Cerpen Aroma Papua

KSM
Anggota KSM menunjukkan buku yang mereka baca. (foto dokumentasi David Pasaribu)

Karya yang sarat dengan lokalitas timur Indonesia adalah harta karun tak ternilai. Ke depan akan  lahir penulis-penulis muda Papua yang  memperkaya dunia literasi Indonesia.

‘Eh, perem stop online su, tiap menit ko tinggal ol trus. Tra cape ka?’ Kalimat itu menjadi pembuka cerpen yang ditulis Chrisanta Sandy Loi. Karya  tersebut termuat dalam  buku berjudul Impian di Tepi Bakaro: Kumpulan Cerpen Manokwari. Nilai lebih bacaan itu adalah gaya bahasa, struktur kalimat, narasi, dialek, dan pola tutur sehari-hari  Melayu-Papua dan setting kota Manokwari. Wakil Pemimpin Umum Harian Cahaya Papua Manokwari, Patrix Barumbun Tandirerung menyebutkan buku tersebut menghentikan kebuntuan tradisi menulis di kalangan muda Manokwari

Para penulis cerpen berasal dari beragam latar belakang, mahasiswa, sarjana,  hingga karyawan. Namun yang mengejutkan, di antara mereka ada yang masih berstatus pelajar  SMA. Diawali dengan penyelenggaraan lomba menulis cerpen pada Oktober 2013 dengan tema Cinta di Manokwari. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Papua Barat bekerjasama dengan Komunitas Suka Membaca (KSM) Manokwari yang digerakkan oleh  David Pasaribu. Tujuannya selain  menghasilkan buku sebagai bahan bacaan, juga menggairahkan kegiatan menulis di Papua Barat.

Ketua FTBM Papua Barat, Aksamina Kambuaya menjelaskan sudah saatnya ada karya tulis yang menceritakan keindahan alam, sejarah, budaya, tradisi, dan keseharian masyarakat Papua. Selain itu menceritakan harapan, cita, maupun cinta anak-anak Papua yang diprakarsai dan ditulis oleh generasi Papua itu sendiri. Penggunaan logat Papua selain merupakan syarat lomba dan  identitas buku,  juga sebagai upaya memudahkan peserta lomba dalam menulis dan bereksplorasi.

Sementara itu Onassius Pieter Moshe Matani dari DPD KNPI Provinsi Papua Barat memaparkan seringkali masyarakat  lebih menonjolkan budaya luar, tanpa menyadari potensi  budaya  sendiri yang menjadi akar. Budaya tersebut juga merupakan warisan yang layak dikembangkan menjadi nilai-nilai pendidikan yang baik untuk generasi Papua saat ini dan masa mendatang.

Menurut Onassius, buku ini merupakan karya kreatif brilian dari  anak-anak muda yang lahir dan tumbuh di lingkungan alam Papua. Dengan demikian mereka  memahami dan dapat menceritakan kisah-kisahnya dengan sangat nyata dan menyentuh. Onassius berharap kumpulan cerpen ini mampu menggugah inspirasi  dan membangkitkan semangat untuk lebih mencintai tradisi, seni, dan budaya Papua. Selain itu membangun  karakter yang kuat dan rasa cinta kepada Tanah Papua.

Awalnya  ingin mengumpulkan teman-teman yang memiliki minat yang sama dengan dirinya yaitu membaca. Ia kemudian menempelkan pengumuman di mading Fakultas Sastra Universitas Papua dan perpustakaan daerah. Hingga pada 20 April 2013 KSM lahir. Slogan ‘Sa Suka Membaca, Ko Bagaimana’ bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus berusaha mengangkat karya-karya sastra, baik cerpen maupun novel  yang dihasilkan  penulis dari Tanah Papua. “Saya ingin wadah kegiatan yang konsisten dan berkelanjutan,” tutur David.

Setiap bulan diadakan pertemuan yang diisi dengan sharing bacaan hingga meminjam dan mengembalikan buku yang diadakan di rumah  David. David memposisikan dirinya sebagai koordinator yang memfasilitasi kebutuhan anggota KSM dengan menyisihkan uang dari kantongnya. David mendorong anggota  aktif turun ke lapangan. “Sebenarnya ada gap  usia yang jauh antara saya dan mereka. Sebagian besar  anggota adalah perempuan, hanya lima laki-laki termasuk saya. Hal itu  mempengaruhi hubungan,” kata David yang meraih gelar magister Perencanaan Kota dan Daerah Universitas Gadjah Mada.

Merayakan Keberagaman

KSM beranggotakan  40 orang dengan 15 anggota aktif. David membentuk kepengurusan yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara. Selain iuran dan simpanan, ia berharap ada pemasukan lain. Karena anggota KSM gemar membaca maka produknya harus  buku. Dengan demikian di Papua ada  bahan bacaan, tidak hanya membaca buku dari luar. “Melalui buku ini kami merayakan keberagaman. Ada Jawa, Batak, dan lain-lain dengan kekhasannya,” ujar David.

Suatu hari KSM membuka stand di sebuah  bazaar. Mendatangi stand tersebut, Bupati Manokwari Bastian Salabai tersenyum. David menduga, Bupati Salabai  tidak menyangka ada karya anak-anak Manokwari. Sebab selama ini belum ada bahkan jarang  tulisan tentang Papua  yang ditulis oleh orang Papua. Seluruh buku selanjutnya dibeli oleh Direktur STT Erikson Tritt Manokwari tahun 2002-2009 itu. “Sebagai seorang doktor, Bupati Salabai excited akan bacaan ini,” tutur David.

Kelas menengah Indonesia dalam sorotan  David merupakan kelas menengah yang palsu. Sebab kelas menengah yang sesungguhnya memiliki ketertarikan  membaca. Mereka  mencari asupan untuk makanan batin. Jumlah penduduk Indonesia terbesar kelima di dunia  tapi penjualan buku paling rendah. Masyarakat cenderung membeli barang konsumsi seperti gadget, motor, atau mobil. “Buku ini didistribusikan secara swadaya. Kami tidak menjual barang, melainkan  ide,” tutur David.

Editor in Chief of Gagas Media serta penulis Life Traveler dan Studying Abroad, Windy Ariestanty menyampaikan kesan yang paling melekat setelah membaca buku ini adalah kekhasan berbahasa yang dipertahankan.  Keunggulan buku ini menurut Windy adalah mampu mempertahankan kenangan orang yang pernah atau belum pernah ke Papua. Akan terbayang percakapan mereka sehari-hari ketika duduk di para-para pinang. “Warna Mop Papua dalam tulisan ini kental sekali, seakan mereka di depan saya dan menceritakan kisah mereka,” ujar Windy.

Ketika bicara tentang lokalitas, menerbitkan buku untuk orang lokal adalah suatu terobosan. Tidak perlu bermimpi menerbitkan buku yang didistribusikan ke seluruh Indonesia. “Orang Papua butuhnya apa. Jangan paksakan selera nasional,” tutur Windy.

Dimuat di Majalah Lani edisi Februari 2015

Cerpen Aroma Papua

Container Kebab Cafe by Baba Rafi Kini Hadir di Jatinangor

image3
Acara pembukaan Container Kebab Cafe by Baba Rafi. (foto dokumentasi Baba Rafi)

Menangkap fakta Jatinangor yang tengah berbenah menjadi kota metropolitan baru, Container Kebab Cafe by Baba Rafi yang merupakan cafe kebab pertama yang mengusung konsep container kini hadir di Jatinangor.

Masih segar dalam ingatan saya, tahun 2009 silam saya mengunjungi adik yang menempuh pendidikan di Universitas Padjajaran. Karena berkuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi, kampus adik terletak di Jatinangor. Kala itu perkembangan Jatinangor belum sepesat saat ini. Kost berderet mengingat ada kampus lain seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Seiring pertumbuhan kota, perlahan sawah berubah menjadi perumahan dan apartemen. Tentu kondisi tersebut memicu berkembangnya sektor lain, salah satunya bisnis kuliner.

image4
Santunan kepada anak-anak dari Yayasan Yatim Piatu Riyahdul Jannah. (foto dokumentasi Baba Rafi)
image5
Interior Container Kebab Cafe by Baba Rafi. (foto dokumentasi Baba Rafi)

Berdasarkan pengalaman adik, saat kuliah ia lebih banyak membeli makanan di kantin kampus atau warung di sekitar kost. Bila ingin mencoba varian kuliner lain, mall menjadi pilihan. Perlu dicatat saat itu hanya ada satu mall di Jatinangor. Sementara kafe atau tempat makan masa kini yang diminati kaum muda belum banyak. Menangkap fakta Jatinangor yang tengah berbenah menjadi kota metropolitan baru dengan jumlah mahasiswa yang terus meningkat setiap tahunnya, PT Baba Rafi Indonesia yang merupakan induk dari Kebab Baba Rafi, Baba Rafi Online, Container Kebab by Baba Rafi, dan Waroeng Mee meluncurkan Container Kebab Cafe by Baba Rafi. Kehadirannya bertujuan menjawab permintaan customer yang ingin menghabiskan waktu lebih lama.

Nilam Sari yang merupakan salah satu pemilik PT Baba Rafi Indonesia menyampaikan, banyak customer yang ingin berbincang-bincang sambil menikmati makanan bersama teman, menggunakan fasilitas free wifi, menikmati live music, hingga berfoto selfie atau berfoto bersama.  Container Kebab Cafe by Baba Rafi merupakan pengembangan dari Container Kebab by Baba Rafi yang sudah biasa ditemui. Container Kebab Café by Baba Rafi merupakan café kebab pertama yang mengusung konsep container. Keunggulan lainnya adalah customer bisa membuat kebab sesuai selera mereka, ‘make your own kebab’.

Apa menu utama di Container Kebab Cafe by Baba Rafi? Black kebab dengan warna hitam pada tortila yang dihasilkan dari arang bambu yang memiliki pori-pori efektif untuk mengikat racun dan zat kimia sehingga detox free. Tak hanya itu ada menu baru, yakni Mini Murtabak yang berisi daging patty khas Baba Rafi dibalut tortila. Menu teranyarnya adalah Hotburger yang merupakan kombinasi hotdog dan burger dan Special Drinks, perpaduan minuman segar yang ditambahkan Yakult.

image6
Varian menu Container Kebab Cafe by Baba Rafi. (foto dokumentasi Baba Rafi)
image7
Black kebab dengan warna hitam pada tortila. (foto dokumentasi Baba Rafi)
image10
Kemasan yang praktis. (foto dokumentasi Baba Rafi)

Pembukaan Container Kebab Cafe by Baba Rafi yang beralamat di  Jalan Raya Jatinangor No. 146, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat tersebut diisi dengan  santunan kepada anak-anak dari Yayasan Yatim Piatu Riyahdul Jannah, pemotongan pita, pemotongan tumpeng, dan pelepasan balon. Acara yang berlangsung pada 31 Maret 2017 tersebut diramaikan pula oleh penampilan dari Komunitas Stand Up Comedy Jatinangor.

Container Kebab Cafe by Baba Rafi juga telah dibuka di Sidoarjo pada  8 April 2017. Akan disusul di daerah Depok dan Surabaya. Untuk memeriahkan pembukaan Container Kebab Cafe by Baba Rafi di Jatinangor, diadakan promo Buy 1 Get 1 Free (B1G1F) dengan cara membeli produk utama di Container Kebab Cafe by Baba Rafi lalu menukarkan flyer B1G1F kepada operator dengan free Kebab Unyu. Promo tersebut berlangsung hingga 30 April 2017.

PT Baba Rafi Indonesia membuka kesempatan kepada Anda yang tertarik berbisnis Container Kebab Cafe by Baba Rafi. Informasi selengkapnya dapat dibaca di www.babarafi.com, Facebook Fanpage Container Kebab by Baba Rafi, Twitter dan Instagram @ContainerKebab, Path Container Kebab Baba Rafi, serta hotline di 0812 1052 2358 (Jakarta) atau 0852 3362 1244 (Surabaya).

Kebab Baba Rafi didirikan pada 2003 di Surabaya oleh Hendy Setiono dan Nilam Sari. Tahun 2005 Kebab Baba Rafi menerapkan sistem waralaba hingga sekarang.Tak hanya di Indonesia, kini Kebab Baba Rafi telah memiliki lebih dari 1.200 outlet di Indonesia, Malaysia, Filipina, Tiongkok, Srilanka, Singapura, Brunei Darussalam, Belanda, dan Bangladesh.

Pada 2015 Kebab Baba Rafi membuat inovasi dengan menghadirkan Baba Rafi Online, http://www.babarafi-online.com yang menjual frozen kebab dan aneka frozen food. Di  tahun yang sama, Kebab Baba Rafi juga mendirikan sejenis tempat nongkrong yang dinamakan Waroeng Mee. Hingga saat ini Waroeng Mee sudah memiliki dua cabang di Jakarta dan satu cabang di Surabaya. Pada akhir 2015, Kebab Baba Rafi menciptakan Container Kebab by Baba Rafi yang sampai saat ini sudah memiliki lebih dari 10 outlet di Jakarta, Depok, Tangerang, Surabaya, Bali, dan Bangladesh.

Container Kebab Cafe by Baba Rafi Kini Hadir di Jatinangor

Aneka Atraksi Berkelas di Blibli.com Fun Festival

foto1
Disambut karya yang luar biasa.

Untuk pertama kalinya diselengarakan Blibli.com Fun Festival (BFF) yang bertema art, market, dan music. Festival tersebut diadakan pada 8-9 April 2017 di Ecopark Ancol.

Sejak awal berdiri Blibli.com sebagai ecommerce asli Indonesia fokus memperkuat potensi yang dimiliki Indonesia. Banyak talent lokal yang bisa dieksplor sehingga semakin banyak karya bagus Indonesia terekspos. Dengan demikian generasi masa kini bangga dengan karya tersebut. Mengapa Blibli.com menggabungkan art, market, dan music? Sebab tiga hal itu merupakan aspirasi dari target audience BFF. Lifestyle anak muda tidak jauh dari art, market, dan music. Mereka ingin selalu terlihat keren, up to date. Di BFF para artworker dan local creator tidak hanya memajang karya. Fans atau audience bisa melihat secara langsung mereka yang berekspresi melalui karya dan berinteraksi. Ada Diela Maharani melalui ilustrasi bertema perempuan dengan permainan warna yang luar biasa, The Jadugar yang dikenal dengan karya video klip musisi Indonesia, dan Graphic Designer Kemala Putri.

foto2
Kapan lagi bisa menikmati hiburan di alam terbuka.
foto3
Stand merchant yang bergabung di Blibli.com.
foto4
Aneka workshop.

Pengunjung BFF juga bisa berinteraksi dengan para founders yang tergabung dalam The Big Start Indonesia, seperti Peek.me Naturals dan Pijak Bumi. The Big Start Indonesia adalah program webseries Blibli.com yang memfasilitasi para founders tersebut dengan ilmu entrepreneurship dalam memasuki market ecommerce. Karena terkadang anak muda yang idealis itu belum siap memasuki pasar. Blibli.com boleh dikatakan cukup berani mengadakan event The Big Star Indonesia untuk pertama kalinya. Blibli.com berkomitmen melibatkan UKM terpilih yang memiliki potensi unik guna mendukung pemerintah memajukan UKM Indonesia. Komitmen yang telah diwujudkan Blibli.com adalah Galeri Indonesia dengan tujuan memajukan produk anak bangsa.

foto5
Permainan warna yang luar biasa.
foto8
Setiap pembelian produk artinya Anda mendukung program pengembangan untuk perempuan dengan HIV/AIDS.

Sinema labirin, salah satu hiburan di BFF menjadi pengalaman yang menarik untuk anak-anak yang selama ini cenderung menghabiskan akhir pekan di mall. Atraksi itu berkaitan dengan target audience BFF, yakni young professional with family umur 30-35 tahun dan millenial umur 15-30 tahun. Market Blibli.com itu energik, fun, dan curious. Di Jakarta tidak banyak tempat atau kegiatan yang bisa memberikan sesuatu yang baru kepada anak-anak. Sinema Labirin dipersembahkan untuk  keluarga yang ingin mengajak hangout anak-anaknya dengan tontonan yang berbeda. Tontonan itu disajikan dengan kreatif dan menarik. Untuk music BFF menawarkan jagoan-jagoan musik di Indonesia, seperti Kahitna, Naif, Danilla, Teza Sumendra, Dipha Barus, sampai Naura serta international band diantaranya Panama dan Goldroom.

foto9
Mural karya komikus Hari Prast feat Sheila.
foto10
Khas Indonesia.
foto11
Gerai makanan dan minuman.

BFF diharapkan menjadi ajang bertemunya  talent, customer, dan brand as a whole media. Wadah atau showroom pertemuan merchant dan konsumen, brand experience dan customer engagaments. Orang Indonesia biasanya belum 100% percaya dengan merchant saat hendak melakukan transaksi online. Di BFF pengunjung bisa bertatap muka dengan  merchant yang bergabung di Blibli.com. Selain itu Blibli.com membangun ekosistem, tidak hanya berjualan yang terlihat kaku, tidak selalu bicara mengenai sales. Blibli.com  ingin memanusiakan ecommerce.

 

Aneka Atraksi Berkelas di Blibli.com Fun Festival

Langkah Kecil Berarti Besar

foto2

Berpartisipasi dalam bazaar

“Don’t be intimidated by what you don’t know. That can be your greatest strength and ensure that you do things differently from everyone else.” -Sara Blakely-

Memasak. Kata itu jauh dari penggambaran diri saya. Dibandingkan adik, kemampuan memasak saya terbilang tak seberapa. Jika ia mampu menyajikan nasi goreng yang cocok di lidah kami sekeluarga, tidak dengan saya. Seingat saya kemampuan memasak hanya sebatas mengolah mie instan. Bukan prestasi yang patut dibanggakan bukan?

Namun semua penilaian  itu pudar setelah saya mengikuti sebuah seminar. Para pembicara memunculkan semangat untuk berwirausaha. Saya masih ingat dengan perkataan seorang pembicara,  jika ingin berwirausaha sebaiknya untuk sementara jangan meninggalkan pekerjaan utama. Lakukan perlahan. Ketika dirasa hasil dari berwirausaha secara materi lebih besar dari pekerjaan utama, itulah saat yang tepat untuk serius membangun bisnis.

foto1

Kue Kering Mete, salah satu varian yang ditawarkan Coconas Cookies

foto3

Aneka rasa yang menghadirkan pengalaman berbeda

Jiwa kewirausahaan harus terus ditumbuhkan. Saat ini jumlah wirausaha  1,65 persen dari 250 juta penduduk. Harapannya persentase tersebut bisa ditingkatkan menjadi 2%. Dilihat dari jumlah wirausaha, Indonesia  tertinggal bila  dibandingkan dengan Singapura sebesar 7%, Malaysia 5%, dan Thailand 4%.

Inspirasi yang diperoleh dari seminar tersebut  sempat mengendap dua tahun lamanya akibat kesibukan pekerjaan dan minat pada bidang lain. Hingga di tanggal bersejarah,  28 Juni 2012 lahirlah Coconas Cookies. Coconas merupakan penggabungan nama saya dengan Cocos Nucifera, nama latin kelapa. Harapannya usaha kue kering ini memberikan manfaat untuk banyak orang sebagaimana halnya kelapa yang berfaedah dari  akar, daun, batang, hingga buah.

Selama proses mengandung Coconas Cookies, begitu banyak pertimbangan dan pemikiran.  Dari tenaga kerja sampai pengaturan waktu. Namun saat pesanan kue itu datang, ketakutan yang selama ini menghantui ternyata bisa dihadapi. Nikmati saja prosesnya. Tetaplah tersenyum. Kesuksesan adalah hasil dari hal-hal terbaik yang kita lakukan setiap hari.

Saya teringat pesan salah satu pembicara terkait pelayanan kepada konsumen. Saya selalu mengantarkan pesanan kue kering kepada para pembeli. Melihat reaksi pertama mereka saat menerima kue kering yang saya buat sendiri dan menerima komentar setelah mereka merasakan kue tersebut memunculkan kesenangan tersendiri. Semua keletihan hilang digantikan dengan semangat untuk menghadirkan rasa yang mengundang selera di lidah para penikmat Coconas Cookies.

Kembali ke soal kemampuan memasak, saya percaya bahwa setiap orang dianugerahi kemampuan istimewa dalam dirinya masing-masing. Belum bisa saat ini bukan berarti tidak bisa selamanya. Tantanglah diri Anda! Sebagaimana yang dilakukan sepupu saya saat ia mencari harga gitar akustik demi mewujudkan impiannya dalam bermusik. Bertepatan dengan momen hari raya, saya melihat prospek usaha kue kering akan membuahkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu berbekal resep yang saya peroleh dari internet, saya memberanikan diri untuk merealisasikan segudang ide.

foto5

Kolaborasi dengan crafter

Sudahkah Anda berdigital? Apa yang sudah Anda lakukan dalam berdigital baik secara pribadi maupun berbisnis. Seorang penulis menyampaikan informasi melalui  blog. Tujuannya  menjaring sebanyak mungkin pembaca. Seorang  pebisnis memanfaatkan  marketplace sebagai media pemasaran. Tanpa disadari, hampir setiap orang  sudah mulai berdigital, entah memuat artikel di blog atau sederhananya menuliskan status di sosial media. Selain itu setiap harinya kita sering membeli kebutuhan seperti makanan menggunakan aplikasi. Belakangan semakin banyak yang memposisikan diri sebagai digitalpreneur. Tidak harus punya uang untuk menjadi digitalpreneur. Siapapun bisa menjadi digitalpreneur sejauh sudah melakukan hal-hal dasar berdigital.

Semuanya serba otodidak. Jatuh bangun, sukses gagal bukan barang baru. Semuanya melekat untuk menjadikan diri saya sebagai wirausaha yang sebenarnya. Saya ingin mengikuti jejak sukses wirausaha lainnya, terutama wirausaha wanita. Keputusan terpenting  dalam sebuah keluarga tak lepas dari tangan wanita. Kemajuan suatu bangsa pun tak terpisahkan dari campur tangan wanita. Para wanita Indonesia, bergeraklah. Mulailah melangkah dari sekarang. Langkah-langkah kecil yang Anda buat akan berarti besar untuk masa depan negara tercinta kita Indonesia.

Langkah Kecil Berarti Besar

Food Garden, Sensasi Makan di Alam Terbuka

foto6
Area yang luas membuat anak bebas berlari kian kemari

Bersantap sambil menatap langit tak berbatas. Apakah aktivitas itu mungkin dilakukan di Jakarta?

Suatu hari pertanyaan itu tiba-tiba muncul dalam benak saya. Rasanya bosan waktu bersantap selalu dihabiskan di dalam ruangan. Hingga pada 18 Maret 2017 saya cukup terkejut dengan kehadiran Food Garden yang resmi dibuka. Food Garden berada di Jakarta Garden City, kawasan Sunrise Property seluas 370 hektar di dalam kota Jakarta. Dari luar Food Garden tampak seperti pusat jajan pada umumnya. Ketika melangkahkan kaki ke dalam terlihat sebuah lapangan mini dengan tanaman yang menyejukkan. Lapangan itu dilengkapi panggung serta kursi dan meja berpayung. Di kiri kanannya berjejer rapi 19 tenant yang menawarkan kuliner nusantara hingga internasional. Pengunjung bisa memilih bersantap di dalam kios, teras, atau lapangan mini.

foto27
Food Garden, sarana yang disediakan Jakarta Garden City
foto2
Sambutan dari General Manager Marketing&Sales Jakarta Garden City Hyronimus Yohanes
foto3
General Manager Marketing&Sales Jakarta Garden City Hyronimus Yohanes didampingi Awi dari Nasi Timbel Parahyangan dan Ira dari Kedai Tok Tong melakukan pelepasan balon sebagai tanda Food Garden resmi dibuka

Presiden Direktur PT Mitra Sindo Sukses selaku pengembang Jakarta Garden City Sami Miettinen menyampaikan, March Fiesta menjadi ajang memperkenalkan Food Garden kepada masyarakat mengenai alternatif wisata kuliner di timur Jakarta. General Manager Marketing&Sales Jakarta Garden City Hyronimus Yohanes berharap Food Garden nantinya bisa membuat warga Jakarta Garden City, karyawan yang bekerja di sekitar Jakarta Garden City, hingga warga luar bisa berkunjung ke Food Garden. Dengan demikian lokasi ini akan ramai. Pria yang akrab disapa Roni itu menyampaikan pesan kepada pemilik tenant untuk terus berinovasi. “Kios sepi bukan karena makanan tidak enak, mungkin ada kejenuhan dari customer terhadap menu yang ditawarkan,” kata Roni.

foto5
Kursi-kursi yang menanti untuk diduduki
foto12
Teras yang ada menjadi pilihan pengunjung untuk bersantai
foto9
Meja berpayung yang menghalau panas

Roni mencontohkan beberapa temannya yang bergerak di usaha kuliner, biasanya setiap tiga atau empat bulan mereka  menambah menu dengan melihat trend saat sekarang. Kita harus pintar-pintar dalam berbisnis sebab persaingan semakin ketat. Manajemen Jakarta Garden City akan tetap mendukung para pemilik tenant 100%. Setiap Jumat malam akan ada live music. Pemilik tenant diharapkan bekerja sama dengan pihak manajemen untuk menghidupkan Food Garden. Dengan demikian ke depan masing-masing pihak mendapatkan keuntungan. “Kami tidak mau kami hanya menyediakan tempat. Mari kita sama-sama bangkit, sama-sama sukses. Hari ini menjadi hari yang luar biasa bagi kami. Ini tempat baru, usaha baru. Besar harapannya semua yang bergabung bersama kami usahanya laris manis,” ujar Roni.

foto4
Penampilan Swan Ballet
foto18
Salah satu peserta storytelling competition kategori 3 Adella

Usai sambutan, acara selanjutnya adalah penampilan Swan Ballet dan storytelling competition. Storytelling competition dibagi menjadi tiga kategori, yakni kategori A untuk usia 4-5 tahun, kategori B (usia 6-7 tahun), dan kategori C (usia 8-9 tahun). Dalam acara bertajuk March Fiesta pada 18 dan 19 Maret 2017 ada promo spesial untuk para pengunjung,  yaitu dengan pembelanjaan Rp 50 ribu atau kelipatannya akan mendapatkan kesempatan mengikuti undian. Hadiah menarik menanti, antara lain sepeda, smartphone, hingga TV. Acara lainnya yang tidak kalah menarik, yaitu band performance, stand up comedy, hingga nobar Big Match Middlesbrough Vs Manchester United.

Konsep Alfresco  

Definisi Alfresco adalah in the open air, outside a building. Alfresco sendiri bukan hal baru di Indonesia. Ketika berjalan-jalan di Karawaci saya pernah melihat konsep ini. Kursi dan meja berpayung berbaris rapi di depan kafe atau restoran. Konsep alfresco ini juga diusung oleh Food Garden. Anak-anak bebas berlarian ke segala penjuru dengan pengawasan orangtua. Perokok tidak mengganggu pengunjung lainnya. Kaum lansia bisa menghirup udara segar tanpa perlu jauh-jauh ke luar kota. Mereka yang hobi fotografi bisa mendapatkan banyak objek.

foto1
Sejauh mata memandang yang terlihat adalah area berumput
foto8
Tanaman yang menyejukkan
foto17
Kursi batu berwarna-warni
foto10
Bergerak tanpa sekat

Food Garden dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektar. Saat menjelajahi Food Garden saya mengamati interior dengan langit-langit yang sengaja dibuat tinggi. Kaca yang mendominasi memungkinkan pemandangan di luar bisa terlihat hingga ke dalam. Pemasangan konblok membuat penyerapan air menjadi lebih cepat. Dengan demikian tidak ada genangan air saat hujan deras. Masing-masing tenant menyuguhkan menu unggulannya, sebagai berikut Ayam Bebek Kremes dan Soto Kudus, Ayam Goreng Karawaci, Soto Susu JG, Cwie Mie Malang, hingga Brandt’s Atelier.

foto7
Brandt’s Atelier
foto11
Gerobak Tahu Tek-Tek
foto13
Kedai Tok Tong
foto14
Sofa empuk
foto15
Bersantap sambil dibuai angin sepoi-sepoi
foto16
Latar belakang panorama

Perburuan saya mendapatkan kuliner seru di Food Garden, Jakarta Garden City berakhir di Kedai Baksoku. Bakso campur dan es cincau hijau menjadi pilihan memuaskan rasa lapar siang itu. Gurihnya bawang putih goreng pada kuah berpadu dengan lembutnya bakso. Es cincau hijau semakin menyegarkan dahaga yang tertahan beberapa lama. Harga yang ditawarkan menurut saya cukup terjangkau, total santapan Rp 32 ribu. Belum puas juga, saya mencicipi bakmie kepiting ditemani segelas es susu kacang di Bakso Ikan Nyah Rita. Pemilik kios tinggal di Cluster Lantana Jakarta Garden City. Bakmie khas Pontianak ini memiliki tekstur yang lembut dan tipis sehingga memudahkan saat dikunyah. Berbeda dengan menu sebelumnya, kini saya mencicipi bakso dengan bahan ikan ekor kuning. Terasa kenyal. Pemilik kios menyampaikan karena dibuat tanpa tambahan pengawet dan tepung, bakso ikan ini tidak bisa disimpan dalam waktu lama. Alhasil harus dihidangkan dalam keadaan segar. Penggemar seafood atau kaum vegetarian harus memasukkan Bakso Ikan Nyah Rita ini sebagai santapan wajib kalian di Food Garden.

foto19
Es Cincau Hijau
foto20
Bakso Campur
foto21
Es susu kacang
foto22
Bakmie kepiting

Akses yang Mudah

Jakarta Garden City dikembangkan oleh PT Modernland Realty Tbk,  kawasan one stop living dengan fasilitas lengkap seperti Sekolah Global Mandiri yang berbasis national plus. Kawasan ini terus berkembang dan  membangun, salah satunya dengan kehadiran Aeon Mall pada September mendatang. Jakarta Garden City mengadopsi konsep green living dengan ruang terbuka hijau yang luas melalui pembagian kawasan menjadi 70 hektar untuk komersial dan 300 hektar untuk residensial.

foto23
Hijau yang menyegarkan
foto24
Luas dan lapang
foto25
Panggung hiburan

Menariknya Jakarta Garden City ini mudah diakses dari Jakarta maupun Bekasi baik oleh Anda yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi publik. Bahkan waktu tempuh dari Kelapa Gading hanya 20 menit. Saya sendiri memilih menggunakan Transjakarta untuk mencapai Jakarta Garden City. Cukup mudah dan menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam. Terlebih akan beroperasi jalan tol yang menghubungkan Tanjung Priok-Ancol-Bandara melewati Jakarta Garden City pada Maret ini. Tunggu apalagi? Nikmati momen spesial bersama keluarga dan orang-orang tersayang di Food Garden.

foto26
Berpose mengabadikan momen

Facebook Page: Jakarta Garden City

Twitter: @JKT_GardenCity

Instagram: @jakartagardencity

Food Garden, Sensasi Makan di Alam Terbuka

Bijak Memilah Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

foto3

(dari kiri ke kanan) Kartika Susanti dari Mafindo, Blogger Rahne Putri, dr. Yuslam Edi Fidianto, SpOG dari Mayapada Hospital, Artis Kinaryosih, dan moderator

Bicara mengenai mitos dan fakta seputar kehamilan, apakah Anda pernah mengalami kebingungan? Terlalu banyak informasi yang diterima membuat kita berpikir, ini mitos atau fakta? Mana yang benar dan mana yang tidak?

Demikian fokus diskusi dalam Obrolan Langsat (Obsat) bersama Mayapada Hospital dengan topik Hoax, Mitos, dan Fakta Seputar Kehamilan. Obsat pada 23 Februari 2017 di Beranda Kitchen tersebut menghadirkan narasumber dr. Yuslam Edi Fidianto, SpOG dari Mayapada Hospital, Artis Kinaryosih, Blogger Rahne Putri, dan Kartika Susanti dari Komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Kinaryosih membuka diskusi dengan menceritakan pengalamannya saat hamil anak pertama. Ia tidak mengonsumsi air kelapa hijau dan air kacang hijau sebagaimana yang dilakukan pada kehamilan kedua ini. Menurut perempuan yang akrab disapa Kinar, konsumsi air kacang hijau menjadikan rambut bayi tebal, sementara konsumsi air kelapa hijau membuat anak tidak sering sakit. “Anak pertama sering sakit. Saya tidak tahu apakah yang dilakukan sekarang ini benar atau tidak,” kata Kinar, ibu dari anak berusia lima tahun dan saat ini sedang hamil tujuh bulan.

Rahne menyampaikan rasa senang saat mengandung anak pertama. Setelah memberitahukan berita itu kepada keluarga, banyak wejangan yang didapatnya. Kebingungan semakin bertambah setelah Rahne membaca banyak artikel di internet. Entah harus mencari kebenaran ke siapa. Menanggapi keluhan tersebut, dr. Yuslam menjelaskan, konsumsi air kelapa hijau itu baik sebab mengandung elektrolit, glukosa, dan vitamin. Perlu diingat jangan terlalu sering minum air kelapa hijau karena kandungan kalium yang tinggi menyebabkan lemas. “Sebaiknya diminum dua atau tiga kali seminggu. Sementara itu kacang hijau boleh dikonsumsi  setiap hari,” kata dr. Yuslam.

Apakah makanan yang mengandung MSG aman dikonsumsi ibu hamil? Dr. Yuslam memaparkan, MSG dalam jumlah tertentu diperlukan untuk energi otak, berpikir. Namun dalam jumlah besar bisa mengganggu pencernaan. Dalam jangka waktu lama menyebabkan kanker. Pikiran ibu hamil yang kalut karena hal tersebut bisa menjadikannya stress. Padahal stress harus dihindari. Terkait konsumsi daging kambing pada ibu hamil sebagaimana yang ditanyakan Rahne, dr. Yuslam menjawab berdasarkan penelitian daging kambing itu lebih aman dikonsumsi dibandingkan daging sapi. Daging kambing yang mengandung kolesterol rendah dan vitamin yang lebih baik dibandingkan daging sapi menghasilkan energi yang kuat pada mereka yang mengonsumsinya. Berkaitan dengan hal tersebut, satai lebih berpotensi menyebabkan kanker sebab dimasak di atas api. Berbeda dengan steak yang lebih aman karena dimasak di atas panas dari api yang mematangkan daging.

 

Prinsip Kehati-hatian

Kartika mengemukakan, Mafindo adalah komunitas yang fokus mengedukasi atau mengkonfirmasi hoax yang berkembang. Hoax merupakan berita atau informasi bohong yang biasanya sengaja diciptakan untuk membuat disinformasi atau mengambil keuntungan tertentu. Hoax ingin menghadirkan rasa tidak aman atau menciptakan dukungan untuk kelompok politik tertentu. Hoax seputar kesehatan itu banyak sekali. Justru kurang mendapat perhatian atau kurang dikritisi. Informasi yang biasanya diterima mentah-mentah atau disebarkan. Mafindo prihatin dengan berkembangnya berita bohong yang mengarah kepada fitnah. Fitnah itu dibalas oleh fitnah lain sehingga menjadi lingkaran setan. Mafindo berusaha merangkul masyarakat untuk waspada dan cerdas dalam menggunakan internet dan media sosial. “Kita tidak bisa mengharapkan pemerintah untuk menghapus berita bohong karena di jaman internet ini mungkin dalam sehari produksi berita bohong mencapai ribuan bahkan tidak terbatas sementara kemampuan institusi terbatas,” ujar Kartika.

foto1

Kita punya sarana yang tak terbatas untuk cek kebenaran mitos yang berkembang (foto dokumentasi Christofora)

Mafindo berusaha mengajak pengguna sosial media atau pengguna teknologi internet agar semakin kritis dan berhati-hati. Untuk itu Mafindo menciptakan senjata yang bernama 6P untuk mendeteksi apakah itu hoax atau bukan. Prinsipnya adalah kehati-hatian dalam menerima informasi, cek dan ricek artinya ketika menerima informasi jangan menelan mentah-mentah dan langsung diterima. Pasalnya kita punya sarana yang tak terbatas untuk cek. Kita harus aktif mencari kebenaran. Mafindo percaya bahwa hal apapun yang dilakukan atau usaha apapun yang digunakan tidak akan menghentikan produksi hoax.

Pertama, perhatikan hati. Misalnya ada informasi dengan bumbu-bumbu seperti ‘kalau ingin keluarga selamat sebarkan’, radar hoax harus segera dinyalakan, diaktifkan. Jika informasi itu membuat kita marah, benci, atau membangkitkan emosi yang kurang baik, kita harus mewaspadai mungkin itu adalah hoax. Kedua, potong rantai. Hoax itu paling banyak disebarkan di media sosial termasuk di aplikasi pesan (terutama WhatsApp). Salah satu cara informasi bohong itu tidak menyebar lebih jauh adalah menahan diri untuk tidak menyebarkan. Jadi kita memotong rantai distribusi hoax.

Ketiga, periksa sumber. Saat ini kita mendapatkan berkah internet yang luar biasa. Informasi dapat diakses dengan mudah di internet. Kalau kita menerima informasi, sebaiknya lihat apakah sumbernya kredibel, apakah mencantumkan situs yang bisa diakses. Keempat, periksa redaksi. Hal tersebut berhubungan dengan situs yang seolah-olah kredibel. Bila tidak ada susunan redaksi, situs itu tidak bisa dijadikan referensi. Kelima, pakai akal sehat. Kalau menerima informasi yang agak aneh, waspada dan hati-hati adalah cara yang paling efektif. Keenam, survei menunjukkan bahwa berita bohong diperoleh dari orang yang dipercaya. Kita merasa orang itu tidak akan memberikan informasi yang bohong padahal belum tentu. “Kalau kita sudah mengingatkan atau memperingatkan orang itu untuk tidak menyebarkan berita bohong lalu ia menolak, sebaiknya ke depan kita tidak lagi menyebarkan informasi dari orang ini,” ujar Kartika.

Rahne memandang di satu sisi kecenderungan orang berbagi karena share is care. Permasalahannya  sharing ini tidak difilter. Di sisi lain, sebenarnya itu bentuk kepedulian, memberitahukan kepada orang-orang tersayang. Rahne biasanya mengedukasi anggota keluarganya yang lebih tua untuk bertanggung jawab dalam menyebarkan berita. Ia merasa pekerjaannya di dunia digital sebagai social media influencer menjadikannya lebih awas dan kritis dengan hal-hal tersebut. Rahne mengingatkan siapapun untuk cek kebenaran berita tersebut melalui internet sebelum disebarkan. “Setiap orang ingin menyelamatkan orang lain. Seolah-olah mereka menjadi hero,” tutur Rahne, ibu dari satu anak.

Mafindo lebih banyak melakukan kontra narasi, menyajikan hoax sekaligus fakta berikut  sumbernya. Selain itu Mafindo melakukan edukasi dan literasi mengenai bahaya hoax di media sosial dan masyarakat serta melakukan advokasi ke pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan. Mafindo menyampaikan usulan-usulan bagaimana sebaiknya pemerintah menekan peredaran hoax. Inisiatif bersama dari masyarakat adalah langkah terbaik. Mafindo juga bekerja sama dengan Facebook sebab platformnya paling banyak digunakan sebagai wadah penyebaran hoax. Tak hanya itu, dilakukan audiensi dengan Google, Twitter, hingga forum keagamaan untuk mengajak mereka bersama-sama terlibat dalam gerakan melawan hoax.

Kartika memberi masukan kepada para blogger untuk mencantumkan rujukan yang kredibel dalam artikel. Dengan demikian informasi itu tidak dituding sebagai hoax. Kominfo memiliki situs pelaporan bernama trustpositif.kominfo.go.id. Masyarakat bisa mencantumkan situs atau link yang merupakan berita bohong. Nanti akan ditindaklanjuti oleh Kominfo. Mafindo sendiri mempunyai situs yang bernama data.turnbackhoax.id. Situs itu merupakan katalog tentang informasi hoax. Jika menerima informasi yang meragukan bisa cek kebenarannya di situs tersebut.

 

Kerja Suami dan Istri

Dr. Yuslam menyatakan,  pada trimester pertama (fase organogenesis) semua organ tubuh  janin mulai dibentuk. Untuk itu ibu hamil memerlukan karbohidrat. Dengan demikian terbentuk energi untuk menghindari lemas atau mengantuk. Bila diperlukan ibu hamil bisa minum susu. Sebaiknya susu murni atau menambahkan rasa. Ibu hamil boleh minum kopi 300 mg per hari asal tidak ada hipertensi, maag, atau faktor yang menyebabkan reaksi terbalik saat minum kopi misalnya badan menjadi lemas. Konsumsi teh juga tidak menjadi masalah. Permasalahannya adalah susu dicampur dengan rasa tertentu kemudian disimpan dalam waktu lama. Trimester kedua membutuhkan asupan protein karena perkembangan janin sangat cepat. Untuk pertumbuhan janin yang sehat dibutuhkan asam amino yang diambil dari protein. Di trimester kedua pola makan sudah baik, tidak seperti trimester pertama dengan mual atau pusing. “Ibu hamil jangan terlalu ketat berdiet karena setiap janin punya daya kembang yang berbeda-beda,” tutur dr. Yuslam.

foto2

Baik istri maupun suami berperan penting dalam proses kehamilan

Dr. Yuslam menjelaskan, kehamilan bisa terjadi jika ada istri yang subur dan suami dengan sperma yang cukup. Dengan demikian sperma itu bisa membuahi sel telur. Kapan terjadinya? Saat masa subur. Namun masa subur setiap orang berbeda-beda. Kalau siklus haidnya kurang dari 21 (terlalu pendek) dan lebih dari 35 (terlalu panjang) secara medis yang bersangkutan tidak pernah mengalami ovulasi atau masa subur. Untuk itu perlu intervensi dokter dengan  memberikan obat-obatan agar terjadi ovulasi. Dr. Yuslam menyarankan suami dan istri berhubungan minimal dua kali seminggu atau maksimal tiga kali seminggu. Kalau mau punya anak, posisi istri harus di bawah. Selesai berhubungan istirahat kira-kira setengah jam, boleh miring kiri atau miring kanan. Jangan tengkurap karena sperma bisa keluar. Saat membersihkan diri tidak boleh menyemprot vagina dengan shower. Tindakan itu bisa menyebabkan sperma mati. “Informasi ini menjawab mitos bahwa kalau mau punya anak harus mengangkat kaki saat berhubungan,” tutur dr. Yuslam.

Pada dasarnya untuk bisa hamil butuh kerja suami dan istri. Rahne menambahkan, jangan sampai istri terbebani, nanti terkesan istri tidak berhasil membahagiakan suami. Baik istri maupun suami berperan penting. Bagi mereka yang ingin punya anak, dianjurkan mengatur waktu berhubungan  terutama saat masa subur. Mood orang yang terlalu capai bisa berkurang sebelum berhubungan. Dr. Yuslam memberi contoh beberapa pasiennya yang disarankan berhubungan di luar rumah, misalnya di hotel untuk mendapatkan suasana berbeda. Terkait mitos posisi berhubungan untuk mendapatkan anak laki-laki atau anak perempuan, dr. Yuslam menjawab penentuan jenis kelamin dilihat secara genetik. Dari pihak ayah maupun ibu ada berapa saudara laki-laki dan ada berapa saudara perempuan. Anak perempuan itu  dibentuk oleh suami dan istri yang banyak mengonsumsi serat dari sayur atau buah. Selain itu menyemprotkan vagina dengan cuka satu atau dua jam sebelum berhubungan untuk mengubah keasaman vagina serta berhubungan sebelum ovulasi. Jika menginginkan anak laki-laki, suami dan istri banyak makan daging. Selain itu berhubungan setelah ovulasi serta menyemprotkan vagina dengan cairan yang diperoleh lewat resep dokter agar berubah menjadi basah.

Kinar menyampaikan jika ingin hamil baik suami maupun istri menghindari stress, berolah raga, dan cukup tidur. Rahne melanjutkan, suami dan istri harus menerapkan pola hidup sehat sebab akan menjadi penerus generasi. Setelah kehamilan dan persalinan, pola itu sebaiknya tidak berhenti. Dr. Yuslam memberikan tips untuk mereka yang ingin punya anak agar tidak menghiraukan apa yang disampaikan orang lain. Ia mencontohkan dirinya yang di tahun ketiga pernikahan baru dikarunia anak. “Premarital counselling itu sangat penting. Jangan terjadi suami dan istri saling menyalahkan,” kata dr. Yuslam.

 

Tidak Percaya Mitos

Mitos: bayi yang lahir pada usia kehamilan tujuh bulan dipandang lebih kuat dibandingkan bayi yang lahir pada usia kehamilan delapan bulan.

Fakta: berat badan bayi yang lahir pada usia kehamilan tujuh bulan tentunya lebih kecil dibandingkan bayi yang lahir pada usia kehamilan delapan bulan. Daya tahan tubuhnya tidak seprima bayi yang lahir pada kehamilan delapan bulan.

Mitos: konsumsi buah duren pada ibu hamil akan menimbulkan perdarahan saat persalinan.

Fakta: buah duren mengandung alkohol tinggi sehingga tidak boleh dikonsumsi ibu hamil. Perdarahan pada ibu hamil tidak ada hubungannya dengan konsumsi buah duren.

Mitos: ibu hamil yang makan terung akan menyebabkan bayi kecil atau loyo seperti terung.

Fakta: terung mengandung zat besi untuk menaikkan HB. Terung itu baik dikonsumsi ibu hamil, sementara bayi kecil akibat konsumsi makanan dengan zat gizi yang kurang.

Mitos: pada malam hari menjelang persalinan ibu hamil membawa sapu lidi aren dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk mengusir setan.

Fakta: belum terbukti.

Mitos: ibu hamil tidak boleh melilitkan handuk di leher. Nanti anak yang dilahirkan bisa mengalami lilitan tali pusat.

Fakta: lilitan tali pusat terjadi karena tali pusat terlampau panjang atau anak lincah, sering bergerak selama dalam kandungan.

Mitos: ibu hamil minum minyak kelapa supaya licin saat persalinan.

Fakta: minyak kelapa untuk tenaga, bukan untuk pelicin karena minyak kelapa masuk dari mulut, keluar lewat anus. Sementara anak keluar lewat jalan persalinan.

Mitos: syukuran atau selamatan untuk ibu hamil dengan usia kandungan tujuh bulan tidak boleh pada tanggal 7, sebaiknya 17 atau 27 untuk menghindari anak lahir nanti prematur.

Fakta: anak lahir prematur bisa karena trauma atau faktor lain.

Mitos: ibu hamil tidak boleh tidur siang, nanti anaknya banyak lemak pada tubuhnya (tidak bersih).

Fakta: lemak pada bayi berfungsi sebagai penghangat, bukan dipengaruhi oleh ibu hamil yang tidur siang.

Mitos: ibu hamil tidak boleh duduk di depan pintu, nanti anak sulit keluar saat dilahirkan.

Fakta: anak sulit keluar mungkin karena panggul sempit atau mulasnya tidak bagus.

Mitos: suami ibu hamil tidak boleh memancing, nanti anaknya cacat atau bibirnya sumbing.

Fakta: bibir sumbing atau anak cacat dipengaruhi pembelahan sel.

Mitos: ibu hamil jangan makan cabai, nanti melahirkan bayi botak.

Fakta: bayi botak bukan karena cabai tapi karena konsumsi gizi yang kurang.

Mitos: supaya anak cantik atau tampan, ibu hamil senang melihat orang-orang cantik atau tampan.

Fakta: tidak demikian sebab anak hasil perpaduan genetik orangtua.

Mitos: sebelum melahirkan ibu makan kuning telur mentah untuk tenaga.

Fakta: ibu muntah setelah makan telur mentah.

Mitos: ibu yang suka dandan akan melahirkan anak perempuan sementara ibu dengan kondisi sebaliknya akan melahirkan anak laki-laki.

Fakta: jenis kelamin bukan karena hal itu.

Mitos: ibu yang suka makan di luar rumah saat hamil akan melahirkan anak yang mengikuti hal yang sama.

Fakta: memang demikian. Mungkin karena faktor psikologis, kebiasaan yang dilakukan oleh ibu saat hamil akan terulang ketika anak beranjak besar.

Uraian mitos dan fakta itu disampaikan kakak saya, Christofora saat mengandung anak pertama dan keduanya. Selama mengandung ia mengonsumsi makanan bergizi, minum susu, istirahat cukup, pola hidup sehat, dan berpikir positif. Dalam pandangan Christofora mitos seputar kehamilan jangan dipercaya. Akan lebih baik bila kita berserah kepada Tuhan, pastikan bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik.

Bijak Memilah Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Belanja Sambil Wisata Edukasi di Museum Tekstil bersama Honestbee

foto18
Belanja menjadi cepat dan mudah berkat Honestbee

Honestbee telah menciptakan trend baru dalam berbelanja. Belanja tidak perlu ke pasar, belanja tidak lagi terkena bau ikan. Belanja kini bisa dilakukan sambil berkeliling museum, belanja sambil membatik, hingga belanja sambil diskusi.

Hari Minggu di akhir bulan, waktunya belanja kebutuhan keluarga. Namun saya harus menghadiri event Wisata Belanja yang diselenggarakan Kriya Indonesia. Event tersebut berakhir jam 12 siang. Oleh karena itu saya merencanakan berbelanja setelahnya. Jarum jam menunjukkan angka sembilan ketika saya tiba di Museum Tekstil. Teman-teman blogger sudah menduduki kursi yang disediakan. Tak lama acara dimulai dengan perkenalan Honestbee.

Honestbee yang berasal dari Singapura adalah layanan belanja dan pengiriman on demand untuk kebutuhan sehari-hari berbasis online. Honestbee resmi beroperasi di Indonesia pada 25 Januari 2017. Mitra Honestbee saat ini antara lain Transmart Carrefour, Stevan Meat Shop, Javara, dan lain-lain. Ke depan Honestbee akan menjalin kerja sama dengan ritel besar lainnya di Indonesia.

foto12
Pemaparan dari perwakilan Honestbee

Honestbee menawarkan pengalaman berbelanja yang lebih cepat dan mudah. Konsumen bisa belanja kapanpun dan di manapun. Selain itu konsumen dibantu asisten profesional yang melayani pesanan. Jika pesanan tidak tersedia, asisten akan segera menghubungi konsumen untuk memberitahu barang pengganti. Pesanan konsumen dikirimkan dari outlet Transmart Carrefour terdekat dengan alamat pengiriman. Dengan demikian menjamin kesegaran produk. Konsumen yang berada di Jakarta Utara akan dilayani Carrefour Mall of Indonesia, Jakarta Pusat (Carrefour Duta Merlin), Jakarta Barat (Carrefour Puri kembangan), Jakarta Selatan (Carrefour MT Haryono, Cilandak KKO, dan Lebak Bulus), dan Jakarta Timur (Carrefour Tamini Square). Honestbee juga melayani konsumen di Depok, Bekasi, dan  Tangerang Selatan.

Setelah menerima informasi tersebut, saya tak sabar mempraktikkannya. Menurut saya, waktu yang saya alokasikan untuk berbelanja bisa saya pakai untuk kegiatan lainnya. Selain itu saya tak perlu menempuh perjalanan panjang dari Museum Tekstil menuju supermarket hingga kembali ke rumah. Saya mengunduh aplikasi Honestbee. Berikut langkah-langkah pemesanan produk di Honestbee:

  • Pilih menu Groceries. Lalu pilih Transmart Carrefour atau store lain yang Anda inginkan.
  • Search for an item (ada di kanan atas)
  • Pilih produk yang ingin dibeli

foto2

  • Add to cart, periksa kembali apakah ada produk yang belum dibeli

foto3

  • Check out

foto5

  • Lengkapi alamat dan nomor yang bisa dihubungi serta pilih delivery times

foto6

  • Pilih metode pembayaran, cash on delivery atau credit card

foto7

  • Pesanan diterima. Pembelanjaan di bawah Rp 250 ribu dikenakan delivery fee dan concierge fee, di atas itu free.  Tak lama kita akan dihubungi oleh customer service Honestbee yang mengkonfirmasi pesanan.

foto8

Saya memilih barang diantarkan pukul 16.00. Saat itu saya sudah sampai di rumah. Hati tenang. Kini saatnya menjelajah Museum Tekstil yang terakhir saya kunjungi pada 2008. Mis Ari dari Satuan Pelaksana Edukasi dan Informasi Unit Pengelola Museum -yang mengelola Museum Tekstil, Museum Wayang serta Museum Seni Rupa dan Keramik- menjelaskan, Museum Tekstil merupakan salah satu aset bersejarah, cagar budaya. Bangunan ini didirikan pada awal abad 19. Mulanya merupakan rumah pribadi orang Perancis. Setelah itu dibeli oleh Konsul Turki Abdul Azis Al Mussawi Al Katiri. Pada masa perang kemerdekaan Museum Tekstil difungsikan sebagai markas Pemuda Barisan Pelopor dan Barisan Keamanan Rakyat.

foto13
‘Jalan-jalan tidak harus selalu di mall,’ ungkap Founder Kriya Indonesia Astri Damayanti
foto15
‘Tidak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta atau Solo untuk membatik, cukup ke Museum Tekstil,’ tutur Mis Ari

Pada 28 Juni 1976 gedung ini  diresmikan menjadi  Museum Tekstil. Saat ini Museum Tekstil berada di bawah pengelolaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Berlokasi di Jalan KS. Tubun No. 2-4, Jakarta Barat mengingat Pasar Tanah Abang terbesar di Asia Tenggara. Tahun 1970-an gencar-gencarnya serbuan tekstil dari luar negeri. Untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kain Indonesia, digagas Museum Tekstil.

Awalnya Museum Tekstil hanya mempunyai 500 kain, sumbangan dari para pecinta kain. Seiring berjalannya waktu Museum Tekstil kini memiliki 2.700 koleksi kain. Koleksi tersebut dikelompokkan menjadi kain batik, kain tenun, peralatan batik maupun tenun, kain yang dibuat dengan teknik tidak dibatik dan tidak ditenun contohnya jumputan dari Palembang atau sasirangan dari Kalimantan, serta busana baik tradisional maupun  karya desainer. Secara reguler Museum Tekstil memamerkan  koleksinya melalui kerja sama dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri. “Kami memotivasi masyarakat untuk  mengenal lebih dekat kain Indonesia melalui workshop yang dikemas dalam kegiatan rekreatif seperti membatik sehingga tidak perlu jauh-jauh membatik ke Yogyakarta atau Solo,” ujar Ari.

 

Apresiasi Kain

Guide kami siang itu bernama Fani yang sedang magang di Museum Tekstil. Perempuan berkebangsaan Perancis ini memaparkan mengenai batik pesisir yang dipamerkan hingga pertengahan Maret. Batik pesisir mendapat pengaruh dari China dengan motif naga dan Belanda dengan motif bunga. Batik Indramayu terkenal dengan cocoan atau titik-titik kecil. Sementara itu batik Pekalongan terkenal dengan warna yang kuat, mengandung hingga 10 warna. “Batik tiga negeri dari Lasem, disebut demikian karena diproses di tiga tempat, yakni warna merah di Lasem, warna biru di Pekalongan, dan sogan atau warna coklat di Solo,” ujar Fani.

foto14
‘Batik pesisir mendapat banyak pengaruh dari luar,’ kata Fani
foto19
Motif Buketan Latar Ukel dari Pekalongan
foto20
Kain panjang dari Cirebon

Motif tipikal dari batik Tuban yakni isen-isen, ornamen hias berupa titik atau garis. Desa Kerek di Tuban yang dapat ditempuh selama dua jam perjalanan dari Surabaya sejak dulu membentuk kluster, ada yang menanam kapas, ada yang memintal benang, ada yang menenun hingga menjadi kain dasar (kain tenun), ada yang membatik, ada yang menanam pewarna alam, hingga ada pasar yang merupakan pertemuan dari kluster-kluster itu. Sampai sekarang tradisinya masih hidup. Ciri yang utama dari batik Tuban adalah dibatik di atas kain tenun, dikenal sebagai tenun gedog.

Batik Madura dikenal juga dengan batik gentongan. Disebut demikian karena prosesnya dicelupkan dalam gentong yang ditanam di dalam tanah. Untuk mendapatkan satu warna prosesnya memakan waktu tiga bulan. Selain itu menggunakan pewarna alam. Orang Madura hanya mewariskan resep pembuatan batik gentongan kepada keluarganya yang bisa dipercaya. Tak heran harganya sangat mahal.

Ari mengemukakan kata kunci untuk mengenal batik, yakni teknik dan motif. Dari segi teknik batik dibagi menjadi batik tulis, batik cap, dan batik print. Motif di batik tulis tidak akan sama sebab dikerjakan dengan tangan. Berbeda dengan batik cap dengan garis yang sama. Sementara batik print dikerjakan oleh mesin.

Ada dua kelompok motif batik di Indonesia, yaitu klasik dan pesisir. Motif klasik berasal dari Yogyakarta dan Solo, di luar itu merupakan batik pesisir entah itu pesisir utara Jawa, pesisir selatan Jawa, dan luar Jawa. Ciri motif batik klasik adalah parang atau kawung, bentuknya tidak real. Berbeda dengan batik pesisir yang lebih naturalis, mengadopsi motif flora dan fauna yang ada di sekitarnya.

Selanjutnya kami diajak mengelilingi Galeri Batik yang merupakan bentuk kerja sama dengan Yayasan Batik Indonesia. Galeri batik yang diresmikan pada 2 Oktober 2010 menyimpan koleksi batik dari seluruh nusantara. Beberapa perusahaan seperti Garuda mensponsori pembangunannya dengan dana CSR. Guide Bima menyampaikan, batik sekar jagad di Yogyakarta dan Solo dipakai saat upacara pernikahan atau upacara yang berbau kegembiraan, Batik Sekar Jagad tidak boleh dipakai dalam upacara kematian. Batik Cirebon merupakan perpaduan unsur budaya Hindu, Islam, dan Buddha.

foto16
Guide Bima membagikan informasi mengenai Galeri Batik
foto21
Batik Besurek dari Bengkulu
foto22
Motif Jawa Hokokai
foto11
Ayam Rica-Rica ala @ResepDapurAyah

Sejak UNESCO mengapresiasi batik sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia, hampir semua kota dan provinsi ingin memiliki batiknya masing-masing. Keinginan itu adalah hal yang baik, tidak menjadi masalah. Batik Bogor dengan  motif hujan, batik Subang dengan motif nanas, batik Purwakarta dengan motif manggis, hingga batik Bandung dengan motif angklung. “Semacam modifikasi. Tetap menggunakan teknik batik Pekalongan,” kata Bima.

Batik Sumatera banyak dipengaruhi Islam karena pedagang Arab memilih singgah di Sumatera mengingat  Jawa sudah dikuasai Belanda dan Portugis. Contohnya kain besurek di Jambi yang berfungsi sebagai penutup jenazah. Kain tersebut bertuliskan kaligrafi. Sementara itu kain besurek di Bengkulu dipercaya sebagai penolak bala atau penyembuh penyakit. Kain pagi sore atau batik hokokai dibuat pada jaman penjajahan Jepang. Mengapa disebut kain pagi sore? Karena memiliki dua motif yang berbeda, motif terang untuk pagi dan motif gelap untuk sore. Belanda memonopoli bahan membatik dengan mengimpor dari Eropa sehingga harganya mahal. Banyak pembatik yang gulung tikar. Beberapa pembatik  mensiasatinya dengan membuat kain pagi sore. Kain itu mengesankan orang membeli dua batik.

 

Mitra Berbelanja

Puas menyerap segudang informasi mengenai batik dan memperoleh tips-tips memasak dari @ResepDapurAyah, saatnya pulang. Tak sabar menanti datangnya barang yang dibeli menggunakan aplikasi Honestbee. Pukul 14.00 saya sampai di rumah. Kantuk melanda hingga tak sadar saya tertidur di sofa. Tiba-tiba ayah membangunkan saya. Beliau menunjukkan dua kantong belanja Honestbee yang diletakkan di atas meja makan. Pesanan saya tiba tepat waktu pada pukul 16.00 seperti yang saya inginkan. Puas sekali dengan pelayanan Honestbee. Boleh dicoba untuk kesempatan berikutnya. Ingin merasakan pengalaman berbelanja yang sama dengan saya? Mari gunakan Honestbee sekarang juga! Kini berbelanja menjadi kegiatan yang tak lagi menguras waktu dan tenaga. Terima kasih Honestbee.

img_20170227_160758_hdr
Penerimaan order dari delivery staff Honestbee kepada ayah
img_20170227_160941_hdr
Barang yang diterima sesuai dengan yang saya pesan
img_20170227_161432_hdr
Kantong belanja Honestbee yang ramah lingkungan

Berikut keuntungan menggunakan Honestbee sebagai mitra berbelanja Anda:

  • Hemat waktu dan tenaga. Bayangkan kemacetan yang tiada akhirnya di Jakarta. Begitu lamanya waktu yang dihabiskan di jalan hanya untuk mencapai satu tujuan sementara kita masih dihadapkan dengan segudang pekerjaan dan tugas. Honestbee menjadi solusi mengatasi semua permasalahan itu. Berkumpul bersama keluarga kini tidak lagi sebatas angan-angan.
  • Harga yang sama dengan di store. Jadi kita tidak perlu khawatir adanya permainan harga.
  • Informasi potongan harga yang berlaku saat itu. Informasi tersebut bisa diperoleh di halaman awal sebelum melakukan pemesanan. Seperti saya yang memesan beras yang saat itu menawarkan potongan harga Rp 19.700. Menguntungkan bukan?

foto1

  • Pilihan delivery time. Menu ini sangat membantu terlebih jika tidak ada orang yang bisa menerima pesanan. Kita bisa misalnya memilih waktu pengantaran saat tiba di rumah setelah pulang bekerja. Waktu pengantaran berlangsung pada pukul 11.00-22.00. Konsumen juga bisa memesan untuk pengiriman hingga tujuh hari ke depan.

foto4

  • Adanya menu riwayat belanja sehingga konsumen bisa mengulang produk yang mereka beli sebelumnya.
  • Adanya pilihan pembayaran cash on delivery atau credit card. Pilihan credit card ini sangat memudahkan jika sewaktu-waktu kita tidak memegang uang cash.
  • Menu track order sehingga kita tahu order sudah ada di tahap yang mana, apakah masih dipersiapkan atau apakah sudah diantarkan. Concierge shopper membantu kita memilih produk yang segar dan terbaik.

foto9

  • Informasi identitas delivery staff sehingga risiko terjadinya penipuan bisa dicegah

foto10

Belanja Sambil Wisata Edukasi di Museum Tekstil bersama Honestbee