyak dibeli orang secara online adalah apparel sebanyak 67,1% diikuti sepatu (20,2%), tas (20%), hingga buku (1,8%). “Kita hidup di era serba digital. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam berdigital, seperti berkomunikasi dengan pihak lain sampai membangun usaha,” kata Andi Silalahi, Winner of Google Award Southeast Asia 2010 for UKM.

Andi bertanya, ‘siapa di sini saat membeli pakaian riset online tapi purchase offline, kenapa tidak langsung beli online?’ Supaya tahu perbandingan harga, model, dan warna. ‘Mengapa orang beli online tapi bayar offline?’ Karena takut penipuan. Andi mencontohkan, masyarakat di negara maju  seperti Korea, Australia, atau Amerika belanja menggunakan smartphone saat antri. Selanjutnya produk itu sampai bersamaan dengannya yang  tiba di rumah. “Mungkin beberapa tahun mendatang Indonesia  akan seperti itu,” tutur Andi, peraih Digital Marketing Leadership Award 2012.

Saat ini hidup menjadi mudah dengan berdigital. Fakta ecommerce di Indonesia menunjukkan ada 15,7 juta potential buyer dengan $20 miliar  online transaction. Online shoppers tercatat 7,2 juta dengan 62% melakukan riset online sebelum melakukan pembelian. Andi menjelaskan, uniknya di Indonesia riset online purchase offline. Butuh proses meningkatkan purchase behavior dari sisi online. Dari 57,7 juta total Small Medium Business (SMB) termasuk UKM di Indonesia,  hanya 10% yang berdigital. Entah itu memiliki website, social media, atau menggunakan internet untuk meningkatkan bisnis. “Hari ini Anda tidak harus menjadi pengusaha untuk berdigital. Sebelum menjadi digitalpreneur, dimulai dengan berdigital,” ujar Andi.

Dari 55 juta UKM  di Indonesia, 58% menyumbang ke GDP sementara  90%  meningkatkan lapangan pekerjaan. Keunikan lain dari Indonesia adalah social media yang dijadikan tempat berjualan. Padahal seharusnya tidak. Sementara di Filipina penjualan lebih banyak dilakukan di marketplace atau website.Website yang diibaratkan sebuah rumah harus lebih diutamakan. Berbeda dengan  social media yang lebih dinamis. Andi memberikan ilustrasi, foto yang Anda upload di social media dua minggu kemudian akan sulit ditrack. Namun   Anda bisa membuat online catalog atau kategori  produk di website. Maka website harus dibangun terlebih dahulu.

Andi menjelaskan, jika ingin mengikuti behavior masyarakat Indonesia silakan dimulai dengan social media yang diandaikan sebagai  pintu masuk menuju website. Ada dua pilar yang harus dibangun di dalam website, yaitu content dan komunitas. Misalnya, Anda menjual  makanan  untuk bayi enam bulan. Maka target Anda adalah ibu-ibu hamil. Anda harus pergi ke komunitas ibu-ibu hamil. Produk harus diupdate secara berkala. Kelemahan para pebisnis adalah tidak punya website atau memiliki website tanpa content dan  komunitas. Di Jepang pebisnis dari awal telah menetapkan kontennya secara kontinu. Melalui website Anda bisa menjangkau pelanggan selama 7 hari seminggu atau 24 jam sehari. Bahkan melalui google, seorang perajin di Yogyakarta misalnya bisa menargetkan market di Rusia. Atau  seorang ibu rumah tangga  tidak perlu meninggalkan rumah untuk membuka toko kue.

Bersama Membangun Indonesia melalui Startup

Tahun Baru Semangat Baru bersama Blibli Histeria 1212

Blibli1212
Sumber foto: Blibli.com

Menghitung hari kita akan mengucapkan selamat tinggal pada tahun 2017. Bersiap memasuki tahun 2018. Tentunya tantangan dan pengalaman baru akan mewarnai hidup kita. Berkaca pada perjalanan blogging saya di tahun ini, saya merasa ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, diantaranya fotografi. Jujur dibandingkan menulis, saya tidak terlalu pandai memotret. Terlebih saat ini kemampuan vlogging sebaiknya dikuasai blogger untuk menunjang content.

Blibli1212 ketiga
Sumber foto: Blibli.com

Selama ini saya menggunakan iPad untuk memotret dan merekam. Kemampuannya memang tidak semumpuni kamera profesional lainnya. Oleh karena itu saya melihat Canon PowerShot G7X Mark II bisa menghasilkan gambar dan video dengan kualitas terbaik. Tentunya bisa mempercantik tampilan blog saya. Apalagi saya melihat video yang dihasilkan para youtuber dengan kamera ini sangat bagus. Rencananya kamera ini saya pakai untuk berlatih menghasilkan foto dengan tampilan prima. Selain itu berlatih menghasilkan video dengan muatan yang berisi.

Blibli1212 keempat
Sumber foto: Blibli.com

Wishlist saya berikutnya adalah smartphone. Smartphone yang saya gunakan sekarang masih berfungsi dengan baik. Sayangnya memorinya yang tidak terlalu besar membuat saya harus sering-sering memindahkan isinya ke laptop. Apalagi ada banyak grup WhatsApp yang saya ikuti. Apple iPhone 7 Plus 128 GB menjadi impian saya sejak beberapa bulan lalu. Memang harganya sedikit mahal untuk ukuran saya. Namun saya akui produknya berumur panjang. Seperti iPad saya yang sudah dipakai selama tiga tahun.

Bulan Desember lekat dengan Harbolnas. Menyambut akhir tahun promo dan diskon besar-besaran digelar di berbagai toko online. Blibli, salah satu ecommerce terdepan di Indonesia ikut menyemarakkan Harbolnas ini. Dengan tagline Blibli Histeria 12.12 Blibli mengajak kamu mendapatkan produk yang kamu inginkan dengan harga yang super terjangkau. Mulai dari fashion sampai gadget dengan diskon spesial. Sayang sekali jika promo ini dilewatkan. Seperti apa promo yang ditawarkan Blibli Histeria 12.12?

  1. Serba 12 ribu

Kamu bisa beli produk apapun hanya dengan Rp 12 ribu. Caranya? Kamu cukup amati website Blibli pukul 10.00-22.00. Setiap jamnya akan ada produk pilihan yang diobral dengan harga 12 ribu, seperti produk olahraga sampai peralatan elektronik. Mau cari dimana harga semurah ini?

  1. Diskon hingga 80%

Dapatkan produk dengan harga bersahabat, diskon sampai 80%. Hanya di Blibli Histeria 12.12. Kamu bisa dapatkan produk impian kamu tanpa mengutak-atik tabungan kamu.

  1. Deals dari brand dan bank pilihan

Blibli juga bekerja sama dengan berbagai brand terkenal dengan memberikan potongan harga tambahan di Blibli Histeria 12.12. Selain itu, kalau kamu bertransaksi dengan kartu bank tertentu, kamu berkesempatan mendapatkan promo ekstra.

  1. Promo ekstra diskon di Apps Blibli

Tak cukup sampai di situ, di Blibli Histeria 12.12 kamu juga berpeluang mendapatkan ekstra diskon dengan memasukkan kode promo yang kamu dapatkan dari permainan game flip the card di aplikasi Blibli. Dengan pembelanjaan minimal Rp 500 ribu, kamu bisa dapat diskon Rp 120 ribu. Sementara itu dengan pembelanjaan Rp 300 ribu, kamu bisa dapat diskon Rp 75 ribu. Tak hanya itu, kamu juga masih bisa mendapatkan kupon voucher senilai 50 ribu dengan pembelanjaan Rp 200 ribu dan kupon voucher senilai 25 ribu dengan pembelanjaan Rp 100 ribu.

Dijamin dengan semua penawaran di atas kamu akan memborong semua produk impian kamu. Segera siapkan wishlist 2018 kamu dan dapatkan semuanya di Blibli Histeria 12.12!

Blibli1212 kedua
Sumber foto: Blibli.com
Tahun Baru Semangat Baru bersama Blibli Histeria 1212

Film My Generation: Kids Zaman Now Versus Orangtua Zaman Old

foto My Generation
Saksikan film My Generation yang tayang pada 9 November mendatang. (Sumber foto: Instagram @mygenerationfilm)

“sudah tinggalkan, tinggalkan saja
semua persoalan waktu kita sejenak
tuk membebaskan pikiran
dan biarkan, biarkan terbang tinggi
sampai melayang jauh menembus awan.”

Lagu yang dipopulerkan Iwa K itu sepertinya mewakili perasaan empat sekawan, yakni Orly, Suki, Zeke, dan Konji. Di fase remaja masing-masing dari mereka dihadapkan pada lika-liku kehidupan yang mendewasakan. Orly harus menerima fakta ibunya, seorang single parent yang menjalin hubungan dengan pria yang usianya tidak berbeda jauh dengan anaknya. Suki yang cenderung pemberontak harus berhadapan dengan orangtuanya yang penuntut. Zeke harus menanggung kepedihan dianggap sebagai penyebab kematian adiknya. Konji selalu dibayang-bayangi perbandingan kehidupan masa kanak-kanak orangtua dan dirinya.

Latar belakang itu yang menyatukan mereka. Puncaknya video yang empat sekawan itu buat viral. Video yang berisi protes terhadap sekolah dan orangtua membuat mereka dihukum oleh kepala sekolah tidak boleh liburan ke luar kota. Bukan remaja namanya jika tidak kreatif. Mereka mengisi liburan dengan melakukan hal-hal konyol selayaknya remaja, seperti naik ke atap mall hingga dikejar satpam atau merusak mobil pria yang memutuskan jalinan percintaan dengan Suki. Sayangnya kebersamaan itu dinilai orangtua sebagai hal yang merusak. Seperti orangtua Konji yang menilai Zeke telah merusak masa muda anaknya. Atau Suki yang memandang tiga temannya lebih mengerti dirinya dibandingkan orangtuanya sendiri.

Saat menonton premiere film My Generation pada 2 November 2017 lalu saya melihat adanya perbedaan cara pandang antara orangtua dan anak atau generasi masa kini dan generasi masa lampau. Generasi masa kini melihat kebebasan berekspresi sebagai sarana menjawab pertanyaan sulit dipecahkan, seperti yang dialami Orly dengan eksperimen menghilangkan keperawanan. Ia menilai seorang perempuan berhak menentukan waktu terbaik untuk melepas keperawanannya. Atau Suki, remaja perempuan yang memilih musik rock sebagai wadah meluapkan kemarahannya terhadap orangtua yang tidak menyetujui pilihannya itu. Ia lelah dituntut menjadi anak baik-baik versi orangtuanya.

Selain itu saya melihat anak muda yang berani menyuarakan kegelisahannya terhadap fakta yang mereka hadapi. Perihal setumpuk tugas dari guru yang dinilai sangat memberatkan. Ketika semua tugas itu dikirimkan via email, orangtua memandang anak menghabiskan banyak waktu hanya di depan laptop tanpa kejelasan. Anak juga harus mempersembahkan nilai bagus kepada orangtua. Nilai 80 misalnya yang menurut anak dikejar dengan usaha maksimal nyatanya di mata orangtua masih kurang. Hingga empat sekawan itu menilai sekolah itu menjemukan. Sekolah ditiadakan saja!

Beberapa adegan yang ditampilkan di film My Generation sekilas membawa saya kepada kenangan masa remaja yang berwarna. Terkadang harus patuh di hadapan orangtua, terkadang berdebat dengan orangtua yang berujung pada pertengkaran. Terkadang berbuat kenakalan khas remaja bersama teman-teman seperti membolos atau mencontek saat tes. Pengalaman dengan kesan baik dan buruk itulah yang membentuk pribadi saya saat ini.

Demikian halnya dengan kisah Orly, Suki, Zeke, dan Konji. Di akhir film setiap tokoh itu berdamai dengan orangtua dan dirinya sendiri. My Generation menunjukkan bahwa tidak ada salahnya orangtua meminta maaf di depan anak. Orly dan sang ibu saling berpelukan sambil berderai air mata melepas semua kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Suki dan orangtua saling meminta maaf. Zeke dan orangtua menata hidup dari awal, membiarkan masa lalu pergi sambil mengharapkan masa depan yang lebih baik. Orangtua Konji tak lagi menilai generasinya yang paling baik, menerima generasi sekarang apa adanya. Bagi mereka, setiap generasi memiliki nuansa berbeda.

 

Saling Belajar

Upi, sang sutradara cukup berani menampilkan empat pemain utama  yang terbilang baru di kancah perfilman Indonesia. Upi ingin pemain dengan usia yang tak terbilang jauh dengan remaja masa kini. Ia kurang nyaman bila menghadirkan pemain yang sudah terkenal tapi usia yang dipaksakan mendekati remaja. Workshop dan reading selama empat bulan dari Senin sampai Sabtu pukul 09.00-18.00 serta sesi latihan gitar dan skateboard berbuah akting yang mampu menyejajarkan mereka dengan pemain senior. Karina Suwandi, Ira Wibowo, Aida Nurmala, dan Surya Saputra, beberapa nama pemain senior di film My Generation.

Usai pemutaran film empat pemain utama ditanya apakah ada perbedaan antara karakter yang mereka perankan dengan diri mereka yang sebenarnya. Zeke mengaku dirinya kalem, bukan pribadi pemberontak seperti di film. Orly menilai karakternya hampir mirip yaitu gemar membaca, menyukai sejarah, dan kritis. Konji mengaku sama dengan karakter yang dimainkannya yaitu pendiam. Sementara Suki menilai karakter yang diperankannya dipenuhi problematika, berbeda dengan dirinya yang tenang.

Anda tertarik menonton film My Generation? Ajak buah hati yang telah beranjak remaja. Dampingi mereka memahami setiap adegan di film yang akan tayang pada 9 November mendatang. Mari kosongkan gelas, siap menerima wawasan baru. Orangtua dan anak bisa saling belajar dari film tersebut. Orangtua harus memahami anak, demikian sebaliknya. Masing-masing generasi menghadapi tantangan kehidupan yang berbeda. Tidak ada generasi yang buruk, tidak ada generasi yang lebih baik. Semua saling melengkapi, menjadikan Indonesia seperti sekarang ini.

 

Film My Generation: Kids Zaman Now Versus Orangtua Zaman Old

Lima Alasan Kamu Harus Berbelanja di Blibli Histeria 11.11

4 (2)
Untung berlipat bersama Blibli Histeria 11.11. (Sumber foto: www.blibli.com)

Pagi ini terasa berbeda. Ada pesan yang masuk di smartphone saya. Blibli Histeria 11.11, demikian isinya. Didorong rasa penasaran saya segera membuka website Blibli. Benar saja, ada banyak penawaran menarik yang membuat saya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Meriahkan aktivitas belanja Anda bersama diskon harbolnas dari Blibli.com.

1
Pesan pembawa keberuntungan. (Sumber foto: www.blibli.com)

Berbelanja di Blibli.com bukan hal baru untuk saya. Pakaian hingga kebutuhan rumah tangga adalah item yang pernah saya beli di e-commerce ini. Hemat waktu, hemat tenaga, pembayaran yang praktis, dan gratis ongkos kirim menjadi alasan saya menjatuhkan pilihan berbelanja di Blibli.com. Blibli Histeria 11.11 yang berlangsung pada 6-10 November 2017  merupakan salah satu cara Blibli.com bersaing dengan e-commerce lain yang juga sedang gencar menawarkan promo. Promo tersebut juga diadakan menjelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada Desember mendatang. Berikut lima alasan kamu harus berpartisipasi dalam Blibli Histeria 11.11 terutama jika kamu ingin mendapatkan barang yang diincar dengan harga yang sangat terjangkau:

  1. Penawaran yang menarik setiap harinya.

Hari Senin diskon produk ibu dan anak serta mainan dan video games. Selasa diskon produk kuliner, home living, dan Galeri Indonesia. Rabu diskon produk kesehatan dan kecantikan dan produk wanita. Kamis diskon produk olahraga dan aktivitas luar ruang, peralatan elektronik, komputer laptop, kamera, handphone dan tablet, serta fashion pria. Jumat diskon tiket dan voucher serta otomotif. Sebagai ilustrasi, t-shirt anak diskon 50% dari Rp 139 ribu menjadi Rp 69.500. Catat!

3 (2)
Penawaran produk variatif dengan harga super setiap harinya. (Sumber foto: www.blibli.com)
  1. Promo serba 11 ribu

Promo ini berlaku di jam-jam tertentu, misalnya diaper bag seharga Rp 999 ribu yang didiskon 99% menjadi Rp 11 ribu saja pada pukul 17.00-18.00. Mungkin nominal Rp 11 ribu bernilai kecil di mata Anda dan bisa habis dalam sekejap. Bayangkan jika uang tersebut dibelanjakan produk yang berguna dan berjangka panjang. Syarat mengikuti promo serba 11 ribu adalah satu user ID hanya berhak membeli satu produk sebanyak satu unit per hari serta promo berlaku untuk metode pembayaran kartu kredit, internet banking dan Klikpay. Pembelian promo serba 11 ribu gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia.

2 (2)
Flash deals. (Sumber foto: www.blibli.com)
  1. Beragam diskon spesial.

Sebagai contoh, mekanisme diskon yang diberikan sebagai berikut diskon 11% untuk pemegang kartu BCA Sakuku (maksimum diskon Rp 100 ribu dengan minimum transaksi Rp 250 ribu). Tersedia 200 voucher. Atau diskon 11% untuk pemegang kartu Bank Mandiri (maksimum diskon Rp 175 ribu dengan minimum transaksi Rp 1,5 juta). Tersedia 55 voucher dengan metode pembayaran cicilan 0%. Atau diskon Rp 110 ribu untuk pemegang kartu Bank Mega (maksimum diskon Rp 110 ribu dengan minimum transaksi Rp 1,25 juta). Tersedia 150 voucher dengan metode pembayaran full payment. Coba Anda perhatikan, masing-masing bank menetapkan kuota yang berbeda-beda. Dengan kata lain, siapa cepat dia dapat. Satu user ID dan satu nomor credit atau debit card hanya dapat menggunakan masing-masing kode voucher dengan jumlah maksimum satu kali per transaksi. Promo tidak dapat digabung dengan promo atau voucher lainnya.

5 (2)
Diskon spesial dengan kuota terbatas. (Sumber foto: www.blibli.com)
  1. Cashback 100%

Cashback berlaku untuk semua produk termasuk pesawat, kereta api, dan hotel. Namun tidak berlaku untuk pembelian produk logam mulia, susu anak < 1 tahun, Blibli Gift Card, dan produk serba 11 ribu.

  1. Gratis Liburan

Menangkan liburan gratis untuk dua pemenang setiap harinya. Gratis liburan ke Bali, Belitung, dan Sumba masing-masing selama 3 hari 2 malam. Selain itu grand prize liburan ke Jepang selama 7 hari 6 malam. Hadiah berupa tiket perjalanan pergi pulang dan penginapan. Periode perjalanan pada Januari-Maret 2018. Syarat dan ketentuan promo gratis liburan, sebagai berikut periode berlangsung pada 24 Oktober-11 November 2017, minimum transaksi Rp 100 ribu, dan pemenang akan diumumkan setiap harinya pada 7-12 November 2017 di website Blibli. Kapan lagi bisa belanja dengan harga semurah mungkin, dapat jalan-jalan gratis pula.

Lima Alasan Kamu Harus Berbelanja di Blibli Histeria 11.11

Tokyo Bowl, Persembahan Terbaik HokBen

Hokben8
Chicken Karaage didampingi puding taro yang menggoda untuk segera disantap.

Selalu memberikan yang terbaik untuk para customer, demikian motto HokBen dalam menjalankan usahanya. Pada September lalu HokBen meluncurkan menu terbarunya, yaitu HokBen Tokyo Bowl.

Pada 7 Oktober 2017 berlangsung Kumpul Bareng Blogger di HokBen Blok M Plaza. Dipandu Communication Dept. Head Marcomm Division PT Eka Bogainti Irma Wulansari, para blogger diajak mengenal HokBen Tokyo Bowl. Menghadirkan lima menu, yakni Chicken Karaage, Chicken Katsu Tare, Chicken Steak, Tori Soboro, dan Gyu Soboro. Chicken karage terdiri dari nasi, ayam popcorn yang diberi saus mayonaise, serta ditaburi seaweed (rumput laut) dan daun bawang. Chicken Katsu Tare terdiri dari nasi, chicken steak yang diberi  saus tare, serta ditaburi seaweed dan daun bawang. “Saus tare itu saus khas HokBen yang biasa dipakai untuk teriyaki,” kata Irma.

Hokben1
Chicken Karaage
Hokben2
Chicken Katsu Tare

Chicken Steak terdiri dari nasi, chicken steak, serta ditaburi seaweed dan daun bawang. Bisa dipilih chicken steak biasa atau hot. Tori Soboro terdiri dari nasi, daging ayam cincang, serta ditaburi seaweed dan daun bawang. Gyu Soboro sama dengan Tori Soboro, perbedaannya menggunakan daging sapi cincang. Mengapa tidak ada menu ikan? Karena orang Indonesia lebih menyukai dan menerima menu daging ayam dan daging sapi. “Daging ayam fillet hanya di Chicken Katsu Tare dan Chicken Steak. Semua menu menggunakan dada ayam. Selain itu kami menggunakan produk lokal,” ujar Irma.

Hokben3
Gyu Soboro
Hokben4
Chicken Steak

Rentang harga lima menu itu Rp 27 ribu sampai Rp 37 ribu. Tori Soboro ditawarkan dengan harga Rp 27 ribu, Chicken Karaage dan Chicken Steak (Rp 37 ribu), Gyu Soboro (Rp 31 ribu), dan Chicken Katsu Tare (Rp 31 ribu). Chicken Karaage  yang saya rasakan cukup garing berpadu dengan nasi yang lembut dan seaweed yang gurih. Santapan ditutup dengan  puding taro yang menyegarkan. Sebenarnya ada sup tofu yang tak tampak di foto. Tofunya  sangat lembut dan rasa supnya pas, tidak terlampau asin. “Jangan kaget di counter tertentu harganya berbeda, seperti di bandara,” tutur Irma.

Hokben5
Tori Soboro

HokBen pertama kali hadir di Jakarta pada 18 April 1985 di bawah naungan PT Eka Bogainti. Artinya sudah 32 tahun HokBen beroperasi. Gerai pertamanya di Kebon Kacang. Selanjutnya pada 1990 Hokben membuka gerai pertamanya di Bandung. Saat ini terdapat 24 gerai di kota tersebut termasuk di 23 Paskal, mall yang sedang happening. Pada 2005 HokBen membuka gerainya pertamanya di Surabaya. Saat ini ada 10 gerai HokBen yang tersebar di Surabaya dan Malang. Pada 2007 Hokben meluncurkan call centre dan HokBen Delivery (1-500-505) yang siap mengantarkan pesanan customer dengan minimum order Rp 50 ribu. Pada 2008 Hokben meluncurkan www.hokben.co.id dengan fasilitas pesan online. Selain itu Hokben memperkenalkan Kidzu Bento untuk anak-anak.

Irma menyampaikan, pada 2008 HokBen memperoleh sertifikat halal yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia. Mengapa setelah beroperasi sekian lama HokBen baru mendapatkan sertifikat halal? Karena vendor-vendor HokBen juga harus halal, seperti vendor ayam, daging, hingga  kue untuk ulang tahun anak. Mereka harus memiliki sertifikat halal supaya bisa masuk ke HokBen. Dilanjutkan pada 2010 HokBen membuka beberapa gerai baru di Jawa Tengah (Yogyakarta, Semarang, dan Solo) dan Bali. Tahun 2012 HokBen meluncurkan Hocafe yang saat ini berjumlah 150, tersebar di Jawa dan Bali. “Di Jakarta hanya ada di Pasar Festival, Alam Sutera, dan Karawaci,” tutur Irma.

Pada 2013 terjadi perubahan konsep, dari Hoka Hoka Bento menjadi HokBen. Logonya juga berubah. Dulu anak-anak full badan dan berwarna merah dan biru, sekarang hanya terlihat muka dan bulat. Menurut Irma, penyebutan nama tersebut berasal dari customer loyal. ‘Yuk, kita ke Hoka-Hoka Bento’ itu terlalu panjang. Mereka menyingkatnya menjadi ‘Yuk ke HokBen’. Nama tersebut berlaku pula di media sosial, yaitu @hokben (Twitter) dan @hokben_id (Instagram).

 

Promo

Saat ini HokBen menawarkan promo pergi ke Tokyo gratis. Ada 10 tiket Jakarta-Tokyo PP untuk 5 pemenang. Caranya? Beli Tokyo Bowl varian apa saja. Upload foto atau video ekspresi menikmati Tokyo Bowl beserta struk pembeliannya. Mention siapapun yang ingin kamu ajak pergi bersama ke Tokyo. Jangan lupa sertakan hastag #HokBen dan #HokBenTokyoBowl. Selain itu HokBen menawarkan special offer Pay 2 Get 3 Tokyo Bowl, dine in only. Periode promo hingga 5 November.

Hokben6
Communication Dept. Head Marcomm Division PT Eka Bogainti Irma Wulansari memberikan pemaparan.
Hokben7
Community pattern yang diaplikasikan pada sumpit.

Jika diperhatikan di kaca, dinding, atau papercup terdapat community pattern HokBen. Ini bukan sembarang lukisan atau bentuk. Community pattern itu memiliki arti respect hingga friendship. HokBen menjamin semua makanan yang disediakan baik dikonsumsi oleh orangtua dan anak. HokBen menyambut dan berterimakasih kepada setiap customer yang datang. Bahwa semua orang yang datang bukan hanya keluarga, orangtua dan anak, juga teman-teman seperti teman sekolah atau teman bermain.

Pada 11 Oktober lalu HokBen meraih penghargaan internasional di World Branding Awards yang diselenggarakan di Inggris. HokBen terpilih sebagai Brand of The Year 2017-2018 untuk kategori Quick Service  Restaurants Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pemacu HokBen untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada para customer.

Tokyo Bowl, Persembahan Terbaik HokBen

Raih Kesuksesan Anda bersama K-Link

K-Link 27 Sept 1
Suasana gathering blogger member K-Link. (Sumber foto: Dede Ariyanto)

Merupakan sebuah tanggung jawab menjernihkan persepsi masyarakat perihal MLM yang lebih sering terdengar negatif ketimbang positif. MLM merupakan networking business, bukan money gome.

Demikian penjelasan Presiden Direktur K-Link Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh dalam Gathering Blogger Member K-Link pada 27 September 2017. Dato Radzi memandang sistem di MLM itu sudah benar tapi kadang member terlalu bersemangat, antusias menarik orang bergabung. Akhirnya lahir janji-janji manis. Akibatnya masyarakat melihat hal itu sebagai perkara  yang negatif. Mengapa MLM digemari masyarakat saat ini? Karena adanya pembagian bonus kepada member yang bergabung dengan K-Link. Ada perusahaan lain yang  terlalu fokus pada keuntungan sehingga produk yang dipasarkan tidak dibutuhkan masyarakat. “K-Link memberi alokasi bonus yang pasti dengan mencapai target dan  mengikuti peraturan yang ditetapkan syariah,” kata Dato Radzi.

Dalam pandangan Dato Radzi MLM merupakan salah satu solusi terbaik mengisi ruang kekosongan. Sebab sulit rasanya membebankan pemerintah untuk menciptakan lapangan  pekerjaan. Namun MLM harus dilakukan dengan cara yang benar. Untuk itu K-Link bergabung dengan syariah. Tujuannya menghindari keraguan dan janji yang berlebihan. Dato Radzi menerapkan kepada para leader saat awal bergabung di K-Link perihal membangun karier. Beliau menetapkan visi yaitu menjelang tahun 2020 menghasilkan minimal 100 orang yang berpenghasilan Rp 50 juta per bulan. “Sekarang sudah tercapai 55%, mudah-mudahan dalam 2,5 tahun kita mencapai target,” tutur Dato Radzi.

Fokus K-Link pada 2017 adalah ladies, syariah, dan online. Ladies terkait dengan program K-Link menjadikan ladies sebagai usahawan yang sukses. Penerapannya adalah  membuka Rumah Cantik di Bandung dan memperbanyak produk kecantikan. Tujuannya membantu mereka untuk hidup tanpa menyesatkan orang lain. Syariah terkait dengan bisnis yang berunsurkan hukum syariah. Online terkait dengan digital marketing.

IT Manager K-Link Indonesia Nandang Hermansyah menyampaikan permasalahannya adalah larangan MLM menjual produk di marketplace. Dengan kata lain penjualan harus dilakukan secara langsung. Mengapa produk MLM mahal? Produk MLM itu premium. Pabrik yang memproduksi membuat kontrak eksklusif dengan K-Link. Formulasinya hanya untuk K-Link dan tidak bisa diubah tanpa sepengetahuan K-Link. Dengan demikian  klorofil tidak bisa dijual oleh perusahaan lain.

K-Link 27 Sept 2
Presiden Direktur K-Link Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh  memberikan pemaparan. (Sumber foto: Dede Ariyanto)

K-Link Indonesia telah berusia 15 tahun. K-Link Tower yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto memiliki value tinggi untuk memberi keyakinan kepada masyarakat Indonesia bahwa K-Link serius membangun bisnisnya di Indonesia. Gedung tersebut sekaligus menunjukkan bahwa K-Link adalah MLM murni.  Perusahaan yang bertahan adalah perusahaan yang bermain di pasar global. Apa bedanya money game dan MLM? Money game adalah perusahaan yang memberikan bonusnya dari uang pendaftaran. Berbeda dengan MLM yang memberikan bonus kepada distributor melalui penjualan produk. Bayangkan misalnya satu kota yang dihuni 1.000 orang, ketika mereka semua menjadi member perusahaan akan ditutup atau kabur. Pasalnya tidak ada lagi uang untuk membayar bonus member. Hal tersebut adalah bukti money game tidak berumur panjang.

Bandingkan dengan MLM, hasil dari penjualan produk itu masuk ke dalam suatu rumus yang dinamakan marketing plan. Semua member yang bergabung bisa mempelajari rumus itu. Dengan demikian mereka bisa membuat strategi dan memperkirakan pendapatan yang diperoleh dengan mengejar target tertentu. Pendapatan itu unlimited. Produk kesehatan K-Link teruji dan terbilang mahal. Mengapa? Karena K-Link punya kriteria yang tinggi terkait kualitas produk. Produk yang dikeluarkan berfungsi menunjang kesehatan masyarakat pada umumnya. Produk K-Link terbuat dari herbal, mampu menyerap lebih baik dan tidak meninggalkan residu di dalam tubuh. K-Link juga meningkatkan kualitas member melalui serangkaian pelatihan. “Contohnya pelatihan leadership untuk menghasilkan jiwa kepemimpinan dalam diri member hingga pelatihan sales,” kata Nandang.

K-Link adalah salah satu company di Indonesia yang menciptakan lapangan kerja untuk ribuan bahkan jutaan orang. K-Link membuka lapangan pekerjaan yang tak terbatas, berbeda dengan perusahaan konvensional. Lapangan pekerjaan yang dimaksud tidak memerlukan pendidikan atau title khusus. Semua orang bisa bergabung, belajar dan maju bersama. Semua punya kesempatan yang sama. Seorang distributor atau member bisa memiliki bisnis sendiri.  Nandang melihat ada tiga tipe di K-Link Indonesia, yaitu distributor, pengguna produk, dan menjalankan bisnis. Peluang bisnis ini bisa ditawarkan kepada masyarakat.

Saat ini K-Link memiliki channel www.k-link.co.id, merupakan website corporate yang berisi informasi mengenai K-Link; k-link viral marketing yang bisa dimanfaatkan distributor untuk membangun jaringan dan melakukan penjualan; www.k-net.co.id, merupakan e-commerce K-Link; dan www.k-linkindo.com/member untuk melihat jaringan K-Link di seluruh dunia. “Bulan depan mudah-mudahan mobile appsnya sudah siap,” tutur Nandang.

Tertarik mengenali K-Link baik produk maupun sistem bisnisnya? Mari melangkah bersama menuju kesuksesan dimulai dengan klik link ini.

Raih Kesuksesan Anda bersama K-Link